Cerita Misteri Pedang Naga Puspa

Help US With Share

percayagapercaya.com – Legenda Tutur Tinular yang bersangkutan dengan adanya Pedang Naga Puspa, Menarik perhatian untuk dijadikan artikel hari ini. Sebagian masyarakat percaya bahwa cerita legenda itu ada, sebagian lagi masih percayagapercaya. Karena tidak adanya prasasti atau bukti yang kuat mengenai hal tersebut benar-benar terjadi. Tetapi Pedang Naga Puspa ini yang melegenda, dimana kekuatan pedang tersebut yang menjadi rebutan pada masanya sebelum di kubur oleh sang pemiliknya yaitu Aryakamandanu.

Awal mula cerita tentang pedang naga puspa ini adalah dimana pedang tersebut diciptakan untuk kaisar Kubilai Khan. Penguasa dinasti Yuan di negara Mongolia, sebagai tebusan atas diri Ranubhaya sebagai tawanan kerajaan. Tetapi pedang ini malah membuat para pejabat kerajaan memperbutkannya. Agar pedang tersebut tidak jatuh kepada orang-orang yang berwatak jahat, maka pedang itu diberikan kepada pasangan pendekar suami istri yang bernama Lo Shi Shan dan Mei Shin.

Akhirnya pasangan inipun menjadi buronan dan menjadi pelarian hingga terdampar di tanah jawa. Pedang naga puspa yang menjadi rebutan itu tidak berakhir di negara mongolia, sesampainya di tanah jawa, pedang ini pun menjadi rebutan para pendekar jahat dan mengakibatkan Lo Shi shan tewas karena mencoba mempertahankan pedang tersebut. Pedang itu pun beralih ketangan Mei shin, sehingga Mei shin hidup terlunta-lunta yang kemudian di tolong oleh Arya Kamandanu. Dalam kebersamaannya merekapun saling jatuh cinta, yang akhirnya Arya Kamandanu menikahi Mei shin. Kemudian pedang pusaka tersebut diserahkan kepada Arya Kamandanu, murid kesayangan dari pencipta pedang Naga Puspa itu sendiri.

Pedang Naga puspa ini mempunyai kekuatan yang begitu dahsyat, ketika pedang ini sudah keluar dari warangkanya, maka akan mengeluarkan pamor yang berwarna kemerah-merahan. Dalam penciptaannya, Mpu Ranubhaya memasukkan energi Naga Bumi kedalam pedang tersebut,, sehingga bagi siapa saja yang berani mencabut pedang tersebut dari warangkanya tetapi tidak mempunyai tenaga dalam yang memadai, maka pemegang pedang tersebut tenaganya akan tersedot oleh energi ghaib yang ada dalam pedang Naga puspa ini sampai menyebabkan kematian. Sudah banyak korban-korban yang berjatuhan akibat kecerobohan menggunakan pedang ini.

Sedangkan Arya Kamandanu sendiripun tidak pernah berani berlama-lama ketika menggunakan pedang tersebut, karena meski dia sudah menguasai jurus-jurus dasar Naga puspa, namun dia masih belum mampu mengendalikan tenaga liar yang ada dalam pedang ini. Hingga suatu saat, pedang ini pun jatuh ketangan musuh besarnya. Yang mengakibatkan banyak korban yang berjatuhan.

Baca Juga: Misteri Legenda Gunung Kelud

Ketika Arya Kamandanu digigit oleh ular siluman naga puspa, kemudian bertapa selama 40 hari dan mampu menyempurnakan jurus naga puspanya sampai ke tahap akhir dan dengan bantuan Keris Mpu Gandring, barulah dia bisa merebut kembali pedang pusaka tersebut dari tangan musuh bebuyutannya. Kemudian dengan kekuatan ghaib ular Naga puspa yang sudah mengalir dalam tubuhnya, akhirnya Arya Kamandanu bisa menaklukkan keganasan pedang ini, kemudian pamornya berubah menjadi kebiru-biruan yang awalnya adalah berwarna kemerah-merahan.

Pada masa akhir petualangannya, agar pedang pusaka tersebut tidak jatuh lagi ke tangan pendekar yang berwatak jahat, Kamandau memilih berpisah dengan pedang pusaka ini, kemudian dengan mengerahkan kekuatan tenaga dalamnya, ia menancapkannya sangat dalam pedang tersebut pada sebongkah batu besar di sebuah gua yang tersembunyi, di lereng gunung Arjuna. Disini pula Arya Kamandanu bertemu dengan Patih Gajah Mada.

Sumber dari : https://paseban-jati.blogspot.com/2015/04/misteri-pedang-naga-puspa.html


Help US With Share