Hewan Mitologi Asal Jepang

Help US With Share

Berbicara tentang hewan mitologi, seolah memang tidak ada habisnya. Hampir setiap negara di dunia memiliki hewan mitologi dengan kisah legendanya masing-masing. Misalnya seperti centaurus dan pegasus yang dipercaya oleh masyarakat Yunani.

Tidak berbeda dari negara lain, Jepang juga memiliki hewan mitologi. Bahkan, sebagian hewan mitologi Jepang ini dianggap bijaksana dan dipercaya dapat melindungi manusia. Berikut hewan mitologi yang berasal dari Jepang.

KIRIN

Kirin adalah hewan mitologi Jepang dengan berwujud rusa besar bertanduk dengan kulit bersisik seperti naga, ekor mirip lembu, tengkorak seperti serigala, dan berkuku kuda. Tidak hanya Jepang, hewan mitologi ini juga dipercaya di Tiongkok dan Vietnam.

Menurut kepercayaan masyarakat, kirin adalah pertanda baik, kemakmuran, serta suka berada di tempat yang damai dan terlindungi. Uniknya, kirin dijadikan sebagai merk dan logo bir Jepang yang terkenal.

INARI

Menurut mitos yang ada, inari yang berwujud dewi turun dari surga menunggangi seekor rubah putih dan membawa sereal atau biji-bijian di tangannya. Ia dipuja dan dianggap membantu penanaman padi, karena rubah mengejar tikus yang merusak tanaman. Hewan mitologi ini dapat dijumpai di kuil Fushimi Inari di Kyoto, Jepang. Di sana, ada ribuan patung rubah yang seolah menyambut orang datang.

YATAGARASU

Yatagarasu merupakan hewan mitologi Jepang berwujud burung gagak berkaki tiga. Menariknya, setiap kaki memiliki makna tersendiri. Kaki pertama melambangkan langit, kaki kedua adalah bumi, dan kaki ketiga adalah manusia.

Gagak ini membantu kaisar Jinmu menemukan jalan ke Kumano (Prefektur Wakayama) dan Yamato (Prefektur Nara). Kuil Yuzuruha yang berada di Kobe, Jepang, didedikasikan untuk Yatagarasu.

BENZAITEN

Benzaiten merupakan dewi kesuburan dan aliran air Jepang. Benzaiten merupakan satu-satunya sosok wanita dalam “Tujuh Dewa Keberuntungan” (Shichi Fukujin) dari Shinto Jepang.

Biasanya, Benzaiten muncul dengan ular putih sebagai hiasan di kepala. Benzaiten juga dapat berubah wujud menjadi ular putih. Benzaiten adalah salah satu dewi paling dihormati di Jepang, dan merupakan simbol dari kekayaan serta keberuntungan yang melimpah.

KOMAINU

Jika berkunjung ke Jepang, mungkin kita akan menemui patung komainu. Patung berwujud perpaduan antara singa dan anjing ini biasanya diletakkan di pintu masuk tempat suci sebagai penjaga. Umumnya, sepasang patung komainu diletakkan saling berhadapan atau bersebelahan.

Sepasang komainu terdiri dari jantan dan betina. Komainu jantan ditempatkan di sebelah kanan pintu masuk, mulutnya terbuka untuk mengusir roh jahat. Sementara, komainu betina di sebelah kiri dengan mulut tertutup untuk menjaga kebahagiaan.

RYU

Orang Jepang melihat naga sebagai sosok yang dermawan, serta pelindung umat manusia. Naga melambangkan keberanian, kekuatan, dan kebijaksanaan. Diyakini legenda seputar naga berasal dari budaya Tiongkok.

Namun, naga Jepang sedikit berbeda dengan naga Tiongkok. Karena Jepang adalah negara kepulauan, maka naga selalu digambarkan sebagai ular laut dan jarang ditampilkan sebagai sosok yang terbang. Selain itu, naga Jepang memiliki tiga jari di setiap kakinya.

HŌŌ

Dikenal sebagai Hōō merupakan hewan mitologi yang mirip burung phoenix. Tidak hanya dipercaya di Jepang, tetapi juga di Tiongkok. Hewan ini adalah simbol keberuntungan, kebijaksanaan, kebajikan, kesetiaan, kebenaran, dan kesopanan.

Hōō dianggap sebagai salah satu dewa paling kuat, simbol keabadian, dan umur panjang. Lukisan Hōō yang diciptakan oleh pelukis terkenal Jepang, Katsushika Hokusai, saat ini dapat ditemui di langit-langit sebuah kuil di Kota Obuse, Prefektur Nagano.


Help US With Share