Hotel Shanley, Hotel Sekaligus Wisata Mistis

Help US With Share

Dunia ini banyak hal yang tergolong aneh dan gaib, salah satunya adalah Hotel Shanley. Hotel Shanley yang lokasinya berada di Ulster County, New York merupakan sebuah hotel yang terkenal angker dan tidak jarang pengunjungnya melihat dan mengalami hal yang berbau supranatural.

Hotel Shanley bukanlah tempat angker seperti kebanyakan bangunan yang disebut-sebut angker lainnya. Biasanya bangunan angker hanya menyiratkan cerita seram dari mulut ke mulut, namun kisah seram dalam hotel ini lebih dari cerita seram biasa dan sudah dianggap serius oleh pemilik hotel.

Seseorang yang menginap disini harus berusia lebih dari 16 tahun dan wajib menyetujui waiver, yaitu surat yang berisikan tentang melepaskan tuntutan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, atau dapat dikatakan apabila seseorang bersedia menginap dan melihat hantu di dalamnya, ia dilarang untuk menuntut pihak hotel sesuai dengan isi perjanjian di surat tersebut.

Tidak banyak yang dapat terlihat dari bangunan hotel ini jika dilihat dari luar, karena daripada sebuah hotel, hotel ini lebih mirip sebuah rumah atau mansion yang biasa dipakai shooting film horror. Bangunan ini dibangun pada tahun 1895 dan pada tahun 1906, seorang bernama James Louis Shanley membelinya. Itulah awal mula bangunan ini bernama Shanley building. Shanley dan istrinya, Beatrice mengubah bangunan menjadi hotel agar bisa menerima tamu yang ingin bermalam di sana. Walau tidak semegah hotel bintang lima, hotel ini ternyata juga pernah menerima tamu penting seperti Thomas Edison dan Eleanor Roosevelt.

Seperti itu awal kisah hotel Shanley di awalnya berdiri, hingga para tamu pun akhirnya mulai berdatangan sampai bangunan ini terkenal dengan nama Shanley hotel. Namun, musibah demi musibah mulai menimpa keluarga Shanley dan keluarga lain di dalam bangunan ini.

Di awal tahun mereka tinggal, Beatrice saat itu telah melahirkan anak pertama mereka, namun anaknya itu meninggal saat usianya belum mencapai satu tahun. Kejadian itu pun terulang lagi dan menimpa anaknya yang kedua dan ketiga, kejadiannya pun sama, mereka semua meninggal di usia yang belum mencapai satu tahun.

Pada tahun 1911, seorang tukang cukur hotel yang juga tinggal di dalam bangunan tersebut, kehilangan putrinya yang paling kecil. Saat itu, putrinya sedang pergi bermain di dekat peternakan yang tidak jauh dari daerah tersebut. Putri tukang cukur itu bermain disana dan ajal menjemputnya, ketika ia terjatuh ke dalam sumur. Beberapa tahun kemudian, musibah pun datang menghampiri lagi, kali ini adiknya Beatrice, Esther meninggal di dalam hotel karena penyakit influenza di tahun 1918p.

Tragis memang, bahkan di dalam website mereka juga bertuliskan, “Ada beberapa kecelakaan yang berakibat kematian, orang hilang dan rumor tentang pembunuhan dalam kurun waktu bertahun-tahun.”

Disaat ini, gadis kecil anak tukang cukur, Esther, orang-orang dari keluarga Shanley lain yang meninggal disana, dan masih banyak lainnnya, dipercaya masih suka bergentayangan menghantui hotel Shanley. Fenomena supranatural yang biasanya terjadi dalam hotel ini antara lain penampakan hantu, suhu ruangan yang tiba-tiba menjadi terlalu dingin atau terlalu panas, kursi goyang yang bergoyang dengan sendirinya, suara jam yang berdentang, penampakan kucing hantu, suara langkah, suara tertawa, perasaan ketika sedang disentuh oleh sesuatu, perasaan ketika sedang merasa diawasi atau diikuti, objek yang berpindah tempat, dan banyak hal lainnya yang berbau mistis dan janggal.

Shanley meninggal pada tahun 1937, dan hingga saat ini penampakan dirinya juga masih sering muncul dan terlihat oleh banyak orang. Di website hotel itu sendiri, disebutkan juga fenomena mistis lain seperti suara James Shanley yang sedang bersiul, berjalan di aula dan di tangga, membuka pintu, bermain piano, dan ada pula suara tertawa anak kecil.

Diduga, salah satu tempat yang paling angker dari hotel ini adalah ruang bordello, atau “rumah bordil”, yang dibuat pada tahun 1920. Pada awalnya, ruang bordil ini digunakan untuk menjual minuman keras yang mana pada saat itu justru dilarang di Amerika. Semenjak kematian pemiliknya, bangunan hotel Shanley sudah berpindah tangan beberapa kali selama 100 tahun terakhir di abad 20. Pembeli terakhir rumah ini bernama Sal Nicosia, yang dibelinya pada tahun 2005 silam.

Saat ini, Hotel Shanley dikelola oleh anaknya Nicosia, Sal Jr dan istrinya. Mulai dari menerima tamu, penginapan, bahkan mereka juga menyediakan ghost tour untuk beragam acara tv, reality show, dan kalangan umum yang ingin melihat hotel bersejarah dan juga terkenal angker ini.

 


Help US With Share