Ramuan Pelet Yang Menjijikan

Help US With Share

Pada zaman dahulu dimana banyak orang-orang yang sedang mengalami jatuh cinta namun ternyata bertepuk sebelah tangan, berani memilih jalan pintas yang dipercaya dapat membuat sang pujaan hatu menerima cintanya. Yang dimaksud jalan pintas adalah menggunakan cara supranatural, dan di Indonesia lebih dikenal dengan nama pelet.

Pelet sendiri adalah salah satu cara gaib yang konon dapat mempengaruhi alam bawah sadar seseorang untuk mencintai seorang lain yang mengirimkan pelet kepadanya. Tidak hanya di Indonesia saja yang beberapa orang masih mempercayai cara seperti ini, hampir seluruh negara di dunia juga memiliki kepercayaan mistis seperti pelet yang konon katanya ampuh untuk menggaet pujaan hati. Pelet sendiri pun memiliki jenis bermacam-macam, mulai dari mengumpulkan benda-benda aneh, meminum ramuan tertentu, dan lain sebagainya.

Berikut beberapa ramuan menjijikkan yang dipercaya ampuh untuk pelet.

CACING

Masyarakat Eropa yang kita kenal dengan ideologi bebasnya nyatanya tidak lepas dari hal-hal yang bersifat mistis atau magis. Terbukti pada saat era abad ke-16, masyarakat disana sudah mengenal tentang ramuan cinta atau pelet yang dipercaya mampu menggaet calon pasangan. Salah satunya yang terkenal adalah ramuan pelet yang terbuat dari cacing, hewan kecil namun kuat dengan kesan kotor dan menjijikkan tersebut dicampur dengan bahan lain seperti tanaman periwinkle dan daun bawang. Ketiga campuran bahan tersebut diolah dengan cara ditumbuk hingga halus kemudian diseduh dengan air. Bisa ditebak bahwa ramuan ini juga diminumkan kepada korban. Namun masyarakat zaman dahulu percaya bahwa ramuan ini tidak hanya diperbolehkan untuk seorang yang ingin menggaet korban saja, bahkan banyak pasangan yang telah menikah juga meminum ramuan ini untuk memperkuat rasa cintanya satu sama lain.

DARAH HAID

Ramuan pelet yang berasal dari negara Jepang ini tidak hanya saja aneh, namun juga sangat menjijikkan. Bayangkan saja jika lezatnya cokelat harus dicampur dengan tanaman toloache dan darah haid seorang perempuan yang berniat mempelet atau calon korban yang akan dipelet. Ramuan tersebut memang dipercaya sangat ampuh untuk membuat target terpesona dan mudah jatuh kepelukan. Walau secara ilmiah ramuan tersebut dianggap masuk akal karena kandungan pada cokelat dan tanaman toloache dapat meningkatkan gairah dan mempengaruhi seseorang untuk berhalusinasi, namun tetap saja terasa sangat menjijikkan membayangkan jika ada seseorang yang tanpa sadar meminum cokelat yang didalamnya telah dicampur darah haid. Warna pekat yang ditimbulkan dari olahan ramuan tersebut dapat membuat geleng-geleng kepala orang yang melihatnya.

LALAT

Di zaman abad ke-17 dan berasal dari negara kiblat mode dunia yakni Perancis, ramuan pelet yang terkenal kala itu adalah ramuan pelet dengan bahan dasar dari lalat. Hewan yang identik dengan kuman tersebut tidak lantas dikonsumsi secara langsung, namun dicampurkan dengan bunga Verbena yang dikenal memiliki ciri khas bau yang tajam. Lalat yang dipilih pun juga bukan lalat biasa, melainkan jenis lalat Spanyol. Campuran lalat dengan bunga Verbena tersebut diolah menjadi minuman dan biasa diberikan kepada korban sebagai sajian agar diminum, untuk itu beberapa orang juga menyebut ramuan pelet ini dengan sebutan Ramuan Cinta Verbena. Dan saat itu banyak orang diyakini menjadi terpengaruh setelah meminum ramuan tersebut.

ULAT

Mungkin memakan ulat untuk beberapa daerah di Indonesia khususnya wilayah Papua bukanlah hal yang mengherankan, namun ulat yang dimakan mereka bukanlah ulat sembarangan melainkan berasal dari jenis ulat sagu. Beberapa ahli mengatakan bahwa ulat sagu juga memiliki kandungan gizi yang tinggi, salah satunya adalah kandungan protein yang ternyata jauh lebih banyak dibandingkan dengan telur ayam. Namun pada abad ke-17 dulu, ulat adalah salah satu bahan dasar yang biasa digunakan untuk membuat ramuan pelet. Tidak diketahui secara jelas bagaimana dan darimana asalnya, namun campuran antara ulat yang telah dicincang dan digoreng dengan jagung, tepung serta ludah dipercaya dapat membuat gadis atau pria dambaan hati bertekuk lutut. Ramuan ini biasa diminumkan pada korban, atau dioleskan di dada korban.

 

 

 

 

 


Help US With Share