Teman Khayalan Yang Nyata

Help US With Share

Memiliki teman khayalan bukanlah hal yang aneh bagi mereka yang masih berusia anak-anak, khususnya bagi mereka yang kesepian atau memiliki sifat penyendiri. Pasalnya teman khayalan bagi mereka dianggap sebagai sosok pendamping yang bisa menerima keberadaan mereka apa adanya, serta senantiasa bersama mereka dalam susah maupun senang.

Sepintas keadaan tersebut terlihat bukan hal yang berbahaya, karena seiring dengan bertambahnya usia anak nantinya akan sadar dengan sendirinya bahwa teman khayalannya tersebut tidak benar-benar ada.

Namun, berbeda cerita jika teman khayalan tersebut bukan khayalan semata, namun makhluk yang benar-benar ada. Berikut ini adalah beberapa kasus teman khayalan yang diketahui sebagai sejenis makhluk halus.

CLARA

Rachel adalah seorang wanita yang tinggal di Sydney, Australia. Ia memiliki dua orang anak laki-laki yang bernama Oliver dan Max. Pada suatu hari, mereka pindah untuk menetap di rumah baru. Hanya beberapa hari sesudah mereka mulai tinggal di rumah tersebut, Oliver mulai sering terlihat berbicara dengan sesuatu yang tidak bisa dilihat oleh Rachel. Kepada Rachel, Oliver menyebut sosok tidak terlihat tersebut dengan nama Clara.

Awalnya Rachel tidak ambil pusing, dan menganggap itu hanya khayalan anak-anak seusianya. Namun saat Max bertanya kenapa ibunya tidak menyiapkan tempat makan khusus untuk Clara, barulah Rachel mulai berpikir kalau Clara bukanlah hasil khayalan semata. Pasalnya untuk anak seusianya, Max tergolong sebagai anak yang cerdas dan skeptis. Sebagai contoh, di saat anak-anak seusianya mempercayai keberadaan Sinterklas, Max justru merasa kalau Sinterklas tidak benar-benar ada.

Setelah itu, setiap harinya Oliver dan Max akan berbicara tentang Clara. Mereka bahkan sempat meminta ibunya untuk membelikan Clara baju baru, atau menyanyikan lagu selamat malam untuknya. Merasa jengkel dan tidak tahan lagi dengan hal-hal tersebut, Rachel kemudian berbicara dengan suaminya untuk mencari cara agar kedua anaknya tidak menyinggung-nyinggung lagi soal Clara.

Saat itulah hal yang sungguh-sungguh aneh terjadi, lampu penerang ruangan menyala dan padam berkali-kali. Suara ketikan terdengar dari keyboard komputer seolah-olah ada yang sedang sedang memakainya, padahal tidak dipakai. Bola besar yang biasa dipakai oleh Rachel untuk latihan, menggelinding dan memantul dengan sendirinya. Seolah itu belum cukup, ia juga mendengar suara-suara aneh dan sempat melihat sosok bayangan.

JONATHAN

Seorang pengguna forum Reddit bernama Eric menceritakan, bahea putrinya yang baru berusia 3 tahun memiliki seorang teman khayalan yang bernama Jonathan. Putri Eric tersebut menggambarkan Jonathan sebagai seorang anak laki-laki yang senang bersembunyi di kamar mandi.

Walau terdengar menyeramkan, Eric dan istrinya tidak ambil pusing dengan hal tersebut. Mereka beranggapan, bahwa sosok Jonathan hanyalah hasil khayalan dari putrinya yang masih balita. Hingga pada suatu hari, Eric menjual rumahnya dam pindah ke rumah baru yang lebih besar.

Saat rumah Eric yang lama sudah dibeli, Eric mendapatkan panggilan telepon dari sang pemilik baru. Ia menjelaskan kalau dirinya menemukan sebuah pintu kecil rahasia saat sedang merenovasi kamar mandi. Di dalamnya, ia menemukan sebuah kotak bertuliskan “Jonathan”. Ketika kotak tersebut dibuka, ternyata kotak tersebut berisi pakaian bayi dan sejumlah foto yang menampilkan bayi laki-laki.

Kabar tersebut pun membuat Eric merasa merinding. Namun, yang lebih membuat penasaran adalah mengapa kotak berisi foto dan pakaian bayi sampai harus disimpan di tempat tersembunyi.

SALLY

Seorang wanita menjelaskan kalau di masa kecilnya, ia memiliki kemampuan untuk melihat makhluk halus. Saat ia masih berusia balita, ia dan orang tuanya pindah ke sebuah rumah baru. Di sanalah ia berjumpa dengan sesosok anak perempuan yang berusia sebaya dengannya. Gadis tersebut berkata kalau namanya adalah Sally, dan sejak itu keduanya menjadi sahabat.

