Suster ngesot

Mengupas Asal Usul Hantu: Suster Ngesot

Help US With Share

Jenis hantu ini sudah sangat terkenal di Indonesia. Saking boomingnya, kisah hantu ini sampai diangkat ke layar lebar. Memang, dibanding hantu-hantu yang lain, suster ngesot ini merupakan jenis yang paling unik lantaran cara berjalannya. Tetapi, suster ini tak kalah mengerikan dibanding hantu-hantu mainstream yang lain seperti kuntilanak dan wewe gombel.

Sebenarnya asal muasal suster ngesot ini ada beberapa versi. Versi pertama adalah suster yang dulunya merupakan suster perawat yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Jakarta. Perawat ini tewas secara tidak wajar. Oleh karena parasnya yang cantik, ia diperkosa oleh seorang dokter jaga dan dibunuh dengan cara dimutilasi. Potongan-potongan mayat suster disimpan di laboratorium dan juga beberapa disemen di tembok.

Versi kedua merupakan cerita dari suatu daerah di Jawa Barat. Seorang perawat keturunan Belanda bernama Nora bekerja di panti jompo. Ia diduga memiliki kekuatan gaib, dan kekuatannya tersebut dimanfaatkan oleh Nora untuk membunuh seisi panti jompo. Sebagai konsekuensi dari perbuatannya, dia dieksekusi oleh masyarakat sekitar. Kaki suster Nora dipukuli sampai hancur. Maka dari itu, hantunya yang berkeliaran disebut suster ngesot.

Sesuai dengan kepercayaan masyarakat, ketika seseorang berpapasan dengan suster ngesot, tubuh akan menjadi kaku dan tidak dapat berbuat apa-apa. Tidak dapat bersuara. Dan orang yang berpapasan dapat menguasai dirinya sendiri setelah suster ngesot lewat.

Ngeri ya, guys. Ketika mendengar versi yang pertama, jadi ada rasa kasihan. Dan ketika mendengar versi kedua yang bertolak belakang, rasanya menjadi kesal.

Tapi apapun itu, kita tetap doakan mereka yang bergentayangan. Mereka tidak bahagia. Dan jangan takut, entar dihantuin lho! Selanjutnya kita akan kupas asal-usul hantu yang lain ya!


Help US With Share