Misteri Pulau Kumala

Help US With Share

Pulau Kumala merupakan salah satu tempat wisata andalah Kalimantan Timur (Kaltim). Pulau dengan luas 76 hektar ini terletak di tengah sungai Mahakam yang melintasi kota Tenggarong. Pulau unik yang dilihat dari atas berbentuk perahu ini awalnya merupakan hutan yang ditumbuhi aneka pepohonan khas Kalimantan, seperti ulin dan meranti. Selain itu, pulau ini juga merupakan habitat bekantan, si monyet berhidung panjang.

Ada beragam wahana yang bisa pengunjung nikmati di Pulau Kumala. Ada menara setinggi 75 meter, kereta mini, kereta gantung, dan akuarium raksasa yang memajang ikan pesut. Ada juga rumah adat Suku Dayak yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk beristirahat sejenak. Untuk fasilitas penginapan, Pulau Kumala menyediakan resort yang dilengkapi dengan kolam renang.

Setelah sempat lumpuh pada tahun 2007, aktivitas wisata di Pulau Kumala kembali meningkat sejak dibangun jembatan penyeberangan. Jembatan tersebut diresmikan pada tahun 2016 dengan pemasangan gembok. Kini, banyak wisatawan yang memasang gembok cinta ketika melewati jembatan tersebut. Nama jembatannya yaitu Jembatan Repo-repo. Dalam Bahasa Kalimantan, repo-repo berarti gembok.

Di tengah keceriaan aktivitas wisata di Pulau Kumala, konon pulau tersebut menyimpan beberapa kisah mistis. Pulau yang terdapat di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur yang persis ada di tengahnya sungai Mahakam ini bisa dikatakan sebagai salah satunya pulau yang kental dengan kisah mistis. Berdasarkan catatan, dulunya pulau ini hanya satu pulau kecil tidak berpenghuni yang ditumbuhi banyak pohon-pohon besar hingga hewan-hewan liar.

Sesudah sungai Mahakam berlangsung pendangkalan, pemerintah pada akhirnya memutuskan untuk menjadikan pulau ini salah satu tujuan wisata untuk pelancong asing atau domestik. Sejak pertama dibuat, konon banyak cerita mistis yang dirasa serta dirasakan langsung oleh beberapa pekerj. Hingga saat ini, kejadian makhluk gaib juga masih seringkali berlangsung.

Cerita mistis yang seringkali di bicarakan mengenai pulau Kumala ialah satu tragedi kapal yang karam beratus-ratus tahun waktu lalu. Banyak yang meyakini jika pulau ini tercipta dari satu kapal besar yang pernah karam di sungai Mahakam.

Entahlah benar atau mungkin tidak, tetapi menurut cerita mistis yang tersebar di sejumlah titik pulau memang seringkali berlangsung penampakan figur makhluk gaib kenakan pakaian seragam seorang pelaut. Menurut cerita dari beberapa sumber, pulau ini seringkali terdengar suara trompet kapal.

Tidak hanya cerita mengenai Pulau Karang, ada cerita misteri lain di sekitar Pulau Kumala ini, yaitu cerita hantu memiliki badan tinggi besar, yang disebut Genderuwo. Makhluk itu diakui jadi penguasa mistis pulau Kumala yang akrab disebutkan genderuwo.

Kejadian penampakan ini dibetulkan oleh beberapa petugas wisata yang menurut mereka seringkali memperlihatkan wujudnya di sekitar rumah berkunjung. Cerita itu diperkuat dengan info dari masyarakat seputar sungai yang menjelaskan hampir tiap malam waktu mereka melihat ke arah pulau, mereka akan melihat figur bayangan hitam dengan mata merah sedang berdiri tegak di seputar cottage.

Cerita mistis yang paling seram mungkin adalah cerita tentang kejadian yang konon dialami seorang warga bernama Amir. Sehari-hari, Amir bekerja sebagai tukang kebun di area Pulau Kumala. Suatu hari, ketika sedang berkebun, tiba-tiba ia melihat sebuah gua. Anehnya, gua tersebut tidak pernah ada sebelumnya. Didorong rasa penasaran, Amir masuk ke dalam gua tersebut. Anehnya, ketika sampai di dalam gua, ia justru merasa sedang berada di dalam kapal. Ada lorong gelap di kapal tersebut yang dipenuhi kamar di kanan dan kirinya. Saat lewat lorong tersebut, Amir mendengar suara orang yang berbicara di salah satu kamar.

Didorong rasa penasaran, Amir masuk ke kamar tersebut. Yang sedang berbicara di dalam kamar tersebut ternyata pria-pria bule. Menyadari kedatangan Amir, salah seorang pria mempersilakan Amir untuk masuk, dan kemudian Amir duduk di antara pria-pria itu.

Pria-pria itu melanjutkan obrolan mereka yang sempat terpotong karena kedatangan Amir. Selama mereka ngobrol, mereka sama sekali tidak menganggap Amir, seolah-olah Amir tidak ada. Setelah sekian lama berada di kamar tersebut, Amir mengantuk dan akhirnya tertidur. Saat terbangun, ia sudah berada di kebun tempat ia biasa bekerja.

Saat itu ada temannya yang membangunkannya. Ada yang mengaitkan bahwa kapal yang dimasuki Amir adalah kapal yang tenggelam pada insiden Tenggarong, insiden peperangan antara Kerajaan Kutai dan pasukan Inggris.


Help US With Share