Berbagai Mitos Natal Di Dunia

Help US With Share

Pada bulan Desember, nuansa perayaan hari Natal biasanya terlihat di berbagai tempat. Berbagai hiasan disiapkan untuk melengkapi dekorasi natal, baik itu di rumah atau di pusat perbelanjaan. Selain hiasan Natal, biasanya hari raya natal juga sering diwarnai dengan mitos dan dongeng cerita anak.

Salah satu mitos yang terkenal yaitu, pada saat malam Natal Santa Claus akan terbang mengelilingi bumi dengan diiringi oleh delapan rusa. Dia menuruni cerobong rumah untuk memberikan mainan dan hadiah. Pada pagi hari, anak-anak bangun dan menemukan hadiah dari Santa Claus. Itu merupakan sepenggal cerita mitos tentang Natal. Di berbagai belahan dunia, ada pula beberapa mitos Natal lainnya yang dipercaya oleh warga setempat. Berikut mitos yang berhubungan dengan Natal di dunia.

LA BEFANA (ITALIA)

La Befana adalah penyihir Natal Italia yang memiliki beberapa kesamaan dengan Santa Claus. Mitosnya, wanita tua itu membawa tas besar dan terbang menggunakan sapu terbang mengunjungi anak laki-laki dan perempuan untuk melihat mereka baik atau buruk. Dia akan meninggalkan permen dan hadiah kepada anak-anak jika mereka baik, tetapi jika mereka buruk dia akan meninggalkan bongkahan batu bara gelap. Mitos La Befana dipercaya berasal dari abad ke-13.

FRAU PERCHTA (JERMAN-AUSTRIA)

Legenda Frau Perchta sangat terkenal di Jerman dan Austria, penyihir Natal ini juga dikenal sebagai “belly slitter”. Jika seseorang malas atau melakukan terlalu banyak perbuatan buruk sepanjang tahun, Perchta akan mengiris perut mereka dan mencuri isi perut mereka dengan pisau panjang yang dia sembunyikan dalam pakaiannya. Dalam beberapa cerita rakyat, ia digambarkan sebagai wanita cantik berkulit putih. Namun, dalam versi lain ia dikatakan sebagai wanita tua jelek dengan hidung panjang melengkung, dan berpakaian compang-camping.

KRAMPUS (JERMAN)

Krampus merupakan makhluk mitos berupa binatang bertanduk panjang, berbulu, seperti kambing dengan ekor panjang dan lidah bercabang. Krampus telah membuat anak-anak ketakutan selama bertahun-tahun. Anak-anak takut jika mereka memiliki sifat buruk, Krampus akan memukuli mereka dengan tongkat, menculik, dan membawa mereka ke Neraka selama satu tahun penuh untuk menghukum mereka. Walau tidak diketahui kapan mitos Krampus mulai menyebar, namun diyakini bahwa mitos ini berasal dari Jerman.

PÈRE FOUETTARD (PRANCIS DAN BELGIA SELATAN)

Kisah Père Fouettard berasal dari Prancis dan Belgia bagian selatan pada tahun 1150. Dia merupakan seorang tukang daging yang tinggal di sebuah desa kecil Prancis bersama istrinya yang serakah. Suatu hari, Fouettard dan istrinya melihat tiga anak laki-laki berjalan menuju sekolah saat mereka memutuskan ingin merampok emas di saku mereka. Jadi Fouettards menawarkan permen anak laki-laki muda yang diracuni secara rahasia, membunuh ketiga anak itu. Père Fouettard mengiris tenggorokan anak-anak itu, memotongnya menjadi beberapa bagian, dan menyimpan jenazah mereka di dalam tong. Seperti legenda, dia akan menemani Saint Nicholas. Namun, ketika Jolly One mengetahui tentang tindakan mengerikan Père Fouettard, hukumannya adalah menghabiskan sisa hidupnya mengikuti Saint Nicholas sebagai sahabatnya.

JÓLAKÖTTURINN (ISLANDIA)

Mitos Jólakötturinn, atau Kucing Yule berasal dari masyarakat Islandia dan sudah ada sejak abad ke-19. Dia dikatakan sebagai kucing besar yang mengembara di jalanan saat Natal, dia akan memakan orang-orang yang tidak mengenakan pakaian baru. Versi lain mengatakan, dia akan memakan semua makanan milik orang miskin sehingga mereka tidak dapat membeli pakaian baru. Beberapa orang percaya, mitos ini dibuat untuk membuat orang bekerja lebih keras selama musim liburan. Walau ini hanya mitos, orang Islandia menganggapnya serius karena orang-orang baik di negeri dekat kutub utara ini cenderung menghabiskan banyak waktu di tempat kerja.

GRÝLA (ISLANDIA)

Di Islandia, ada mitos yang sangat menakutkan tentang Grýla. Grýla dikatakan sebagai troll gunung, dan memiliki 13 ekor. Setiap Natal, dia akan meninggalkan gunung untuk mencari anak-anak nakal. Dia akan menculik anak-anak nakal dan memasukkan mereka ke dalam tas, dan membawa mereka ke guanya untuk dimakan. Dia selalu dalam suasana hati yang buruk, karena dia selalu lapar untuk anak-anak.


Help US With Share