Misteri Penemuan Di Bawah Laut

Help US With Share

Di berbagai penjuru dunia, kisah seputar lautan selalu ada menyertai. Wajar bila laut menyimpan begitu banyak misteri. Dengan kedalaman yang mencapai 14.000 meter, laut meninggalkan berbagai misteri yang belum kunjung terungkap.

Menurut, Fredd Gorell, Kepala Humas Ocean Exploration and Research, sebuah divisi dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), 95 persen lautan yang ada di dunia belum terjamah oleh manusia.

Menurut Gorell seperti yang dikutip dari Mashable, saat mengeksplorasi bawah laut, sesuatu hal yang baru akan selalu ditemukan.

Berikut misteri di dalam laut yang belum terpecahkan hingga saat ini.

PENEMUAN ‘KOTA ATLANTIS’ DI JEPANG

Mitos tentang Kota Atlantis ternyata pernah ditemukan di lautan Jepang. Pada tahun 1986, seorang penyelam lokal di dekat pulau Yonaguni Jima, menemukan sebagian besar dari formasi bekas bangunan di bawah air.

Menurut seorang ahli geologi kelautan di Universitas Ryukyus, Maasaki Kimura, struktur tersebut terlihat seperti reruntuhan istana yang terdiri dari lima candi, sebuah arena, dan sebuah gapura.

Beberapa orang percaya bahwa itu adalah reruntuhan kota kuno yang terkubur akibat gempa yang sangat kuat.

Namun, Professor Robert Schoh dari Universitas Boston menyebut struktur tersebut adalah kasus alami dan klasik dari geologi dasar. Hingga saat ini, misteri mengapa struktur tersebut memiliki kemiripan dengan sebuah struktur istana belum terpecahkan.

HIU KANIBAL AUSTRALIA

Bila hiu biasanya memangsa hewan lain untuk makanannya, namun ternyata ada hiu yang kanibal. Para ilmuwan di Australia pernah memasang sebuah penanda untuk melacak seekor hiu putih sepanjang sembilan kaki. Namun, kejadian yang terjadi setelahnya membuat para ilmuwan terkejut.

Hiu putih yang dilacak tersebut tiba-tiba menyelam di kedalaman 1,903 kaki, dan tiba-tiba mengalami kenaikan suhu yang drastis. Dari sebelumnya 46 derajat Fahrenheit menjadi 78 derajat Fahrenheit. Satu-satunya penjelasan bagaimana suhu dapat berubah sedrastis itu adalah, bahwa hiu tersebut telah dimakan sesuatu yang lebih besar.

Walau bukan kebiasaan hiu memangsa hiu lainnya, beberapa kemungkinan yang terjadi adalah adanya seekor hiu putih kolosal yang diperkirakan memiliki berat mencapai dua ton.

FENOMENA LAUT SUSU

Pada zaman dulu, banyak pelaut yang bercerita kisah tentang air laut yang tiba-tiba berubah warna menjadi seperti air susu. Ternyata, peristiwa itu pernah terjadi di tahun 1995 lalu. Saat itu, sebuah kapal dagang asal Inggris mencatat bahwa laut terlihat berwarna putih seperti susu.

Seorang ilmuwan, Steve Haddock dari Monterey Bay Aquarium Institute, memiliki teorinya sendiri terkait dengan hal ini. menurut Haddock, bakteri bercahaya atau dinoflagellata adalah penyebab air laut bercahaya seperti air susu.

Sebuah studi lanjutan yang dilakukan oleh Haddock kemudian menyimpulkan bahwa bakteri tersebut bersinar untuk menarik ikan agar mereka bisa hidup dalam tubuh pemangsanya. Jumlah bakteri ini sendiri diperkirakan mencapai triliunan. Dan hingga saat ini, para ilmuwan masih belum mengerti apa yang menyebabkan populasi bakteri ini sedemikian besar.

SEGITIGA BERMUDA

Cerita tentang Segitiga Bermuda mungkin sudah sering terdengar. Kejadian misterius yang terjadi di wilayah ini berawal pada tahun 1918 saat kapal Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Cyclops menghilang di bentangan Samudera Atlantik, yang dibatasi oleh Miami, Bermuda, dan Puerto Rico.

Tidak ada panggilan darurat yang keluar dari kapal perang yang mengangkut 300 kru tersebut. Selain itu, setelah kejadian tersebut banyak peristiwa terkait tidak berfungsinya alat, bahkan hilangnya pesawat atau kapal yang melintas di daerah ini.

Teori tentang peristiwa yang sering terjadi di wilayah ini kemudian banyak bermunculan. Mulai dari yang bersifat ilmiah, supranatural, hingga konspirasi tentang keberadaan makhluk asing.

KAPAL SELAM YANG HILANG TAHUN 1968

Pada tahun 1968, ada empat kapal selam dari berbagai negara yang hilang di lautan. Keempat kapal selam tersebut adalah USS Scorpion (Amerika Serikat), INS Darak (Israel), Minerve (Perancis), dan K-129 (Uni Soviet). Berbagai teori pernah diungkapkan tentang misteri laut ini, namun tidak ada satu pun yang dapat memberikan jawaban yang jelas dan logis.


Help US With Share