Tempat Di Dunia Yang Diyakini Gerbang Dimensi Lain

Help US With Share

Walau belum ada yang membuktikan secara ilmiah dan masih menjadi misteri, banyak orang percaya bahwa ada dunia lain selain dunia yang kita tempati saat ini. Keberadaan dimensi lain dari dunia ini sudah dipercaya sejak zaman dulu kala, bahkan sejak peradaban manusia belum semaju saat ini. Hal ini dapat kita lihat dari berbagai relief kuno yang menggambarkan keberadaan dunia lain, hingga berbagai tempat dan bangunan kuno yang dipercaya merupakan gerbang menuju dimensi lain dari. Para ilmuan mempercayai jika portal-portal ini, dapat membawa manusia ke dimensi lain layaknya Wormhole (Lubang Cacing) yang ada di luar angkasa. Kebenaran dari teori ini masih dipertanyakan dan menjadi perdebatan di kalangan ilmuan. Namun, banyak ilmuan yang tertarik dengan teori potal antar dimensi ini dan terus meneliti kebenaranya. Saat ini, ada beberapa tempat lokasi yang dipercaya sebagai portal menuju dimensi lain. Kesemua tempat ini memiliki keunikanya sendiri mulai dari letak geografis dan struktur bangunan yang tidak biasa. Berikut Tempat Misterius Yang Dipercaya Menjadi Portal Ke Dunia Lain.

SEDONA VORTEX
Sedona merupakan sebuah kota kecil di Arizona, Amerika yang terkenal dengan susunan batuan kapur merah yang terlihat sangat memukau. Batuan ini akan terlihat lebih indah dengan warna orange menyala saat terkena sinar matahari pagi atau sore hari. Bagi warga asli Sedona, tempat ini bukanlah tempat biasa dan sering digunakan untuk beragam aktivitas spriritual. Suku indian percaya, bahwa Sedona merupakan tempat tertinggi bagi mereka agar dapat menjangkau alam arwah dimana para leluhur mereka tinggal. Jika diamati lebih seksama, pepohonan di wilayah ini tumbuh tidak biasa. Tiap pohon disini terlihat seperti dipelintir batangnya, padahal semuanya tumbuh secara alami. Hal ini dipercaya karena adanya medan magnet di sekitar wilayah Sedona, keberadaan medan magnet ini juga dipercaya menjadi tanda bahwa ada dimensi lain di Sedona yang tidak terlihat oleh mata. Hal ini diperkuat dengan kisah seorang pemburu harta karun yang tiba-tiba menghilang di Sedona pada tahun 1950, setelah melewati salah satu pohon di Sedona.

ABU GHURAB

Abu Ghurab yang juga dikenal Abu Jirab, merupakan sebuah situs reruntuhan kuno yang terletak di 15km selatan Kairo, tepatnya berada di antara kota Saqqarah dab Al-Jizah. Reruntuhan yang dipercaya sebagai bagian dari kuil matahari ini, merupakan salah satu struktur paling tua yang dibangun oleh manusia. Situs yang ditemukan pada tahun 1898 ini, merupakan bangunan yang dibangun pada dinasti pertama Paraoh di Mesir yang diperintah oleh Kaisar Nyuserre. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya ukiran yang melambangkan dewa matahari. Selain itu, yang menarik dari situs ini adalah fakta bahwa tempat ini memiliki getaran yang selaras dengan pergerakan bumi. Karena hal tersebut, banyak orang di Mesir mempercayai Abu Gurab merupakan lokasi yang baik untuk menyembuhkan penyakit. Abu Gurab dipercaya merupakan tempat yang paling bagus untuk bersemedi dan menyerap energi dari alam. Selain dapat menyembuhkan luka fisik Abu Gurap juga dipercaya dapat menyembuhkan jiwa manusia, karena dipercaya sebagai tempat terdekat untuk berkomunikasi pada para dewa. Dengan kata lain, Abu Gurap merupakan gerbang menuju tanah para Dewa Mesir, khususnya Ra atau Dewa Matahari.

GATE OF THE GODS

Gate of the Gods, merupakan struktur batuan gunung yang ditemukan tanpa sengaja oleh Jose Luis Delgado Mamani, pada tahun 1996. Jose yang saat itu merupakan seorang Pemandu Turis, sedang mempelajari wilayah di sekitar Gunung Marga, Peru. Kemudian, tanpa sengaja dia melihat sebuah ukiran tidak biasa di tebing bebatuan di sekitar gunung. Ukiran pada tebing ini terlihat tidak alami dan lebih mirip sebuah pintu raksasa. Dalam ukiran batu ini, terlihat pula sebuah lubang kecil yang misterius. Dan sama halnya dengan ukiran di batunya, ukiran lubang ini juga terlihat tidak alami. Menurut legenda, tempat ini merupakan merupakan sebuah gerbang menuju tanah para dewa. Hal ini didasari legenda suku Indian yang mengatakan, dulu ada seorang Ksatria dari suku mereka yang menembus gerbang Gate of the Gods dan memasuki tanah para dewa untuk menjadi abadi. Hal lain yang membuat Gate of the Gods unik yaitu kesamaan pola pahatan batu dengan Tiahuanacu yang ada di Bolivia. Karena itu banyak ilmuan yang meyakini jika Gate of the Gods dan Tiahuanacu sebenarnya memiliki kesamaan, atau dibangun oleh tangan yang sama.

TIAHUANACU
Tiahuanacu atau yang juga dikenal dengan sebutan “Gate of the Sun,” merupakan sebuah situs arkeologi yang ada di Bolivia. Situs ini dipercaya sebagai salah satu warisan budaya dari Kekaisaran Inka. Pada masanya, Tiahuanacu dipercaya menjadi pusat keagamaan dan administratif selama lebih dari lima ratus tahun. Selain fakta sejarah yang membuat Tiahuanacu menarik perhatian dunia dan dianggap sebagai salah satu peninggalan sejarah yang penting, yaitu adanya kepercayaan bahwa tempat ini merupakan gerbang menuju tanah para Dewa. Kepercayaan ini muncul dari beragam cerita mitos suku Andes yang menganggap Tiahuanacu sebagai tempat suci yang bisa membawa mereka ke tanah keabadian. Para ilmuan juga menganggap Tiahuanacu sebagai tempat yang unik karena, arsitekturnya begitu bagus dan unik dengan batu-batu raksasa yang dipahat begitu halus dan rapi. Sebuah gaya pertukangan yang jauh berbeda dengan kebiasaan suku Inka ini menimbulkan dugaan bahwa Tiahuanacu dibangun oleh orang dari masa depan. Hal ini diperkuat dengan adanya ukiran ¬†yang terlihat seperi astronot di salah satu relief.


Help US With Share