Beberapa Tempat Yang Diyakini Menjadi Portal Ke Dunia Lain

Help US With Share

Walau belum ada bukti secara ilmiah dan masih menjadi misteri, banyak orang percaya kalau ada dunia lain selain dunia yang sedang kita tempati saat ini. Keberadaan dimensi lain dari dunia ini juga telah dipercaya sejak zaman dulu, bahkan sejak peradaban manusia belum semaju saat ini. Hal ini bisa kita lihat dari berbagai relief kuno yang menggambarkan tentang keberadaan dunia lain, hingga berbagai tempat dan bangunan kuno yang dipercaya dapat menjadi portal atau gerbang menuju dimensi lain dari dunia ini.

Para ilmuan mempercayai jika portal-portal ini dapat membawa manusia ke dimensi lain, seperti Wormhole (Lubang Cacing) yang ada di luar angkasa. Kebenaran dari theori ini sendiri hingga kini masih dipertanyakan dan menjadi perdebatan di kalangan ilmuan, namun meski begitu tetap banyak ilmuan yang tertarik dengan teori potal antar dimensi ini dan terus meneliti kebenarannya.

Saat ini, ada beberapa tempat maupun lokasi yang diyakini sebagai portal menuju dimensi lain. Semua tempat ini memiliki keunikanya sendiri, mulai dari letak geografis dan struktur bangunan yang tidak biasa.

Berikut beberepa tempat yang diyakini menjadi portal ke dunia lain.

ABU GHURAB

Abu Ghurab atau yang juga dikenal dengan Abu Jirab, merupakan sebuah situs reruntuhan kuno yang terletak di 15 Km selatan Kairo, tepatnya di antara kota Saqqarah dab Al-Jizah. Reruntuhan yang dipercaya sebagai bagian dari kuil matahari ini, merupakan salah satu struktur paling tua yang pernah dibangun manusia. Situs yang ditemukan oleh kelompok arkeolog Mesir pada tahun 1898 ini, merupakan bangunan yang dibangun pada dinasti pertama Paraoh di Mesir yang diperintah oleh Kaisar Nyuserre. Hal ini dapat kita lihat dari banyaknya ukiran pada dindingnya yang melambangkan dewa matahari.

Selain itu yang menarik dari situs ini, yaitu fakta bahwa tempat ini memiliki getaran yang selaras dengan pergerakan bumi. Karena hal inilah banyak orang di Mesir mempercayai, bahwa Abu Gurab merupakan lokasi yang baik untuk menyembuhkan penyakit. Abu Gurab diyakini merupakan tempat yang paling baik untuk bersemedi dan menyerap energi dari alam. Selain dapat menyembuhkan luka fisik, Abu Gurap juga dipercaya dapat menyembuhkan jiwa manusia karena dipercaya sebagai tempat terdekat untuk berkomunikasi pada para dewa. Dengan kata lain Abu Gurap merupakan gerbang menuju tanah para Dewa Mesir, khususnya Ra atau Dewa Matahari.

GATE OF THE GODS

Gate of the Gods, merupakan struktur batuan gunung tidak lazim yang ditemukan secara tidak sengaja oleh Jose Luis Delgado Mamani pada tahun 1996. Jose yang saat itu merupakan seorang Pemandu Turis, sedang mempelajari wilayah di sekitar Gunung Marga, Peru, dan ia kemudian secara tidak sengaja melihat sebuah ukiran tidak biasa di tebing bebatuan di sekitar gunung. Ukiran pada tebing ini terlihat tidak alami dan mirip sebuah pintu raksasa, dalam ukiran batu ini juga terlihat sebuah lubang kecil yang misterius. Sama halnya dengan ukiran di batunya, ukiran lubang ini juga terlihat tidak alami.

Menurut legenda yang ada, tempat ini merupakan merupakan sebuah gerbang menuju tanah para dewa. Hal ini didasarkan pada legenda suku Indian setempat yang menyebutkan, jika dulu ada seorang Ksatria dari suku mereka yang menembus gerbang Gate of the Gods dan memasuki tanah para dewa untuk menjadi orang yang abadi. Hal lain yang membuat Gate of the Gods unik adalaha kesamaan pola pahatan batu dengan Tiahuanacu yang ada di Bolivia. Karena itu banyak ilmuan yang meyakini, bahwa Gate of the Gods dan Tiahuanacu sebenarnya memiliki kesamaan atau bahkan dibangun oleh tangan yang sama.

