Mengenal Danau Kaco

Help US With Share

 

 

Jambi mungkin bukan tempat pertama yang akan terlintas dalam pikiran orang saat merencanakan perjalanan atau liburan. Namun, ternyata provinsi yang berada di pesisir timur bagian tengah Sumatera ini memiliki sebuah pesona alam yang sangat menakjubkan bernama Danau Kaco.

Walau terbilang kecil dengan ukuran hanya seluas 90 meter persegi saja, danau ini sanggup menarik perhatian bagi siapa pun yang datang. Selain dari keindahan alamnya yang memesona, beragam fakta unik yang dimiliki Danau Kaco membuatnya semakin menarik untuk dijelajahi.

Dapat dikatakan, bahwa Danau Kaco ini merupakan mutiara tersembunyi di Provinsi Jambi. Bagaimana tidak, lokasi danau ini masuk dalam Kawasan Taman Kerinci Seblat dan berada pada ketinggian 1.289 meter di atas permukaan laut.

Untuk dapat sampai di Danau Kaco, dibutuhkan perjuangan yang tidak mudah. Walau berada di Provinsi Jambi, letak persis Danau Kaco ada di perbatasan tiga provinsi, yaitu Sumatera Barat, Bengkulu, dan Jambi.

Perjalanan paling cepat untuk menuju Danau Kaco dapat diawali dari Kota Jambi dengan waktu sekitar 8 jam menuju Desa Lempur. Setelah itu, dilanjutkan dengan berjalan menyusuri jalan setapak dengan pepohonan yang rimbun selama 2 sampai 3 jam.

Dalam bahasa Indonesia, Danau Kaco berarti danau kaca. Pemberian nama ini bukan tanpa alasan, hal itu karena perairan yang ada di Danau Kaco memiliki warna biru tua dan biru muda yang sangat bersih dan jernih. Karena begitu jernihnya, kita dapat melihat dasar danau seperti seolah-olah sedang melihat kaca. Beberapa ikan penghuni danau juga terlihat jelas berenang bebas di dalam danau.

Fakta lain yang tidak kalah menarik adalah Danau Kaco dapat memancarkan cahaya terang saat malam hari. Pancaran itu akan semakin terang saat momen malam bulan purnama atau malam tanggal 15 penanggalan Hijriah.

Jika kita ingin menyaksikan fenomena unik ini, kita dapat mendirikan tenda dan berkemah di sekitar danau. Karena begitu terangnya cahaya dari danau, para wisatawan tidak membutuhkan penerangan lain karena cahayanya terlihat seperti lampu yang diarahkan ke langit.

Namun, danau indah ini ternyata memiliki sebuah misteri yang belum terpecahkan. Walau ramai dikunjungi oleh wisatawan, namun belum ada satu pun ahli yang berhasil mengetahui dengan pasti berapa kedalaman dari Danau Kaco.

Konon, pernah ada orang yang mencoba mengukur kedalaman danau ini namun selalu gagal. Hal tersebut dikarenakan tabung oksigen yang mereka gunakan selalu habis sebelum berhasil menyentuh dasar danau. Bila kita ingin berenang di Danau Kaco, sebaiknya tidak jauh dari pinggiran demi keamanan diri.

Selain kedalaman danau yang masih misterius, proses kemunculannya pun hingga saat ini masih belum diketahui. Ada sebuah legenda yang beredar di masyarakat di balik keindahan Danau Kaco.

Dikisahkan, pada jaman dulu ada seorang raja yang memiliki putri dengan paras cantik yang diperebutkan oleh para pangeran dari penjuru negeri. Raja pun kemudian mengadakan sayembara, pangeran yang membawa harta paling banyak akan mendapatkan sang putri.

Namun, karena keserakahannya membuat raja akhirnya menodai putrinya sendiri. Putri pun dibenamkan ke dalam danau beserta dengan harta pinangannya. Diyakini oleh penduduk sekitar, hal tersebut yang membuat Danau Kaco berair jernih dan berkilau.

Danau Kaco saat ini menjadi salah satu destinasi wisata yang sukses menarik perhatian para wisatawan. Walau membutuhkan waktu dan tenaga, namun hal tersebut sepadan dengan kecantikan alam yang akan dijumpai saat tiba di Danau Kaco.


Help US With Share