Hantu Yang Membunuh Manusia

Help US With Share

Hantu membunuh manusia tidak hanya terjadi di film horor. Di dunia nyata pun, ternyata ada kasus kematian yang diyakini akibat ulah dari hantu. Berikut ini adalah contoh dari kasus orang yang meninggal akibat ulah hantu.

Hantu Campo Lane

Pada abad ke-19, Hannah Ralinson dan suaminya pindah ke kota Sheffield, Inggris. Di sana, mereka berkenalan dengan seorang wanita yang bernama Harriet Ward. Pada suatu hari, Harriet berteriak sambil menuruni tangga di rumah keluarga Ralinson dengan terburu-buru.

Harriet kemudian menjelaskan, ia baru saja melihat penampakan seorang wanita yang bersimbah darah. Penampakan itu muncul tidak hanya 1 kali, namun muncul hingga 5 kali dalam kurun waktu 24 jam.

Hannah dan suaminya yang penasaran kemudian mengajak rekan-rekannya dari kongregasi Mormon untuk menyelidiki masalah ini. Mereka kemudian menduga jika hantu tersebut mungkin berasal dari mayat korban pembunuhan yang terkubur di bawah rumah.

Untuk mermbuktikan dugaan tersebut, pondasi rumah itu pun digali. Hannah kemudian masuk ke dalam lubang galian, namun saat ia turun ke bawah ia tergelincir jatuh ke bawah dan pingsan.

Saat Hannah siuman, Hannah mengatakan jika ada hantu wanita putih yang terbang ke arahnya dan kemudian menghilang. Hannah juga mengaku jika ia masih bisa melihat hantu tersebut. Hantu yang bersangkutan digambarkan memakai gaun dengan noda bercak darah.

Keesokan harinya, Hannah dinyatakan meninggal dunia karena terlalu ketakutan. Hantu yang meneror rumah Hannah diyakini sebagai arwah dari Elizabeth Johnson, wanita yang tewas dibunuh oleh keponakannya sendiri di rumah tersebut sekitar satu abad lalu.

Hantu Kuburan Carl Pruitt

Pada tahun 1938, Carl Pruitt memergoki istrinya sedang berselingkuh dengan pria lain. Carl yang dipenuhi amarah kemudian mencekik istrinya dengan rantai hingga tewas sebelum kemudian membunuh dirinya sendiri.

Pruitt kemudian dimakamkan di Kentucky. Setelah beberapa lama, batu nisan pada kuburan Pruitt berubah warna seperti warna rantai. Sejak itulah, terjadi rangkaian peristiwa misterius terkait makam Pruitt.

Peristiwa pertama adalah saat seorang pemuda melempari batu nisan Pruitt dengan batu. Saat pemuda tersebut pulang ke rumah, tiba-tiba rantai sepedanya putus. Pemuda tersebut kemudian meninggal akibat terlilit oleh rantai sepedanya sendiri.

Ibu pemuda tersebut merasa sedih sekaligus marah atas kematian anaknya itu. Ia pun melampiaskan amarahnya dengan cara menebaskan kapak ke batu nisan Pruitt. Keesokan harinya, wanita tersebut meninggal karena tercekik pakaiannya sendiri.

Beberapa waktu kemudian, seorang petani yang sedang menaiki kereta kuda menembakkan senapannya ke batu nisan Pruitt. Karena panik mendengar suara tembakan, kuda tersebut menjadi liar tidak bisa dikendalikan. Petani tersebut kemudian meninggal akibat terlilit tali kekang kudanya.

Pasca rangkaian kematian ini, dua orang polisi pergi ke makam Pruitt dan berfoto di depannya. Saat mereka pergi meninggalkan makam dengan mengendarai mobil, mobil mereka mengalami kecelakaan. Salah seorang di antara mereka tewas dalam kecelakaan tersebut dengan kepala yang nyaris terpisah dari badannya.

Semakin banyaknya insiden kematian ini menyebabkan publik semakin yakin kalau makam Pruitt memang dikutuk. Untuk menghilangkan kutukan tersebut, batu nisan di makam Pruitt dihilangkan permanen.

Hantu Lubang Alcatraz

Alcatraz merupakan nama dari sebuah pulau kecil yang terletak di lepas pantai barat Amerika Serikat. Walau kecil, pulau ini sangat terkenal karena pernah digunakan sebagai penjara terpencil untuk menampung para tahanan kelas kakap.

Kompleks penjara Alcatraz terbagi menjadi beberapa blok tahanan. Satu dari sekian banyak blok tersebut adalah D-Block. Di blok ini, terdapat sel tahanan soliter yang dikenal dengan julukan “The Hole” (Lubang).

The Hole merupakan tempat sel dengan kondisi terburuk yang ada di Alcatraz. Dibilang terburuk karena The Hole memiliki suhu yang dingin dan hanya dilengkapi dengan kloset sebagai tempat untuk buang air.

Pada malam hari, tahanan akan diberikan kasur untuk tidur. Namun, ketika matahari sudah terbit, kasur tersebut akan diambil. Tahanan juga tidak diberikan buku bacaan apapun sehingga mereka yang ditahan di sini akan merasa bosan dan tersiksa.

The Hole juga ditakuti karena sel ini pernah terjadi pembunuhan misterius. Pada awalnya, ada seorang tahanan di dalam The Hole yang berteriak ketakutan karena mengaku ada sosok dengan mata yang menyala berada satu sel dengannya.

Para penjaga di Alcatraz awalnya membiarkan tahanan tersebut berteriak sendiri. Hingga kemudian memasuki tengah malam, teriakan tersebut tidak lagi terdengar. Penjaga mengira kalau tahanan tersebut sudah lelah berteriak dan tertidur lelap.

Keesokan paginya, penjaga merasa kaget begitu melihat tahanan yang berteriak di malam sebelumnya kini sudah meninggal dunia. Tahanan tersebut meninggal akibat dicekik, karena ada bekas cengkeraman pada lehernya.

Pada awalnya orang-orang mengira kalau tahanan tersebut mungkin dicekik hingga tewas oleh penjaga yang sudah muak mendengar teriakannya. Namun saat penyelidikan dilakukan, tidak ada penjaga penjara yang terbukti melakukannya.

Berbagai dugaan pun muncul, tahanan tersebut mungkin dibunuh oleh hantu yang masih bergentayangan di Alcatraz. Menurut kesaksian dari orang yang pernah melihatnya, hantu itu digambarkan memakai baju tahanan dari abad 19.

 

 

 


Help US With Share