SEDONA VORTEX

Sedona merupakan sebuah kota kecil di Arizona, Amerika yang terkenal dengan susunan batuan kapur merah yang terlihat sangat memukau. Batuan ini akan terlihat indah dengan warna orange menyala saat terkena sinar matahari pada pagi dan sore hari. Walau hanya merupakan kota kecil, namun Sedona telah banyak menarik minat orang untuk mengunjunginya. Bagi warga asli Sedona yang kebanyakan merupakan suku Indian asli Amerika, tempat ini bukanlah tempat yang biasa dan sering digunakan untuk beragam aktivitas spriritual. Suku indian percaya , ahwa Sedona merupakan tempat tertinggi bagi mereka untuk bisa menjangkau alam arwah dimana para leluhur mereka tinggal.

Terdengar seperti sebuah mitos, namun keunikan Sedona tidak hanya sampai disitu. Pepohonan di wilayah ini tumbuh tidak biasa, tiap pohon terlihat seperti dipelintir batangnya, padahal semuanya tumbuh secara alami. Hal ini dipercaya karena adanya medan magnet yang tidak biasa di sekitar wilayah Sedona, keberadaan medan magnet ini juga dipercaya menjadi tanda bahwa ada dimensi lain di Sedona. Hal ini diperkuat dengan kisah seorang pemburu harta karun yang tiba-tiba menghilang di Sedona pada tahun 1950, setelah ia melewati salah satu pohon yang ada di Sedona.

STONEHENGE

Bangunan berbentuk susunan batu raksasa melingkar ini, sebenarnya merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Inggis, sekaligus merupakan salah satu warisah budaya yang dilindungi oleh WHO. Walau begitu, Stonehenge seolah tidak pernah lepas dari misteri. Jika benar bangunan ini dibangun pada tahun 3.000 sebelum masehi sesuai dengan teori para ilmuan, bagaimana orang pada zaman itu bisa membuat pahatan yang begitu halus dan bagaimana mereka memindahkan batu sebesar itu disaat roda saja bahkan belum ditemukan. Hal ini membuat banyak orang percaya jika Stonehange sebenarnya bukan buatan manusia, melainkan buatan para Dewa. Hal ini juga berkaitan dengan kepercayaan orang Inggris kuno yang menganggap, bahwa Stonehenge merupakan gerbang mereka menuju tanah para dewa.

Di Stonehenge juga sering terjadi kejadian tidak lazim, mulai dari orang tersesat hingga seringnya batuan ini tersambar petir. Salah satu kejadian paling aneh terjadi pada tahun 1971, ada seorang anggota Polisi yang melihat ada petir yang menyambar Stonehenge pada pukul 2 dini hari. Anehnya petir ini seolah justru masuk ke dalam batu, dan membuat batu ini berwarna kebiru-biruan. Polisi ini pun segera bergegas mendekati Stonehenge untuk melihat lebih dekat, namun sesampainya di sana yang tersisa hanya lubang kecil di tanah yang masih sedikit terbakar.

TIAHUANACU

Tiahuanacu atau yang juga dikenal dengan sebutan Gate of the Sun, merupakan sebiah situs arkeologi penting yang ada di Bolivia. Situs ini dipercaya sebagai salah satu warisan budaya penting dari Kekaisaran Inka. Pada masanya Tiahuanacu, dipercaya menjadi pusat keagamaan dan administratif selama lebih dari lima ratus tahun. Selain sejarahnya yang membuat Tiahuanacu menarik perhatian dunia dan dianggap sebagai salah satu peninggalan sejarah, yang penting adalah adanya kepercayaan bahwa tempat ini merupakan gerbang menuju tanah para Dewa.

Kepercayaan ini muncul dari beragam cerita mitos suku Andes, yang menganggap Tiahuanacu sebagai tempat suci yang dapat membawa mereka ke tanah keabadian. Selain itu, para ilmuan juga menganggap Tiahuanacu sebagai tempat yang unik karena arsitekturnya yang begitu bagus dan unik dengan ciri batu-batu raksasa yang dipahat dengan begitu halus dan rapi. Sebuah gaya pertukangan yang jauh berbeda dengan kebiasaan suku Inka. Hal ini memunculkan dugaan, bahwa Tiahuanacu sebenarnya di bangun oleh orang dari masa depan. Terlebih lagi, dengan adanya ukiran wajah yang terlihat seperi astronot di salah satu relief di Tiahuanacu.


Help US With Share