Mengupas Asal-Usul Ratu Setan Rangda dari Bali

Help US With Share

Percayagapercaya.com – Berdasarkan etimologi, kata Rangda berasal dari bahasa Jawa kuno yang berarti janda. Rangda dalam mitologi Bali adalah simbol kejahatan, ratu setan. Dia digambarkan sebagai wanita tua telanjang dengan rambut panjang, acak-acakan, payudara kendur, cakar, wajah menakutkan dengan taring yang panjang dan tajam.

Ksatria budaya Bali, sering disajikan dalam drama Barong dan Calonarang. Ia juga sering digunakan sebagai objek lukisan, ukiran dan topeng tradisional Bali. Beberapa sumber percaya bahwa Rangda sebenarnya berasal dari kisah Ratu Mahendradatta atau Gunapriyadharmapatni pada abad ke-11, ia merupakan saudara dari Pangeran Dharmawangsa dari Jawa Timur, kerajaan Medang dari dinasti Isyana. Dia adalah permaisuri Raja Bali Udayana dan ibu dari Airlangga. Mahendradatta dikenal karena pengabdiannya kepada sekte Durga di Bali.

Cerita berlanjut bahwa Mahendradatta, ibu dari Airlangga, dihukum dan diasingkan oleh Raja Udayana. Mengapa? Karena ia diduga melakukan sihir dan ilmu hitam terhadap permaisuri Raja Udayana yang ke-2. Merasa terluka dan dihina, ia membalas dendam pada mantan suaminya dan seluruh kerajaannya. Ia memanggil semua roh jahat di hutan, leak dan iblis yang menyebabkan wabah dan kematian di kerajaan tersebut. Ia melanjutkan untuk membalaskan dendam dengan cara membunuh setengah dari kerajaan. Dimana setelah itu, kerjaan tersebut ia pimpin bersama putranya, Airlangga sebelum semua sihirnya dipatahkan oleh para pendeta.

Seram? Ya, dari cerita ini, kamu bisa melihat pelajarannya. Jangan pernah kamu memperlakukan seseorang seenak jidat. Karena, tidak semua orang bisa menerima bahwa ia diperlakukan semena-mena. Jaga diri, jaga kelakuan, dan juga kata-kata yang kamu ingin keluarkan. Karena, kalau kamu sudah berhadapan dengan ilmu hitam… well, palingan terpotek. Ribet sendiri yang ada… ya, kan?

Percaya ga percaya, memang makhluk halus itu ada. Beberapa orang mungkin tidak mempercayainya entah karena memang pure tidak percaya atau membohongi diri sendiri agar tidak takut. Namun, dimana pun kalian berada… berdoa pada Tuhan dan kalian akan senantiasa dijaga.

Sekarang, Rangda sering digunakan sebagai objek lukisan oleh seniman Bali, bahkan sekarang telah menembus desain pakaian untuk anak-anak. Berasa banget yah di Indonesia ini, para hantu udah gak ada harga diri. Malah, jadi objek cari uang.


Help US With Share