Mitos Hantu Wewe Gombel

Mitos Hantu Wewe Gombel

Help US With Share

Mitos Hantu Wewe Gombel sudah ada sejak zaman dahulu dan memiliki cerita mistis yang berkembang dari generasi satu ke generasi lainnya. Konon beberapa prilaku yang sering dilakukan oleh Hantu Wewe Gombel ialah menakut-nakuti anak kecil atau yang masih bocah. Hantu Wewe Gombel juga memiliki nama lain ialah Kolong Wewe yang memiliki istilah Hantu pribumi di Semarang.

Hantu Wewe Gombel bukan hanya dikenal diwilayah Semarang namun sangat di kenal diberbagai wilayah lainnya seperti Wonogiri, Sragen, Klaten, Yogyakarta, Purworejo dan kota-kota lainnya yang ada di Jawa tengah. Hantu Wewe Gombel ialah sosok Hantu yang sudah dikenal sejak zaman dahulu yang tidak lekang oleh zaman.

Ketika kita menelusuri sejarah lahirnya mitologi itu dengan mengunjungi salah satu bukit yang ada di Semarang yaitu bukit Gombel. Kalau kita menuju Semarang atas dari kota bahwa tentunya akan melewati jalan setia budi atau Gombel Baru dari arah pasar jatitengah dan dari jalan setia budi. Di bukit Gombel terdapat sebuah bangunan besar yang sekarang kosong dan sangat menyeramkan. Awalnya bangunan itu ialah bekas salah satu Hotel Sky garden yang tidak digunakan lagi. Dengan rimbunya pepohonan yang ada disekitar hotel tersebut membuat anda tidak bisa melihat langsung ke hotel tersebut. Maka dari itu untuk menuju ke hotel tersebut anda harus melewati sebuah gapura yang berbentuk seperti candi dan portal besi yang dulunya digunakan sebagai akses masuk ke dalam hotel 4.

BACA JUGA: 5 Tanda Kamu Berada Dekat Makhluk Halus Walau Tak Melihatnya

Menurut mitos yang ada dari zaman kezaman, sosok Hantu Wewe Gombel ialah sosok wanita yang dapat berubah wujud menjadi siapa saja dan memiliki ciri ciri yang paling mencolok ialah payudara yang sangat besar. Menurut cerita masyarakat setempat sosok Hantu Wewe Gombel sangat jahil dan menculik anak anak saat hari menjelang malam.

Untuk mencari anak yang hilang di culik oleh Hantu Wewe Gombel biasanya keluarga atau masyarakat membunyikan atau mengetuk alat-alat dapur. Karena menurut para orang tua mempercayai, bunyi alat-alat dapur tersebut ialah sebuah mantra yang dapat menemukan atau melepaskan anak yang disandra oleh Hantu Wewe Gombel.

Konon Jika anak anak di culik oleh Hantu Wewe Gombel akan di beri makan kotoran manusia yang diubah seperti makanan lezat yang biasanya di konsumsi manusia. Hantu Wewe Gombel memberikan makanan yang berupa kotoran manusia guna untuk membuat anak yang di culiknya menjadi bisu agar tidak dapat menceritakan apa yang telah terjadi dan menceritakan sosok rupa dari Hantu Wewe Gombel.

Benar tidaknya keberadaan Hantu Wewe Gombel itu kembali ke diri anda masing masing. Namun ada lebih baiknya untuk tidak membiarkan anak-anak bermain di luar rumah pada saat menjelang malam hari.


Help US With Share