Misteri Kampung Padang 12 Di Ketapang

Help US With Share

Kabupaten Ketapang merupakan salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Barat. Ibukota kabupaten ini terletak di Kecamatan Delta Pawan atau yang dikenal sebagai Kota Ketapang, sebuah kota yang terletak di delta Sungai Pawan. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 31.240,74 km² dan berpenduduk sebesar 504.008 jiwa pada tahun 2018.

Pada waktu itu Kabupaten Ketapang terbagi menjadi tiga pemerintahan swapraja, yaitu Sukadana, Simpang dan Matan, kemudian semua daerah swapraja yang ada digabungkan menjadi sebuah Federasi.

Pembentukan Kabupaten Ketapang pada masa Pemerintahan Republik Indonesia adalah berdasakan Undang-undang Nomor 25 tahun 1956 yang menetapkan status Kabupaten Ketapang sebagai bagian Daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat yang dipimpin oleh seorang Bupati.

Dibandingkan kabupaten lain di Kalimantan Barat, Kabupaten Ketapang merupakan kabupaten terluas, memiliki pantai yang memanjang dari selatan ke utara dan sebagian pantai yang merupakan muara sungai, berupa rawa-rawa terbentang mulai dari Kecamatan Teluk Batang, Simpang Hilir, Sukadana, Matan Hilir Utara, Matan Hilir Selatan, Kendawangan dan Pulau Maya Karimata. Sedangkan daerah hulu umumnya berupa daratan yang berbukit-bukit, dan diantaranya masih merupakan hutan.

Kepastian sejarah mengenai berdirinya Kota Ketapang hingga saat ini masih samar. Namun dapat dikatakan bahwa Kota Ketapang merupakan salah satu kota tertua di wilayah Kalimantan Barat yang dibuktikan dengan keberadaan Kerajaan Tanjungpura – Matan di wilayah Kota Ketapang yang merupakan kerajaan tertua di Kalimantan Barat.

Salah satu kota di Kalimantan Barat memiliki misteri yaitu kota Padang. Kota mewah dengan penduduk yang sangat sejahtera itu berada di Provinsi Kalimantan Barat. Tepatnya di Kabupaten Ketapang atau sekitar 30 menit melalui jalur udara dari Bandara Supadio Kota Pontianak. Masyarakat Ketapang biasa menyebut wilayah itu dengan nama Padang 12.

Disebut Padang 12 karena tempatnya berupa padang rumput sepanjang 12 Km. Dari cerita mulut ke mulut, kota ini sangat indah. Namun tidak sembarangan orang bisa melihatnya. Masyarakat Ketapang menyebut penduduk di Padang 12 dengan sebutan Orang Kebenaran dan diyakini sebagai kota gaib yang menyimpan banyak misteri.

Rumah mewah dan kendaraan seperti mobil Ferrari dan Roll Royce atau motor Harley Davidson menjadi pemandangan yang biasa melintas di kota ini. Bahkan pesawat pribadi atau kapal pesiar juga dimiliki penduduknya.

Kota Padang 12 hanya dihuni oleh Orang Limun yang berdasarkan kesaksian orang yang pernah melihatnya, orang limun ini parasnya tidak berbeda jauh dengan manusia pada umumnya, yang membedakan mereka yaitu mereka tidak punya belahan di antara bawah hidung dan di atas bibir.

Ada yang bilang orang limun merupakan keturunan malaikat Harut dan Marut yang berada di bumi. Beberapa yang lain mengatakan p kalau orang limun ini orang yang suci dan taat beribadah. Ada pula yang menyebut orang limun sebagai jin muslim yang sudah ribuan tahun tinggal di daerah itu. Namun, kebanyakan meyakini kalau orang limun ini hidup layaknya manusia biasa. Uniknya, mereka tidak menggunakan uang sebagai alat tukar yang sah. Mereka menggunakan kunyit yang bisa berubah menjadi emas.

Pada saat zaman penjajahan Jepang, kampung itu akan diserang oleh tentara Jepang. Namun di kampung tersebut terdapat seseorang yang memiliki ilmu sakti, dan dengan ilmunya itu kampung Padang 12 dihilangkan agar tidak bisa dilihat oleh manusia biasa dan tidak bisa dijajah oleh bangsa Jepang. Namun sayangnya orang sakti itu tidak berhasil mengembalikan kampung tersebut, sehingga kampung Padang 12 tetap menghilang termasuk semua penduduk di dalamnya.

 


Help US With Share