Makhluk Mitologi Dari Arab

Help US With Share

Mitologi Arab adalah salah satu yang paling beragam dan penuh warna di dunia. Dengan cerita tentang makhluk gaib, pahlawan pemberani, lampu ajaib, dan petualangan yang mendebarkan.

Banyak di antaranya diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi selama ratusan tahun, melestarikan semangat otentik budaya Arab di dalamnya.

Sementara beberapa di antaranya dikenal sebagai mitos murni dan telah mengambil peran dongeng biasa, banyak di antaranya masih dikelilingi oleh misteri, membuatnya semakin menarik.

Berikut beberapa makhluk mitologi Arab yang terkenal.

ATLANTIS DARI PADANG PASIR

Atlantis di Padang Pasir, juga disebut sebagai Ubar oleh orang Badui dan sebagai Iram dalam Al-Qur’an, adalah salah satu kota hilang yang paling misterius.

Dalam Al Quran, Iram dikatakan dihiasi dengan bangunan tinggi dan dihuni oleh sekelompok orang yang dikenal sebagai Ad. Karena mereka telah berpaling dari Allah dan menjalani kehidupan yang jahat, Nabi Hud diutus untuk memanggil mereka agar kembali menyembah Allah.

Orang-orang Iram bereaksi dengan permusuhan dan tidak mengindahkan kata-kata Hud. Akibatnya, kaum Ad dihukum, dan badai pasir dikirim ke kota mereka berturut-turut selama tujuh malam delapan hari. Pada akhirnya, Iram menghilang di bawah pasir seolah-olah tidak pernah ada.

Kota itu terletak di Arabia selatan antara India dan Mediterania langsung di jalur perdagangan. Pedagang menggunakan rute itu untuk mengangkut rempah-rempah halus dan damar, serta minyak atsiri yang sangat berharga untuk dijual.

BAHAMUT

Dalam mitologi Arab, Bahamut adalah ikan besar yang berenang di lautan yang menopang bumi. Beberapa mitos menggambarkan Bahamut memiliki kepala gajah atau kuda nil.

Terkadang dia diberi bentuk yang lebih mengerikan, muncul sebagai ular laut dengan anggota badan dan gigi yang ganas. Dia ditugaskan untuk melindungi bumi dari segala bencana.

Legenda menceritakan, bahwa seekor banteng bernama Kujata/ Kuyuta mengendarai Bahamut, dan di atasnya terdapat gunung rubi. Di gunung, seorang malaikat, di atas malaikat mengapung enam neraka dan di atas neraka terletak bumi dan di atas bumi ada tujuh langit.

JIN

Jin, sering disebut al-jinn atau jin adalah makhluk halus, terbuat dari api dan udara. Orang-orang Arab kafir menyembah jin jauh sebelum Islam diperkenalkan pada abad ketujuh, percaya bahwa roh-roh itu menguasai kerajinan tertentu dan unsur-unsur alam yang memiliki kekuatan untuk menyuburkan tanah.

Mereka dapat menjadi baik dan jahat. Seperti manusia, mereka memiliki kehendak bebas dan dapat membuat pilihan sendiri. Jin mampu mengambil bentuk manusia atau hewan dan diyakini tinggal di semua benda mati yang dapat dibayangkan seperti batu, pohon, reruntuhan di bawah bumi, di udara dan di api.

Ada banyak jenis jin dalam mitologi Arab. Marid adalah yang paling terkenal dan juga yang paling kuat. Mereka dikenal angkuh juga dapat mengabulkan keinginan, namun diperlukan pertempuran atau sanjungan yang luar biasa kepadanya jika ingin permintaannya dikabulkan.

Ifrit adalah Jin yang hidup di reruntuhan kuno dan meskipun mereka memiliki kehendak bebas, kebanyakan dari mereka dianggap sebagai makhluk jahat.

Ghoul adalah Jin yang paling ditakuti, terutama karena mereka mendambakan daging manusia. Ghoul dianggap sering berada di area seperti kuburan, reruntuhan, dan tempat-tempat yang umumnya tidak berpenghuni.

Mereka cenderung menyerang orang yang bepergian sendiri atau yang berada dalam kelompok kecil yang bisa kalah jumlah dengan gerombolan hantu. Jenis lainnya adalah hinn, jann, sila, palis, qareen, vetala dan shayteen.

NASNAS

Nasnas adalah makhluk gaib setengah manusia memiliki setengah kepala, setengah badan, satu lengan, dan satu kaki dalam mitologi Arab. Beberapa dari mereka digambarkan memiliki sayap kelelawar.

Dalam cerita rakyat Somalia, ada makhluk yang disebut “xunguruuf” “Hungruf” yang menyerupai nasnas, karena memiliki ciri yang sama. Nasnas diyakini dapat membunuh seseorang hanya dengan menyentuhnya dan orang itu akan menjadi tidak berdaging hanya dalam hitungan detik.

ZARQA’ AL-YAMAMA

Menurut legenda, Zarqa’ Al-Yamama adalah seorang nabi perempuan bermata biru yang memiliki kemampuan untuk melihat musuh dari jarak tiga hari. Dengan harapan menghindari tatapan Zarqa, musuh sukunya memutuskan untuk bersembunyi di balik pohon yang mereka bawa.

Zarqa memperhatikan apa yang sedang terjadi dan memberi tahu desanya, bahwa pohon-pohon itu bergerak ke arah mereka dan mereka menyembunyikan tentara di belakang mereka. Namun, orang-orang mengira dia sudah gila dan memilih untuk mengabaikan peringatannya. Pasukan Hassan al-Himyari akhirnya mencapai sukunya dan membunuh setiap orang di kamp, lalu mereka merobek mata Zarqa dan menyalibnya.


Help US With Share