Hewan Mitologi Di Dunia

Hewan mitologi masih dipercaya eksistensinya oleh sebagian masyarakat di berbagai belahan dunia. Bentuknya cenderung unik dan berbeda dengan hewan yang kita kenal selama ini. Bahkan, ada yang hibrida, alias gabungan dua makhluk sekaligus atau justru persilangan hewan dengan manusia. Berikut beberapa hewan mitologi dan kisahnya yang ada di dunia.
KOMAINU
Jika sedang pergi ke Jepang, kita mungkin akan menemukan komainu. Komainu adalah makhluk campuran singa dan anjing. Singa merupakan simbol kekuasaan, sementara anjing dianggap sebagai makhluk pelindung.
Patung komainu sering diletakkan di tempat suci, pura, dan rumah dengan tujuan untuk mengusir roh jahat dan melindungi manusia. Komainu umumnya berpasangan: satu memiliki mulut terbuka seperti sedang mengaum, sedangkan yang satunya menatap tajam dengan mulut tertutup.
CENTAUR
Centaur berasal dari mitos Yunani kuno, centaur digambarkan sebagai setengah manusia dan setengah kuda. Ia terjebak di antara dua dunia, yakni dunia manusia yang beradab dan dunia binatang yang buas.
Umumnya, centaur dideskripsikan sebagai makhluk liar yang buas dan penuh nafsu. Namun, Chiron adalah pengecualian. Ia adalah centaur yang berprofesi sebagai tabib dan dikenal bijak. Karena tidak menemukan kedamaian di antara manusia, centaur akhirnya tinggal di Gunung Pelion bersama istri dan anak-anaknya.
PEGASUS
Pegasus adalah putra dari Poseidon dan Medusa. Pegasus digambarkan sebagai kuda bersayap yang indah dengan warna putih, terkadang putih dengan sayap emas, atau berwarna emas secara keseluruhan.
Konon, Pegasus lahir dari tetesan darah Medusa setelah kematiannya. Ada pula yang mengatakan bahwa Pegasus melompat keluar dari leher Medusa saat Perseus memenggal kepalanya.
Pegasus digambarkan sebagai makhluk liar dan tidak mengizinkan siapa pun menungganginya. Namun, Bellerophon tidak kehabisan akal, ia menggunakan tali kekang emas dari Dewi Athena untuk menjinakkannya.
UNICORN
Unicorn digambarkan sebagai kuda putih dengan tanduk panjang yang tumbuh di dahi. Tanduknya lurus, tapi berbentuk spiral dan memantulkan cahaya. Konon, unicorn hanya bisa ditangkap oleh bidadari cantik di hutan. Unicorn sendiri merupakan simbol kemurnian, kebaikan, dan kebebasan.
Literatur paling awal tentang unicorn ditulis pada abad ke-398 Sebelum Masehi, dan berasal dari teks Indica yang ditulis oleh Ctesias yang merupakan tabib asal Yunani.
NAGA
Setidaknya, mitologi terkait naga telah berusia lebih dari 4.000 tahun. Naga digambarkan sebagai reptil terbang besar yang menyemburkan api dari lubang hidung atau mulut. Salah satu mitologi naga yang paling terkenal berasal dari Tiongkok.
Di Tiongkok, naga adalah simbol kebijaksanaan, kekuatan, dan keberuntungan. Naga sangat dihormati di negeri tirai bambu ini. Bahkan, kuil dan tempat pemujaan dibangun sebagai bentuk penghormatan terhadap naga.
Hal ini berbanding terbalik dengan citra naga di Eropa. Naga kerap digambarkan sebagai hewan serakah, menyeramkan, dan suka melahap manusia. Dalam mitologi Eropa, naga hanya bisa dikalahkan oleh sosok ksatria, bangsawan, atau pahlawan.
HYDRA
Hydra adalah sejenis ular berkepala banyak, dengan darah dan napas yang sangat beracun hingga mampu membunuh manusia. Membunuh Hydra sangatlah sulit, jika satu kepala dipotong, dua kepala akan tumbuh kembali.
Kisah tentang Hydra yang paling terkenal adalah saat bertarung dengan Hercules. Monster itu dijuluki sebagai Hydra of Lerna, dan tinggal di rawa-rawa di wilayah Lernaean Yunani.
Hercules menemukan strategi jitu untuk melawan Hydra, yakni memenggal kepalanya, lalu membakar pangkalnya dengan cepat agar tidak bisa beregenerasi. Hercules terus melakukan ini sampai tidak ada kepala yang tersisa.
LEVIATHAN
Leviathan adalah makhluk laut raksasa yang memiliki mata bersinar, tubuh yang sangat besar, dan kulit bersisik. Ia punya kebiasaan buruk menghancurkan kapal dan melahap manusia. Fisiknya seperti perpaduan antara ikan, ular, dan buaya.
Makhluk ini disebutkan berulang kali di Perjanjian Lama. Di Mazmur 74:14, Leviathan ditulis sebagai “Ular laut berkepala banyak yang dibunuh Tuhan dan diberikan sebagai makanan kepada orang Ibrani”.
SPHINX
Sphinx adalah makhluk mitologi Mesir kuno yang berusia sekitar 4.000 tahun, dan digambarkan sebagai makhluk bertubuh singa dan berkepala manusia. Sphinx dideskripsikan sebagai sosok yang baik hati, kuat, dan dikaitkan dengan keluarga kerajaan. Sphinx juga dikenal menyukai teka-teki. Siapa pun yang tidak bisa memecahkan teka-teki, maka akan langsung dimangsa oleh sphinx.
Patung sphinx sering ditempatkan di pintu masuk sebuah bangunan, seperti arca. Sphinx tertua dan paling terkenal adalah Sphinx Agung Giza yang letaknya di tepi barat Sungai Nil, dekat kota Kairo, Mesir.
PHOENIX
Burung phoenix melambangkan kehidupan yang kekal dan keabadian. Setiap seribu tahun sekali, mereka akan merasakan bahwa hidupnya akan segera berakhir.
Lalu, mereka membangun tumpukan kayu dan membiarkan dirinya terbakar api. Setelah burung phoenix tua menjadi abu, phoenix muda akan muncul untuk memulai kehidupan baru di bumi.
Phoenix berwarna cerah, mirip dengan elang, dan hidup di surga. Seribu tahun berlalu, phoenix merasa bosan dengan keabadian dan meninggalkan surga untuk menuju ke dunia fana.
