Kayako Saeki, Hantu Wanita Dari Jepang

Help US With Share

Bagi para penggemar film horor, pasti tidak asing dengan salah satu karakter hantu bernama Kayako Saeki ini. Sosok Kayako pertama kali muncul dalam film Ju-On: The Grudge karya Takashi Shimizu, yang dirilis tahun 2002 silam.

Menarik perhatian penonton, ternyata sosok Kayako Saeki diangkat dari kisah nyata. Kayako Saeki adalah sesosok hantu dari Jepang yang digambarkan seorang perempuan berambut panjang, bergaun putih dengan muka yang mengerikan dan penuh dendam.

Menurut cerita yang beredar, Kayako adalah seorang wanita muda yang tumbuh dalam kesendirian. Kayako tidak pernah merasakan kasih sayang, ia selalu merasa sendiri dan kesepian tanpa ada cinta dari siapapun.

Kayako akhirnya tumbuh menjadi dewasa dan menikah dengan Taeki Saeki. Rumah tangga Kayako sangat harmonis dengan dikaruniai seorang putra bernama Toshio.

Namun, konflik terjadi saat Takeo mencurigai Kayako menyukai guru dari Toshio, Kobayashi. Lalu, hal mengerikan pun terjadi. Taeki Saeki yang dibakar cemburu tega menghabisi nyawa Kayako. Toshio, buah hati Kayako dan Taeki yang menjadi saksi dalam pembunuhan tersebut pun turut dibunuh oleh Taeshi untuk menghilangkan jejak.

Kayako dibunuh oleh Taeshi dengan menggunakan pisau. Taeki menusukan pisau berkali-kali ke tubuh Kayako tanpa ampun. Kayako yang sudah dalam keadaan bersimbah darah, berusaha untuk melarikan diri. Karena sudah tidak berdaya, Kayako akhirnya terjatuh dan mengalami patah tulang di pergelangan kaki.

Tidak sampai disana, aksi pembunuhan yang dilakukan Takeo juga berhasil menewaskan istri dan calon anak Kobayashi. Saat Takeo membunuh keluarga Kobayashi. Kobayashi ternyata sedang berada dirumah Kayako dengan tujuan melihat Toshio yang tidak masuk hari ini. Kobayashi akhirnya mati oleh hantu Kayako disana.

Begitupun dengan Takeo dia mati oleh arwah Kayako. Meski Takeo sudah mati, arwah Kayako dan Toshio ternyata belum bisa pergi dengan damai. Keduanya setia menjadi penunggu rumah mereka.

Menjadi saksi bisu, tragedi sadis yang menewaskan banyak orang. Tentu saja, rumah itu menjadi angker. Apalagi dengan adanya keberadaan Kayako dan Toshio yang masih hidup dalam kemarahan. Banyak orang percaya, bangunan itu dihuni oleh sesosok perempuan yang ditemani oleh anaknya.

Kayako biasanya muncul dari langit-langit dengan wajah yang pucat, dan terkadang sering merangkak menuruni tangga. Sedangkan Toshio digambarkan sebagai seorang anak dengan mulut terbuka, wajah pucat dan mengeluarkan suara seperti seekor kucing. Mereka juga kerap kali membuat kegaduhan, seperti mengeluarkan suara yang menyeramkan.

Dalam filmnya, The Saeki House berada di Nerima, Tokyo. Pada awalnya orang-orang mengatakan bahwa rumah itu akan sulit ditemukan. Namun, lokasi asli rumah tersebut ditemukan berada di Tokorozawa, Saitama, Jepang.

Walau sudah diketahui keberadaannya namun, tidak mudah untuk mencapai rumah ini. Beberapa orang yang telah berhasil mendatangi tempat ini mengatakan, bahwa rumah ini tertutup semak belukar.

Beberapa tahun setelah peristiwa tragis terjadi, rumah ini sempat ditempati oleh seorang berkebangsaan Amerika, Matthew William. Ia memiliki seorang ibu yang membutuhkan perawatan khusus. Karena itulah, ia menyewa seorang perawat bernama Yoko Sun Wu. Namun, tiba-tiba Yoko menghilang tanpa jejak. Beberapa bulan kemudian, ditemukan tulang belulang yang setelah di tes DNA cocok dengan milik Yoko.

Keluarga William kemudian menemukan seorang pengganti dari Amerika, Karen Davis. Selama bekerja di sana, ia mengaku mengalami berbagai macam gangguan dari makhluk halus. Gangguan tersebut berupa suaraaneh, jejak kaki anak kecil, dan suara mengeram dari loteng. Barang-barang dalam rumah pun berantakan tanpa sebab. Lama-lama pertahanan Karen jatuh juga, dan dia mengalami shock berat.

Agen yang memperkerjakan Karen terkejut saat mengunjungi rumah keluarga William. Ibu William yang sakit sudah menjadi mayat. Karen sendiri ditemukan shock dan hanya duduk di pojok ruangan. Setelah diinvestigasi, ditemukan sebuah penemuan yang mengejutkan. Mayat William dan istrinya tergeletak di loteng. Tidak heran jika selama Karen bekerja di sana, ia tidak pernah sekali pun bertatap muka dengan William, tapi ia merasakan keberadaan orang lain selain ibu William.

Karen selamat dari rumah tersebut dan dirawat di rumah sakit. Namun, ia merasa ada yang selalu mengikutinya. Tidak sanggup menanggung itu semua, Karen terjun bebas dari gedung rumah sakit. Rasa penasaran membuat beberapa siswa mencoba memasuki rumah tersebut dan tidak diketemukan lagi. Sebelum siswa-siswa tersebut hilang, professor mereka juga hilang karena masuk ke rumah misterius Saeki.

Rumah Saeki memang terkenal sangat seram, tapi tidak sedikit orang yang penasaran dan ingin mengunjungi rumah ini. Bahkan mereka sering menjadian tempat ini menjadi tempat uji nyali.


Help US With Share