Misteri Rumah Monroe

Help US With Share

Setiap kota memiliki kisahnya sendiri-sendiri mengenai rumah angker. Di kota Hartford yang terletak di negara bagian Indiana, Amerika Serikat, Rumah Monroe adalah contoh terbaik mengenai rumah angker di kawasan setempat. Tidak sedikit yang meyakini, bahwa Rumah Monroe adalah salah satu rumah paling angker yang masih berdiri hingga sekarang.

Kisah mengenai keangkeran Rumah Monroe dapat ditelusuri sejak lebih dari seabad yang lalu, tepatnya saat kota Hartford baru didirikan pada abad ke-19. Berkat keberadaan pabrik kaca dan cadangan gas yang melimpah di daerah tersebut, orang-orang pun berduyun-duyun pergi ke Hartford untuk bekerja dan menetap di sana.

Lambat laun, semakin banyak orang yang tinggal di kota Hartford sehingga kota itu pun semakin lama semakin ramai. Rumah-rumah pun bermunculan di sepanjang tepi jalan, dan satu dari sekian banyak rumah tersebut adalah Rumah Monroe yang dibangun pada tahun 1892. Namun tidak akan ada yang menyangka jika rumah tersebut akan menjadi magnet bagi hal-hal paling misterius yang pernah terjadi di kota Hartford.

Keluarga Berger adalah keluarga pertama yang diketahui menempati Rumah Monroe, mereka adalah keluarga imigran asal Belgia yang tinggal di Hartford untuk bekerja di pabrik gelas setempat. Sesudah beberapa lama, mereka beralih profesi menjadi wiraswasta dan sukses menjadi golongan terpandang di kota tersebut.

Merasa tertarik akan Rumah Monroe, keluarga Berger memutuskan untuk pindah ke rumah tersebut. Namun hanya berselang beberapa tahun setelah mulai menempati rumah ini, John Berger terserang penyakit TBC dan akhirnya meninggal dunia.

Istri almarhum John kemudian menyewakan lantai atas rumah kepada keluarga Miars. Namun sejak mulai menempati rumah tersebut, keanehan langsung menimpa anggota keluarga Miars.

Ulysess Miars yang awalnya memiliki perilaku tenang, lambat laun perangainya berubah menjadi kasar. Mood-nya sering berubah-ubah, dan saat emosinya kumat ia tega melakukan penganiayaan fisik kepada istri beserta 3 orang anaknya.

Namun kasus yang menimpa keluarga Berger dan Miars ternyata baru permulaannya saja, salah seorang anak keluarga Miars dikabarkan jatuh sakit dan hanya dapat terbaring di atas kasur.

Dalam kasus lain, terjadi kebakaran yang apinya berasal dari gudang milik keluarga Berger. Api tersebut kemudian membesar dengan cepat dan turut melalap 2 rumah tetangga Berger, insiden kebakaran ini dikabarkan menewaskan setidaknya satu orang.

Saudara John Berger yang bernama Marshall, harus menjalani amputasi setelah ia terkunci di luar rumah saat musim dingin dan salju sedang tebal-tebalnya. Nasib Marshall sesudah itu hanya semakin memburuk setelah ia mengalami cedera setelaj kakinya terinjak oleh kuda, Marshall akhirnya menemui ajalnya setelah ia terserang radang paru-paru dan meninggal.

Nasib yang tidak kalah menakutkan juga harus dialami oleh putra John yang bernama George, ia menjadi korban penembakan oleh geng lokal yang tidak menyukai kaum imigran. Untungnya, George masih berhasil bertahan hidup usai peristiwa penembakan tersebut.

Saudari George yang bernama Mary sayangnya tidak berhasil lolos dari maut setelah ia meninggal saat melahirkan, kemudian menantu perempuan John yang bernama Caroline meninggal dalam kecelakaan setelah roda kendaraan yang dinaikinya lepas tanpa sebab yang jelas. Rentetan peristiwa buruk yang terus menghantui keluarga Berger pelak mulai memunculkan bisik-bisik, bahwa ada kutukan yang sedang menghantui mereka.

