Mancineel, Pohon Yang Mematikan

Help US With Share

Pohon Mancineel yang memiliki nama latin Hippomane Mancinella ini seperti buah apel yang terlihat sangat menarik dan segar, tapi kalian boleh percaya atau tidak kalau tanaman itu sebenarnya tanaman beracun.

Pohon manchineel (Hippomane mancinella) tidak suka disenggol. Pohon manchineel adalah spesies tumbuhan berbunga dalam keluarga spurge. Daerah asalnya membentang dari daerah tropis Amerika Utara bagian selatan hingga Amerika Selatan bagian utara.

Dalam bahasa Spanyol, pohon ini dijuluki la manzanilla de la muerte atau apel kecil kematian, atau juga dijuluki buah iblis. Jika bertemu pohon dengan ciri-ciri berikut ini, jangan pegang bagian apapun dari pohon tersebut.

Buah Manchineel terlihat segar dan nikmat seperti apel, tapi kamu jangan sekali-kali mencoba untuk memakannya. Karena dibalik rupanya yang terlihat segar, ada racun yang sangat mematikan. Pohon ini dapat menghasilkan buah cantik yang punya bentuk seperti apel atau jambu biji. Dengan warna hijau yang tampak ranum, tentu saja banyak wisatawan yang tertarik pada buah tropis tersebut. Akan tetapi, ternyata buah yang berasal dari pohon ini punya dampak yang tidak semanis rupa dan rasanya.

Buah yang memiliki nama ilmiah Hippomane mancinella ini ternyata mengandung senyawa kimia karsinogenik yang bisa menyebabkan tenggorokan terasa terbakar dan sesak nafas. Hal tersebut karena getah dari pohon Manchineel mengandung phorbol, jika terkena air getah tersebut mudah larut dalam air.

Kalau kita makan buah itu kita akan merasakan mual, muntah, diare, dehidrasi akut, bahkan bisa berakibat kematian. Perlu waktu delapan jam untuk menghilangkan rasa sakit yang disebabkan oleh buah manchineel.

Tidak hanya buahnya saja, seluruh bagian pohon ini dapat membahayakan nyawa manusia. Menurut sebuah institut agrikultur dan pangan asal Florida, interaksi yang dilakukan dengan bagian manapun dari pohon ini, dapat sangat berakibat fatal. Rantingnya, batangnya, daunnya, buahnya, hingga getahnya.

Membakar pohon ini tidak akan menyelesaikan masalah, jika asap dari pohon Manchineel terkena mata kamu akan merasakan perih dan menyebabkan buta permanen. Belum lagi gangguan yang terjadi pada pernapasan jika tidak sengaja menghirupnya.

Pohon ini mengandung 12-deoxy-5-hydroxyphorbol-6-gamma-7-alpha-oxide, hippomanins, mancinellin, dan sapogenin, phloracetophenone-2,4-dimethylether pada daunnya. Sedangkan buahnya mengandung physostigmine. Meski beracun, batang pohon ini telah dimanfaatkan tukang kayu di Karibia selama beratus tahun. Di Florida (AS), manchineel dinyatakan terancam punah.

Binatang juga memiliki insting dalam memilih makanannya. Pohon ini sangat dijauhi oleh banyak binatang pemakan tumbuhan, bahkan kambing yang memakan apapun sekalipun. Satu-satunya hewan yang dapat tinggal di pohon ini adalah iguana. Iguana memiliki imun terhadap seluruh bagian pohon ini. Buah pada tumbuhan sejatinya digunakan untuk berkembang biak dan menebarkan benih.

Banyak spesies burung memakan serangga, dan jika mereka tidak hati-hati, burung-burung bisa terjebak dalam cengkeraman pohon karena terlalu banyak biji sehingga memperberat dan mencegahnya terbang.

Pohon ini bisa jadi pohon mengerikan di dunia, tetapi Tuhan menciptakan alam maupun makhluk hidup di dunia ini pasti ada saja kegunaannya bagi manusia. Hal yang sama juga berlaku pada pohon maut Manchineel. Pohon ini berfungsi sebagai semak besar yang menahan angin dan melindungi terjadinya erosi di pantai Amerika.

Selain itu, batang pohon ini juga digunakan untuk membuat furniture rumah tangga. Racun pohon yang terkandung dalam pohon ini dapat dinetralisir dengan cara menjemurnya di bawah terik matahari hingga getahnya mengering. Pohon ini bahkan dikategorikan sebagai pohon yang cukup langka. Banyak yang menyebut, dari pohon inilah sang ratu penyihir mendapatkan apel untuk diberikan kepada sang putri dalam dongeng Putri Salju.


Help US With Share