Benda-Benda Yang Diyakini Mengandung Kekuatan Gaib

Help US With Share

Manusia selalu terpesona oleh sihir dan mitos yang ada. Terkadang manusia suka percaya dengan hal-hal biasa yang diberkahi oleh kekuatan gaib yang bisa menyembuhkan orang sakit, mengutuk orang yang tidak benar atau mungkin membawa orang kembali dari kematian. Berikut ada benda-benda yang dipercaya mengandung kekuatan gaib.

Cawan Nanteos

Cawan Nanteos bagi sebagian orang dianggap sebagai cawan suci, bentuknya seperti cangkir kayu. Awalnya Cawan Nanteos disimpan di Strata Florida Abbey di Wales, namun saat ini Cawan tersebut dipajang secara permanen di Perpustakaan Nasional Wales. Banyak orang yang meyakini bahwa cawan itu memiliki kekuatan yang mampu menyembuhkan penyakit. Kondisi cangkir sendiri sudah buruk karena kebiasaan dipinjamkan kepada orang yang sakit, lumpuh bahkan sekarat. Untuk meminjam Cawan Nanteos ini tidak dikenakan biaya sepeserpun, tetapi peminjam diharuskan untuk meninggalkan harta benda mereka yang paling berharga sebagai jaminan mereka tidak membawa kabur cawan tersebut.

Pada tahun 2014 silam, Cawan Nanteos ini sempat dicuri oleh orang tidak bertanggung jawab, namun tetap dikembalikan dengan aman oleh orang yang tidak diketahui tepat setahun setelah Cawan itu dicuri. Tidak diketahui pasti apakah para pencuri ini mengambil Cawan itu karena sifat gaibnya atau ada hal yang lainnya, polisi juga mempertimbangkan lagi untuk menyelidiki kasus ini, untuk mengungkap siapa saja orang yang baru-baru ini sembuh secara ajaib.

Tangga Sang Penyihir

Di tahun 1911, ada seorang janda yang terkenal karena menyumbangkan barang-barang yang telah ditemukannya di loteng Pitt Rivers Museum yang terletak di Oxford. Benda-benda itu diantaranya ada 4 sapu serta seutas tali. Tali itu memiliki panjang sekitar 1,5 m atau setara dengan 5 kaki dengan memiliki satu lingkaran disatu ujung. Terdapat bulu-bulu disepanjang tali tersebut. Benda tersebut merupakan satu-satunya contoh dari tangga sihir yang nyata. Tangga itu akan menjadi milik seorang wanita tua dan dengan demikian milik seorang penyihir dan akan digunakan untuk melarikan diri atau mencuri dari tetangganya. Tapi, sayangnya tidak jelas bagaimana benda tersebut bekerja dan bahkan jika masih ada spekulasi tentang tujuannya, penyihir mungkin akan merasa lebih mudah jika akan pergi ke suatu tempat.

Crystal Of John Dee

John Dee merupakan seorang penasihat dari Ratu Elizabeth I dalam bidang astrologi dan sains. Dia juga merupakan seorang ahli matematika dan ingin menjadi seorang dokter kecil. John Dee juga dapat berbicara dengan para malaikat. Konon, John Dee melakukan komunikasi dengan para malaikat melalui bantuan cermin khusus yang dia sebut sebagai Scrying cermin dan para malaikat akan menyukainya. Menurut pengakuan Dee, malaikat bernama Uriel yaitu malaikat agung keempat serta malaikat pertobatan memberikannya hadiah yaitu sebuah kristal ungu besar pada tahun 1582.

Kemudian Dee menggunakan kristal itu untuk memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Kristal itu selanjutnya diserahkan kepada purtanya yang dipercayakan kepada dokternya, Nicholas Culpeper.

Culpeper lalu mula menggunakan batu itu untuk keperluan praktik medisnya, dia mengklaim bahwa kristal itu dapat menyembuhkan pasiennya. Namun, Culpeper mulai berhenti menggunakan batu itu dalam praktik medisnya dikarenakan muncul roh iblis darinya. Kristal itu pada akhirnya dibeli oleh Wellcome Trust di tahun 1937 dan menjadi koleksi mereka. Tidak diketahui secara pasti apakah mereka menemukan manfaat serta kekuatan magis dari kristal tersebut.

Safir Ungu Delhi

Safir ungu Delhi adalah salah satu objek misterius selanjutnya, dibilang misterius bukan karena namanya saja tetapi karena itu adalah batu kecubung yang tidak berasal dari Delhi melainkan dari Kanpur. Batu itu kemudian disumbangkan kepada Museum Sejarah Alam yang terletak di London pada tahun 1944 oleh putri Edward Heron Allen dan dikemas dalam 7 kotak.

Ketika kotak batu terakhir dibuka, ada sebuah catatan didalamnya, catatan tersebut ditulis oleh Edward Heron Allen, dimana catatan itu ditujukan pada pembaca dan isinya adalah tentang batu itu yang katanya terkutuk dan dinajiskan oleh darah dan aib semua orang yang memiliki batu itu. Dia mengklaim bahwa batu itu hasil jarahan di Kuil Dewa Indra selama pengepungan Kanpur dan batu itu mengakibatkan setidaknya tiga kematian serta kemalangan finansial bagi pemiliknya.

Allen pernah mencoba untuk membuang batu itu, namun secara misterius batu itu kembali lagi padanya. Dan dari situlah dia merasa bahwa dia memiliki kewajiban untuk menyimpannya hingga meninggal. Dalam catatan itu diakhiri dengan saran untuk membuang batu itu ke laut. Kebenaran tentang batu itu yang katanya memiliki kutukan masih menjadi misteri dan perdebatan. Tetapi sejak saat itu, tidak ada seorang pun yang memakai batu itu, meski batu itu masih berada di Museum Sejarah Alam.

 


Help US With Share