Air Terjun Di Indonesia Yang Angker

Help US With Share

Air terjun merupakan salah satu objek wisata yang menarik perhatian para wisatawan. Air terjun merupakan fenomena alam yang menjadi tempat wisata dengan suguhan keindahan yang tiada tandingannya.

Kita juga akan dimanjakan oleh segarnya air terjun dan udara yang sejuk. Namun, di balik keindahannya, ternyata beberapa air terjun menawan itu menyimpan kisah mistis yang menarik untuk diketahui. Berikut kisah mistis dan terbilang angker dari air terjun yang ada di Indonesia.

AIR TERJUN TEGENUNGAN, BALI

Air Terjun Tegenungan merupakan salah satu tempat wisata alam yang populer di Bali. Air terjun ini berada di kawasan Sukawati, Gianyar. PBagi para pencinta wisata air yang mulai jenuh ke pantai, Air Terjun Tegenungan dapat menjadi destinasi alternatif yang bisa kita kunjungi saat berlibur ke Bali.

Namun, di balik keindahannya, ternyata air terjun ini telah dikenal menyimpan berbagai kisah mistis. Masyarakat setempat menilai Air Terjun Tegenungan bukanlah air terjun biasa, melainkan tempat yang angker dan memiliki ‘penghuni’. Walaupun begitu, kisah-kisah mistis ini malah menarik wisatawan yang penasaran.

Konon, Air Terjun Tegenungan memiliki kisah mistis, karena ditunggui oleh sosok tidak dikenal pendeta berpakaian serba putih. Bahkan, konon sosok itu sering meminta tumbal di air terjun tersebut.

AIR TERJUN SRI GETHUK, GUNUNG KIDUL

Air Terjun Sri Gethuk merupakan kawasan wisata air terjun paling favorit di Kabupaten Gunungkidul, bahkan hingga Daerah Istimewa Yogyakarta. Daya tarik air terjun ini cukup unik, di mana berada di antara celah bukit yang di tengah-tengahnya mengalir Sungai Oyo.

Menurut warga sekitar, nama Air Terjun Sri Gethuk diambil dari kata kethuk, yaitu salah satu instrumen gamelan milik Jin Anggo Meduro yang dipercaya berada di air terjun tersebut. Konon, di saat waktu tertentu, masyarakat masih sering mendengar suara gamelan dari arah air terjun.

Terlepas dari mitos tersebut, banyak yang belum mengetahui bahwa Air Terjun Sri Gethuk merupakan air terjun kembar. Di mana ada air terjun tersembunyi di balik Air Terjun Sri Gethuk yang lebih banyak dikunjungi wisatawan.

AIR TERJUN MADAKARIPURA, PROBOLINGGO

Air terjun Madakaripura merupakan kawasan air terjun yang memiliki pesona magis yang begitu kuat. Pesona ini membuat siapa pun merasa penasaran dan ingin mengunjungi tempat ini.

Selain terkenal akan keindahannya, Air Terjun Madakaripura yang terletak di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo ini juga menyimpan kisah mistis tersendiri. Salah satu cerita yang paling terkenal adalah kemunculan harimau putih.

Berdasarkan kisah dari warga sekitar, harimau putih itu menjadi penunggu air terjun yang terkenal memiliki hubungan khusus dengan Patih Gajah Mada tersebut. Sosok mistis tersebut disebut sering muncul di beberapa bagian air terjun tiap tahunnya. Namun, beberapa tahun terakhir, harimau putih itu dikatakan jarang terlihat atau saat Air Terjun Madakaripura mulai ramai dikunjungi wisatawan.

Gajah Mada merupakan sosok pahlawan besar yang mampu menyatukan Nusantara di bawah satu bendera Majapahit. Wilayah ini memang dulunya merupakan sebuah tanah yang diberikan Majapahit kepada Gajah Mada, karena jasa-jasanya yang besar bagi kejayaan Majapahit. Nama Madakripura, terkait sangat erat dengan Mahapatih yang sudah tidak asing namanya, Gajah Mada.

Mahapatih Kerajaan Majapahit ini terkenal dengan Sumpah Palapa, yaitu surat yang ia tulis dan bertujuan untuk menyatukan Nusantara. Gajah Mada dianggap sebagai sosok yang sakti mandraguna, ia gemar sekali berlatih dan bersemedi. Air Terjun Madakaripura dianggap banyak orang sebagai salah satu tempat pertapaan Gajah Mada. Bahkan, konon ia menghabiskan sisa hidupnya di air terjun ini hingga akhir hayatnya.

AIR TERJUN KEDUNG KAYANG, MAGELANG

Magelang memang menyimpan banyak surga tersembunyi di dalamnya, dan salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan adalah Air Terjun Kedung Kayang. Lokasi dari air terjun Kedung Layang ini sebenarnya cukup strategis, sebab berada di antara Kabupaten Magelang dan Kabupaten Boyolali. Jadi tidak heran jika banyak orang yang ingin mendatangi air terjun Kedung Kayang sebagai tempat wisata, karena lokasinya yang mudah ditemukan.

Bukan hanya keindahannya, air terjun ini juga populer lantaran menyuguhkan cerita mistis di dalam alamnya yang indah. Konon, zaman dahulu di kawasan tersebut ada tiga orang empu, yaitu Empu Panggung, Empu Khalik, dan Empu Putut yang sering mengadakan pertemuan.

Pertemuan tersebut digunakan untuk adu kekuatan berupa Tandi Balang atau adu lempar. Siapa yang dapat melempar telur angsa tapi cangkangnya tidak pecah, maka dialah pemenangnya.

Namun, ketiga telur tersebut tetap pecah dan masuk kedung, para empu turun dari tebing untuk mencari cangkang telur di kedung. Sayangnya, tidak ada cangkang telur yang ditemukan. Konon, dari pecahan telur itulah muncul mata air yang tidak pernah kering sekalipun diterpa oleh kemarau.

AIR TERJUN BANGKONG, KUNINGAN

Cerita rakyat atau mitos seringkali berhubungan dengan nama tempat di pelosok nusantara. Salah satunya adalah Air Terjun Bangkong atau Curug Bangkong di Kuningan, tepatnya di Desa Kertawiratma, Kecamatan Nusaherang, Jawa Barat.

Nama Bangkong sendiri bukan tidak punya arti. Di kalangan penduduk setempat beredar cerita seputar arti nama air terjun ini. Konon, air terjun yang memiliki ketinggian 23 meter itu didiami oleh katak berukuran besar yang merupakan jelmaan topi caping Abah Wiria, seorang petapa yang berasal dari daerah Ciamis.

Cerita berawal saat Wiria datang ke daerah Kuningan untuk melakukan tirakat, guna menambah ilmu kebatinan yang dimilikinya. Namun, ia tidak pernah kembali dan menghilang begitu saja.

Setelah kejadian itu, masyarakat sering mendengar suara kodok dari air terjun ini. Alhasil, banyak yang menganggap seorang pertapa tersebut telah berubah menjadi kodok atau bangkong dalam bahasa Sunda. Selain itu, konon air terjun ini juga sering meminta tumbal seorang anak.


Help US With Share