Inugami, Roh Anjing Dari Jepang

Inugami adalah makhluk supernatural dalam mitologi Jepang yang termasuk dalam kategori shikigami. Cerita rakyat Jepang menggambarkan wujud Inugami berupa anjing atau manusia-anjing. Inugami bisa diciptakan melalu proses yang terbilang brutal. Arti nama Inugami sendiri berarti Dewa Anjing.
Inugami merupakan roh anjing yang biasa digunakan untuk keperluan sihir seperti santet atau guna-guna. Inugami dapat ditemukan di Kyushu, Shikoku, dan di daerah-daerah Jepang bagian barat.
Di depan umum atau pada saat perayaan acara adat keagamaan, Inugami dihias seperti anjing biasanya untuk menghindari kecurigaan, namun wujud asli dari inugami itu sendiri adalah kepala anjing kering yang dimumikan.
Cara membangkitkan Inugami yaitu dengan membuat tumbal seekor anjing dengan teknik tertentu. Inugami memiliki ciri khas yang sama seperti roh guna-guna lainnya seperti shikigami dan kitsune-tsuki, terutama jika di suatu area tidak terdapat rubah yang dapat dijadikan tumbal.
Inugami merupakan hewan peliharaan gaib yang loyal terhadap satu orang pemilik atau keluarga, sama seperti seekor anjing normal lainnya. Hanya saja, saat Ia tidak diperlakukan secara hewani, mereka akan menyerang balik majikannya. Roh ini dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya sebagai benda pusaka.
Teknik pembuatan roh Inugami diturunkan dari generasi ke generasi. Cara untuk membuatnya yaitu, pertama mengubur seekor anjing hidup-hidup dengan disisakan kepalanya saja di atas tanah. Kemudian, letakkan makanan di depan hidung si anjing, dan usahakan jangan sampai anjing itu berhasil meraih makanan tersebut dan tinggalkan selama 24 jam. Selanjutnya, anjing yang hampir mati kelaparan tersebut dipotong kepalanya dan ditinggalkan di pinggir jalan ramai. Setelah satu minggu diendapkan, barulah kepala anjing didoakan agar terdapat roh anjing yang disebut inugami.
Keluarga yang melakukan hal ini disebut dengan inugami mochi. Para inugami mochi ini akan menjaga inugami rapat-rapat di rumahnya, entah itu kasur, lemari pakaian, ataupun di dalam kendi. Dikatakan pula, sebuah keluarga dapat memiliki lebih dari satu inugami. Saat ada satu orang yang masuk dalam lingkaran keluarga inugami-mochi, mereka berhak menerima salah satu dari roh tersebut.
Walau sudah berhasil menciptakan atau memerintahkan Inugami, kita juga harus berhati-hati terhadap mereka. Perlu diingat, inugami dibangkitkan berdasarkan rasa dendam iri selama proses upacara pembuatan. Ada kalanya mereka bisa berbalik menyerang kita. Saat Inugami meminta sesuatu, sebisa mungkin keinginannya harus dikabulkan.
Seorang Inugami-Mochi harus berhati-hati saat memerintahkan Inugaminya. Jika terlalu memaksa keinginan, maka Inugami dapat berbalik menyerang tuannya. Selain itu Inugami Mochi juga harus merawat tubuh atau mayat anjing yang dijadikan Inugami. Jika terjadi kerusakan atau pembusukan, maka sang Inugami tidak bisa kembali ke tubuhnya untuk beristirahat sehingga dia akan mencari tubuh lain sebagai “wadah baru”. Biasanya, yang menjadi sasaran adalah Inugami Mochi nya.
Jika sang Inugami Mochi kerasukan Inugami nya sendiri, dia akan membawa kesehatan dan memulihkan segala penyakit yang dialami. Bahkan, kekuatan Inugami dapat bertambah kuat. Namun, sang Inugami Mochi juga akan kehilangan kendali terhadap tubuhnya sendiri, sehingga dia akan bertingkah layaknya seekor anjing. Terkadang juga mengakibatkan rasa tersiksa di bagian perut, tangan atau kaki. Emosi labil yang kuat juga akan mengakibatkan Inugami Mochi semakin kehilangan kendali terhadap tubuhnya.
Inugami biasa digunakan untuk tujuan jahat seperti penculikan, pembunuhan, atau mutilasi. Inugami juga mendatangkan perlindungan bagi para Inugami Mochi. Bahkan, jika seorang Inugami Mochi cukup terlatih, dia bisa memerintahkan Inugaminya untuk mengendalikan seseorang bertindak sesuai keinginan kita.
Cara mereka merasuki yaitu melalui telinga, lalu berlanjut ke organ dalam manusia. Jika seorang manusia kerasukan Inugami, mereka benar-benar dalam keadaan yang naas, karena pelepasan roh inugami dari tubuh manusia memerlukan tenaga ahli dengan harga yang sangat mahal. Tanda dari seseorang yang kerasukan Inugami adalah mereka akan merasakan sakit di dada, tangan, kaki, dan bahu.
Selain itu, secara emosi seseorang yang kerasukan akan merasakan kecemburuan yang amat sangat layaknya seekor anjing, lalu menggonggong dengan keras. Beberapa korban kerasukan Inugami dikabarkan mengalami kelaparan yang luar biasa, hingga mereka mampu memakan apapun yang berada di depan mereka. Selain itu, orang yang mati setelah kerasukan Inugami ditemukan wajahnya mirip seperti anjing.
Praktik pembangkitan inugami saat ini sudah dilarang. Para inugami-mochi yang tertangkap melakukan praktik santet dengan inugami, akan ditahan dan dihinakan dari kehidupan sosial. Mereka akan dipaksa untuk menjalani hidup layaknya orang yang terbuang, bahkan meskipun korban inugami sudah sembuh mereka tetap tidak diijinkan untuk kembali hidup di daerah tempat tinggal asal mereka.
