Kisah Keluarga Fry

Tracey dan Keiron Fry adalah sepasang suami istri yang tinggal di New Tredegar, Wales Selatan, Inggris. Mereka berdua dikaruniai oleh tiga orang anak. Jika dilihat sekilas, mereka terlihat seperti keluarga normal dengan hidup harmonis dan memang demikianlah adanya. Namun, kehidupan normal mereka berakhir setelah mereka kedatangan tamu yang tidak diundang.
Semuanya berawal saat malam Halloween tahun 2015. Keluarga Fry bermain Ouija, papan berisi huruf-huruf yang konon dapat memanggil makhluk halus. Mereka melakukannya untuk iseng semata dan tidak percaya jika papan tersebut dapat digunakan untuk memanggil makhluk halus sungguhan.
Tidak lama kemudian, berbagai kejadian aneh mulai menghantui keluarga Fry. Mereka sering melihat sosok menyerupai anak kecil memakai gaun panjang berwarna putih. Namun mereka tidak yakin sosok tersebut adalah manusia, karena sosok tersebut terlihat memiliki ekor dan kulit berwarna biru.
Keanehan yang menimpa keluarga Fry tidak berhenti disitu. Benda yang ada di dalam rumah berpindah tempat dengan sendirinya, padahal tidak ada yang memindahkannya. Lambat laun, peristiwa aneh yang dialami keluarga Fry menjadi semakin mencekam. Setiap kali Tracey bangun, tubuhnya dipenuhi luka memar dan cakaran.
Tidak ada yang tahu bagaimana luka tersebut timbul, karena Tracey sendiri mengaku tidak merasakan apapun saat sedang tertidur. Jika yang mencakar Tracey adalah suaminya sendiri, Tracey tentu akan terbangun karena merasa kesakitan.
Berbagai kejadian aneh yang , membuat keluarga Fry merasa yakin jika rumah mereka diganggu oleh makhluk halus. Setelah rentetan peristiwa aneh yang dialami selama beberapa malam, keluarga Fry memutuskan untuk mengundang Johnathan Widdess, pendeta lokal di daerah mereka.
Saat Widdess memeriksa kediaman keluarga Fry, Widdess menyimpulkan jika keluarga Fry sedang diganggu oleh iblis atau roh jahat. Kemudian, Widdess pun melakukan ritual pengusiran setan di rumah keluarga Fry. Namun ritual tersebut tidak berdampak apa-apa, rentetan kejadian aneh yang menimpa keluarga Fry masih terus berlanjut.
Ritual yang dilakukan Widdess, membuat iblis tersebut merasa semakin marah dan semakin ganas. Jika sebelumnya mereka hanya mengincar Tracey dan Keiron, makhluk gaib tersebut kini juga mengganggu anak-anak mereka.
Kejadian aneh yang menimpa keluarga Fry mulai menarik perhatian media. Saat mereka didatangi oleh wartawan dari surat kabar The Mirror, mereka menceritakan hal-hal aneh yang mereka alami. Iblis tersebut dikabarkan paling sering muncul di lantai atas rumah. Begitu seringnya iblis tersebut beraksi, kucing peliharaan keluarga Fry tidak berani lagi naik ke lantai atas rumah.
Menurut Tracey dan Keiron, iblis tersebut pernah mendatangi anak-anak mereka sambil berbisik kalau ia akan menebas leher orang tua mereka. Pada saat itu pula, pasangan suami istri Fry mengaku kalau mereka berhasil memotret sosok iblis tersebut. Dalam foto yang mereka dapatkan, sosok iblis tersebut terlihat seperti anak kecil yang sedang mengenakan topi serta pakaian serba putih. Sosok iblis tersebut terlihat berdiri di samping tempat tidur.
Foto tersebut membuat Tracey dan Keiron semakin ketakutan, akhirnya mereka memutuskan untuk mencari jasa pengusir setan profesional. Kemudian, mereka bertemu dengan paranormal Robert Armour. Setelah mendengar cerita pasangan Fry, Armour setuju untuk membantu mereka berdua.
Begitu Armour tiba di kediaman keluarga Fry, Armour mengaku kalau ia langsung merasakan aura kejahatan yang terpancar dari dalam rumah. Setelah ia melakukan penyelidikan di rumah tersebut, Armour menyimpulkan kalau keluarga Fry memang diganggu oleh iblis.
Dari Armour, keluarga Fry mengetahui fakta yang mencengangkan. Iblis yang mengganggu mereka ternyata tidak hanya satu, tapi tiga sekaligus. Menurut Armour, yang selama ini menimbulkan luka misterius pada tubuh Tracey adalah iblis yang terkuat, sedangkan 2 iblis lainnya yang lebih lemah bertugas memegangi tubuh Tracey saat sedang terlelap.
Tidak menunggu lama, Armour pun segera membasmi iblis-iblis tersebut dengan bermodalkan salib dan Injil dengan tujuan agar mereka tidak lagi mengusik keluarga Fry. Setelah bersusah payah selama 20 menit, Armour kembali menemui keluarga Fry yang menunggu dengan rasa cemas. Di hadapan mereka, ia mengaku berhasil membunuh 2 iblis yang berukuran lebih kecil.
Namun, Armour mengaku tidak berhasil membunuh satu iblis lain yang juga merupakan iblis terkuat. Tidak diketahui bagaimana nasib iblis yang gagal dibunuh oleh Armour tersebut, serta mengenai kelanjutan kisah yang menimpa keluarga Fry.
Saat peristiwa yang menimpa keluarga Fry dimuat oleh media Inggris, publik pun beramai-ramai menaruh ketertarikan akan peristiwa ini. Tidak sedikit yang membandingkan peristiwa yang menimpa keluarga Fry dengan kisah dalam film “Paranormal Activity”.
Walau begitu, layaknya kisah-kisah supranatural lainnya, ada pula orang yang merasa skeptis dan menganggap peristiwa ini hanyalah karangan. Sementara foto yang diklaim sebagai foto penampakan iblis, diduga sebagai foto hasil menipulasi atau hoax.
Situs Doubtful News yang kerap membuat artikel-artikel bantahan mengenai peristiwa misterius termasuk salah satu yang meragukan kisah keluarga Fry. Kontributor situs tersebut bahkan melontarkan kecaman kepada keluarga Fry, karena melibatkan anak-anak dalam masalah ini.