Di suatu hari saat ia masuk ke kamar mandi, ia melihat Sally sedang terbaring di sana dengan tubuh yang sedang terbakar. Merasa panik bukan main, ia pun kemudian memanggil kedua orang tuanya untuk memadamkan api. Anehnya, saat orang tuanya tiba di kamar mandi mereka tidak melihat apa-apa. Mengira jika anaknya tersebut sedang berkhayal yang bukan-bukan, ibunya pun kemudian mengajaknya ke kamar untuk tidur.

Keesokan harinya, sang ibu bertanya kepada pemilik tanah mengenai siapa orang yang sebelumnya menempati rumah ini. Ia pun bercerita kalau keluarga yang dulunya menempati rumah ini memiliki seorang anak perempuan. Namun anak tersebut harus meninggal dalam usia  muda akibat kebakaran di kamar mandi. Ia juga menjelaskan kalau nama anak yang meninggal tersebut adalah Sally.

Begitu mendengar nama tersebut, sang ibu langsung merasa ketakutan. Ia bergegas mengemasi barang-barangan dan pindah ke rumah lain bersama dengan keluarganya di malam itu juga. Awalnya Sally masih menampakkan diri di rumah tersebut. Namun setelah satu tahun berlalu, Sally tidak pernah menampakkan diri lagi. Saat ia bertanya kepada ibunya mengenai rumah tempat ia pertama kali bertemu Sally, ibunya selalu menolak karena ia tidak ingin anaknya mengunjungi rumah tersebut.

SAMANTHA

Samantha adalah nama dari sosok teman khayalan seorang anak perempuan yang belum lama menempati rumah barunya. Awalnya, orang tua anak tersebut enggan untuk menanggapi hal tersebut. Namun, segalanya mulai berubah saat hal-hal aneh terjadi di rumah tersebut. Sang ibu mengaku sering mendengar suara-suara aneh dan sosok bayangan, sedangkan sang ayah merasa kerap diikuti dan dimata-matai padahal tidak ada siapa pun di dekatnya.

Kekhawatiran orang tua anak tersebut semakin menjadi setelah sang anak meracau, jika Samantha ingin membakar rumah. Sang ayah pun kemudian turun ke ruang bawah tanah yang biasa dipakai oleh anak tersebut untuk bermain dengan Samantha, namun ia tidak menemukan apa pun di sana.

Saat ia membalikkan badannya, saat itu juga ia melihat sesosok gadis berusia 7 tahun dengan bayang-bayang menyerupai kobaran api di belakangnya. Sosok tersebut juga menampakkan ekspresi marah, namun sang ayah juga tidak kalah marah. Ia membentak sosok tersebut dan melakukan sesuatu untuk mengusirnya, setelah itu Samantha tidak pernah menampakkan dirinya lagi.

TEMAN KHAYALAN DARI HUTAN

Di Louisiana, AS, ada seorang wanita bersama anak perempuan 3 tahunnya yang bernama Jacey. Suatu hari, Jacey mengaku jika ia memiliki teman baru walau wanita tersebut tidak melihat siapa pun. Sejak itu, setiap harinya sesudah menonton acara kartun favoritnya yang selesai tayang pada pukul setengah 10 pagi, Jacey akan pergi keluar sambil berkata, “Oh, temanku sudah datang!”

Lambat laun, wanita tersebut akhirnya penasaran juga. Saat sedang menyuapi Jacey, ia pun berkata jika teman Jacey boleh ikut makan dengannya. Namun, Jacey menjawab jika temannya tersebut tidak perlu makan. Kemudian saat Jacey tengah ada di kamarnya, wanita tersebut masuk sambil membawa kamera. Jacey langsung berkata kalau kedatangannya membuat teman Jacey takut. Jacey juga berkata, bahwa temannya tersebut tidak mau dipotret.

Saat wanita tersebut dan Jacey sedang berada di dalam mobil, ia bertanya di manakah temannya tersebut tinggal. Jacey hanya menjawab jika temannya tersebut datang dari hutan tanpa memberikan alamat ataupun informasi lain yang lebih spesifik. Ia kemudian meminta Jacey untuk mengajak temannya menginap.

Jacey menyetujui ajakan tersebut, namun ibunya tidak melihat apa pun. Namun, kejadian aneh terjadi di malam saat teman khayalan Jacey sedang menginap. Saat ia sedang sendirian, ia berulang kali mendengar suara di belakangnya. Merasa penasaran, ia pun memotret lokasi tersebut. Karena fotonya tidak menunjukkan apa-apa, ia spontan langsung menghapusnya tanpa berpikir mungkin ada sesuatu yang terlewatkan di foto tersebut.


Help US With Share