Makam Tokoh Yang Masih Menjadi Misteri

Help US With Share

Umumnya, saat seseorang tokoh terkenal meninggal mereka akan dikenang dalam waktu yang lama. Tempat peristirahatan terakhir mereka akan dibuat seindah mungkin, bahkan tidak jarang makamnya dipenuhi oleh peziarah yang berduka atas kepergiannya.

Namun, faktanya tidak semua tokoh bersejarah dunia mengalami nasib yang sama setelah mereka meninggal. Banyak makam dari tokoh bersejarah ini justru rusak bahkan hilang. Berikut tokoh bersejarah yang makamnya hilang secara misterius.

ALEXANDER THE GREAT

Layaknya para raja dan bangsawan, Alexander The Great mendapatkan upacara pemakaman yang luar biasa setelah kematiannya pada tahun 323 SM. Jasadnya bahkan dibaringkan dalam sebuah peti emas sebelum dikuburkan di Alexandria. Namun, peti emas ini justru membawa petaka bagi Alexander The Great.

Makamnya beberapa kali mengalami penjarahan. Parahnya lagi, para penjarah ini tidak datang dari kalangan biasa, melainkan para bangsawan Romawi Kuno yang hidupnya berkecukupan. Caligula yang memerintah dari tahun 37 hingga 41 SM, disebut-sebut mencuri hiasan yang ada di jasad Alexander. Sedangkan Raja Mesir Kuno yang bernama Ptolemy IX Lathros, melelehkan peti tersebut untuk diubah menjadi koin emas.

Selain itu, Kaisar Romawi lain yang bernama Septimus Severus bahkan menutup makam itu sekitar tahun 200 M sekaligus menyembunyikan makam itu dari mata dunia untuk selamanya.

CLEOPATRA 

Untuk ukuran penguasa Kerajaan Mesir Kuno, Cleopatra memiliki nasib yang cukup tragis. Pada tahun 30 SM, pasukan Romawi di bawah pimpinan Octavianus berhasil menguasai Mesir Kuno, dan memaksa Cleopatra serta Mark Antony untuk menyerah.

Bukannya menyerah, Mark Antony memutuskan untuk bunuh diri dengan menancapkan pisau tajam ke dadanya. Mendengar kematian sang kekasih, Ratu Mesir ini pun patah hati. Cleopatra kemudian memutuskan untuk meniru kekasihnya dengan meminum racun yang mematikan.

Tidak berhasil memenjarakan pasangan kekasih tersebut, tidak membuat Octavianus murka. Bukannya marah, dia justru meminta pengawalnya membuat makam yang megah untuk musuhnya. Ratusan tahun berlalu, para arkeolog belum juga berhasil menemukan makam keduanya.

Menurut perkiraan, keduanya dimakamkan di Kuil Taposiris Magna yang ada di Mesir, atau pemakaman khusus yang kini tenggelam di dasar laut setelah gempa besar melanda Mesir pada abad ke-4 Masehi.

GENGHIS KHAN 

Mayoritas seorang raja selalu diingat oleh rakyatnya, bahkan setelah dia tiada. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Genghis Khan. Terkenal sebagai salah satu panglima sekaligus pemimpin berpengaruh, segala sesuatu tentang kematian sang kaisar masih menjadi misteri hingga hari ini. Mulai dari penyebab kematiannya, hingga tempat peristirahatan terakhirnya pun belum diketahui.

Sebelum meninggal dunia pada Agustus 1227, sang kaisar berpesan agar proses pemakamannya dilakukan dengan sembunyi-sembunyi. Tidak hanya itu, Genghis Khan juga meminta dimakamkan di kuburan tanpa nama, sehingga tidak seorang pun di masa depan menemukannya. Sebuah rumor mengatakan, Genghis Khan dimakamkan di Khentii Aimag yang merupakan tempat kelahirannya.

Saat prosesi pemakaman selesai, budak yang mengubur jasadnya dibunuh oleh prajurit kerajaan agar mereka tidak menyebarkan rahasia itu. Rumor lain menyebutkan, para pengawal setianya mengalihkan aliran sungai untuk menutupi makamnya.

VLAD THE IMPALER 

Umumnya seorang raja yang baik akan mengayomi rakyatnya, bahkan merelakan nyawanya demi melindungi rakyat. Namun Vlad The Impaler jelas bukanlah seorang raja yang baik. Lahir tahun 1428, Vlad The Impaler merupakan raja dari Kerajaan Wallachia yang kini lebih dikenal dengan nama Romania.

Vlad The Impaler terkenal atas kekejamannya, bahkan dia tega mengorbankan rakyatnya sendiri. Raja Wallachia ini pernah mengundang semua musuhnya dalam acara jamuan makan malam, namun di tengah acara sang raja memerintahkan semua pasukan untuk menyerang para tamu.

Lebih gilanya lagi, di saat semua tamu meregang nyawa di depannya, Vlad The Impaler tetap melanjutkan makannya seolah tidak terjadi apa-apa. Dia juga membunuh rakyatnya yang sakit, meracuni sumur desa, bahkan membakar desa beserta penduduknya hanya agar pasukan Ottoman tidak mendapatkan apa pun saat menguasai wilayah tersebut.

Vlad The Impaler meninggal dalam sebuah pertempuran melawan pasukan Ottoman tahun 1476. Sampai hari ini, tidak ada orang yang tahu di mana raja kejam ini dimakamkan. Ada banyak isu seputar makam Vlad The Impaler, sebagian mengatakan bahwa tubuhnya dipotong jadi beberapa bagian, dan dimakamkan di tempat berbeda. Cerita lain mengatakan, bahwa dia dimakamkan di Biara Snagov, Romania.

WOLFGANG AMADEUS MOZART 

Lahir di Austria tahun 1756, Wolfgang Amadeus Mozart atau yang lebih dikenal dengan Mozart, merupakan komposer terkenal yang karyanya digemari banyak orang hingga saat ini. Saat sedang mempersiapkan sebuah pertunjukan di Wina tahun 1791, Mozart terserang penyakit misterius dan meninggal pada 5 Desember 1971.

Karena dia bukan bangsawan, dan hanya memiliki sedikit uang, Mozart dimakamkan di sebuah pemakaman umum St. Marx di Wina. Sesuai tradisi Wina di abad ke 18, semua makam akan digali setelah 10 tahun untuk digantikan dengan makam baru. Nasib yang sama juga berlaku bagi makam sang komposer.

Beberapa tahun kemudian, orang-orang mulai menyadari bahwa mereka melakukan kesalahan besar dengan menggali makam Mozart. Menggunakan dokumen lama, mereka berusaha mencari lokasi tempat peristirahatan terakhir sang komposer.

Semua usaha tersebut gagal, hingga tahun 1801 ada seorang penggali kuburan yang mengklaim bahwa dia menemukan tengkorak Mozart. Sayangnya, walau tengkorak itu berasal dari pemakaman yang sama, dan sudah melewati dua kali tes DNA, hasilnya tetap tidak meyakinkan.


Help US With Share