Mitos Tentang Makanan / Minuman Di Dunia

Walau sudah di zaman modern seperti saat ini, mitos dan takhayul menjadi salah satu hal yang masih melekat di masyarakat. Tidak hanya mitos yang terkait dengan kebiasaan yang dapat membawa nasib buruk saja, namun beberapa makanan juga diyakini memiliki pengaruh dalam kehidupan.
Selain dapat menyebabkan kesialan, makanan tertentu juga diyakini dapat memberikan pertanda baik dan membawa keberuntungan. Yoghurt, misalnya, dipercaya oleh penduduk India dapat memberi keberuntungan bila dikonsumsi sebelum membuka bisnis baru. Berikut sembilan takhayul dan mitos makanan yang ada di berbagai negara.
TEH HIJAU, JEPANG
Orang Jepang percaya akan takhayul bahwa teh hijau dapat membawa keberuntungan dan nasib baik, bila saat disajikan daun teh tersebut mengambang di permukaan dalam keadaan berdiri. Kasus ini sangat langka dan jarang terjadi, sehingga banyak penduduk Jepang yang mempercayainya.
YOGHURT, INDIA
Bagi masyarakat di India, mengkonsumsi yoghurt sebelum melaksanakan ujian atau membuka bisnis baru, dipercaya akan memberikan kelancaran dan keberuntungan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika yoghurt menjadi makanan yang populer dan selalu ada di hampir semua jenis masakan India.
KERAK NASI, FILIPINA
Kerak nasi yang terdapat di dasar panci atau rice cooker, haram hukumnya untuk dimakan bagi orang Filipina. Hal itu dikarenakan adanya takhayul yang mengatakan, bahwa mereka akan menjadi yang paling terakhir dalam segala hal, mulai dari ras, kelas, pekerjaan, hingga di kehidupan.
TORTILLA, MEKSIKO
Mitos yang dipercaya oleh penduduk Meksiko ini, terdengar sedikit menyeramkan dan terkesan mistis. Menurut cerita dari warga lokal, tortilla yang jatuh secara sengaja maupun tidak, dapat mengundang arwah dari mertua yang sudah meninggal untuk berkunjung ke kediaman kita.
PISANG, AMERIKA LATIN
Penduduk Amerika Latin tidak memperbolehkan buah pisang untuk dibawa saat sedang berada di atas kapal. Itu karena mereka meyakini, bahwa hal tersebut dapat menyebabkan kesialan, salah satunya adalah membuat kapal tenggelam. Selain itu, mereka juga meyakini jika memotong buah pisang dengan pisau, maka nasib buruk akan datang menghampiri.
BUAH ANGGUR, AMERIKA SELATAN
Beberapa negara di Amerika Selatan mempercayai takhayul yang berhubungan dengan buah anggur. Saat perayaan tahun baru, mereka dianjurkan untuk memakan dua belas buah anggur menjelang tengah malam. Tiap anggur tersebut melambangkan jumlah bulan dalam setiap tahun.
Bila buah anggur tersebut memiliki cita rasa manis, maka bulan berikutnya dipercaya akan menjadi bulan yang penuh keberuntungan. Sebaliknya, bila buah anggur yang dimakan terasa masam, nasib buruk dipercaya akan menghantui selama sebulan penuh.
ROTI, RUSIA
Orang Rusia selalu berusaha sebisa mungkin untuk menghabiskan roti yang mereka buat atau mereka beli. Bukan hanya untuk merawat lingkungan saja, namun hal ini juga berkaitan dengan kepercayaan mereka akan takhayul kematian. Dalam takhayul tersebut, dijelaskan bahwa sisa roti yang tidak habis termakan akan dihitung saat kita sudah meninggal dan menjadi pertimbangan untuk masuk Surga.
GARAM, JERMAN
Di Jerman, garam tidak hanya berfungsi sebagai penyedap makanan saja, namun juga dipercaya dapat membawa kesialan bila tidak sengaja ditumpahkan. Orang Jerman juga memiliki kepercayaan, dengan menaburkan garam di pundak sebelah kiri menggunakan tangan kanan dapat membatalkan kesialan tersebut.
KOPI, YUNANI
Bagi orang Yunani, gelembung kopi dapat membawa keberuntungan dan nasib baik. Saat kopi diminum dan gelembung di permukaannya mengarah ke mulut kita, tandanya kita akan mendapat kekayaan di masa yang akan datang.