Tahun 1940, lantai atas Rumah Monroe yang awalnya ditempati oleh keluarga Miars sekarang ditempati oleh Sydney Faulkner dan istrinya. Tidak begitu lama setelah mereka mulai menempati rumah tersebut, peristiwa tragis langsung menimpa Sydney.

Saat Sydney sedang mengendarai truk, mendadak truk yang dikemudikannya tergelincir keluar jalur dan menabrak balok jembatan. Sydney tewas dalam kecelakaan tersebut setelah balok tadi menusuk Sydney dari luar jendela truk. Begitu parahnya kecelakaan ini, mereka yang hendak mengeluarkan tubuh Sydney dari dalam truk harus menggunakan peralatan las.

Kecelakaan ini saja sudah cukup menakutkan, namun ada hal lain yang membuat insiden kematian Sydney menjadi kian mencekam. Jalan di mana Sydney meninggal, konon juga menjadi lokasi di mana Caroline meninggal saat tengah menaiki kereta kudanya puluhan tahun silam.

Pasca tragedi yang menimpa Sydney, Rumah Monroe beberapa kali berganti-ganti penghuni. Namun tidak ada dari mereka yang berhasil tinggal lama di sana, kabar burung dan cerita seram terkait rumah tersebut juga terus bermunculan. Mulai dari beredarnya isu kalau pernah ada bocah yang meninggal di sana dalam kebakaran, hingga adanya cerita kalau kelompok penganut aliran sesat pernah melakukan ritual di Rumah Monroe pada medio 1990-an.

Satu dari sekian bekas penghuni Rumah Monroe menceritakan pengalamannya di situs Haunted Hovel. Menurut pengakuannya, ia pernah tinggal selama 6 tahun di rumah tersebut saat ia masih kecil. Selama tinggal di sana, ia sering merasa ketakutan karena sering mendengar suara-suara misterius yang tidak jelas asal-usulnya.

Ia juga bercerita walau ibunya selalu berusaha menenangkan dirinya, ibunya sendiri juga merasa takut dan penasaran. Pasalnya ia mengaku pernah melihat penampakan wanita di dekat kamar tidurnya, sang ibu pun menduga kalau wanita tersebut mungkin aslinya adalah arwah penasaran dari seorang wanita yang meninggal puluhan tahun lalu akibat bunuh diri di rumah ini.

Maraknya cerita-cerita berbau horor yang datang dari Rumah Monroe, menarik minat kalangan paranormal dan pecinta uji nyali untuk membuktikan sendiri keangkeran rumah tersebut. Pada tahun 2014, sekelompok paranormal mengunjungi Rumah Monroe dan mereka mengakui bahwa rumah tersebut memang angker.

Namun peristiwa yang mereka alami nampaknya masih belum apa-apa jika dibandingkan dengan apa yang dialami oleh tim penyelidik dari acara televisi Paranormal Lockdown. Saat Nick Groff dan Katrina Weidman menginvestigasi Rumah Monroe pada tahun 2016, entah bagaimana mereka terkunci di dalam rumah selama 72 jam.

Selama terkunci di dalam rumah, mereka mengalami aneka macam kejadian aneh. Puncaknya adalah saat mereka menemukan tulang belulang manusia di ruang bawah tanah. Saat mereka akhirnya berhasil keluar dari rumah tersebut, polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari tahu asal-usul dari tulang tersebut.

Masih belum diketahui kenapa terdapat tulang manusia di dalam rumah tersebut. Pakar supranatural Tim Wood dalam videonya menduga, bahwa tulang tersebut mungkin bisa ada di sana karena diletakkan secara sengaja oleh seseorang / sekelompok orang untuk keperluan ritual.


Help US With Share