Misteri Pembunuhan Yang Belum Terpecahkan

Help US With Share

Bagi sebagian orang, kematian merupakan momen yang menakutkan. Kita tidak akan pernah tahu kapan kita meninggal, dan dengan cara apa kita akan meninggal. Beruntung bagi mereka yang meninggal dunia dengan cara alami, seperti akibat usia, atau karena sakit. Sementara ada beberapa orang di berbagai negara harus meninggal dunia dengan cara yang tragis, seperti dibunuh, atau tidak diketahui penyebab kematiannya. Berikut ini beberapa kasus kematian paling misterius di dunia.

KASUS GARETH WILLIAMS

Gareth Williams merupakan seorang agen rahasia Inggris, yang dikenal pintar matematika dan ahli membongkar kode rahasia di dunia spinonase. Namun, Gareth ditemukan tidak bernyawa di apartemennya di kota London, Inggris, pada bulan Agustus 2010. Mayat Gareth ditemukan di dalam tas jinjing di bak mandi kering.

Anehnya, tas merah yang berisikan mayat Gareth itu tertutup rapat, dan apartemen dari Gareth itu sangat bersih dan rapi tidak ada tanda-tanda dimasuki secara paksa. Anehnya lagi, pemanas ruangan juga menyala, dan saat itu sedang musim panas. Diberitakan ada 2 orang yang mengunjungi apartemen Gareth beberapa saat sebelum ia meninggal. Diberitakan pula bahwa Gareth tertarik dengan eskapologi, keterampilan lepas dari posisi terkunci atau terborgol.

Selain itu, masih ada beberapa pertanyaan yang tidak terjawab. Misalnya, di bak mandi tidak ditemukan sama sidik jari Gareth. Tidak ada tanda-tanda DNA di gembok yang dipakai untuk mengunci tas. Di apartemen Gareth ditemukan jejak DNA 10 hingga 15 orang, namun hingga sekarang tidak terungkap pemilik DNA ini. Dan identitas 2 orang yang mengunjungi apartemen Gareth juga masih gelap.

KASUS DANNY CASOLARO

Danny Casolaro merupakan seorang jurnalis freelance berusia 44 tahun, dia ditemukan meninggal di Hotel Sheraton yang terletak di Virginia Barat, Amerika Serikat, pada tanggal 10 Agustus 1991. Dia ditemukan oleh staff hotel dalam keadaan bagian nadi tangannya dipotong beberapa kali. Pada awalnya kasusnya dianggap sebagai kasus bunuh diri, karena ditemukan catatan bunuh diri dan ruangan tersebut tidak menunjukkan adanya tanda-tanda masuk secara paksa.

Seminggu sebelumnya, saudara Danny mengaku pernah mendapatkan telepon dari Danny, dan Danny mengatakan jika ada sesuatu dengannya, jangan percaya bahwa dia mengalami kecelakaan. Oleh karena itu, besar kemungkinan bahwa Danny ini dibunuh.

Keluarga Danny juga mengatakan bahwa Danny sedikit lagi akan memecahkan kasus besar yang melibatkan para pejabat di Departemen Kehakiman. Hanya saja, dokumen yang sudah dikumpulkan Danny sebagai bukti hilang. Diketahui, Danny menemukan jaringan besar agen korup, yang disebut dengan The Octopus. Sejak tahu tentang keberadaan The Octopus, Danny sering mendapatkan ancaman akan dibunuh.

KASUS EVELYN HERNANDEZ

Evelyn adalah wanita berusia 24 tahun, yang berasal dari El Salvador, namun tinggal di San Fransisco, Amerika Serikat, bersama anaknya yang berusia 5 tahun, Alexis. Pada tanggal 1 Mei 2002, Evelyn diketahui meninggalkan Alexis di tempat penitipan anak, menggunakan ATM, dan kembali menjemput Alexis. Namun setelah itu, Evelyn dan Alexis dinyatakan hilang.

2 bulan setelah dinyatakan hilang, ditemukan potongan tubuh seorang wanita mengapung di sungai dekat San Fransisco. Setelah dilakukan tes DNA, diketahui bahwa potongan tubuh itu adalah milik Evelyn. Yang tersisa dari Evelyn hanyalah bagian dada dan perutnya saja, sedangkan potongan tubuh lainnya, seperti kepala, tangan dan kakinya masih belum bisa ditemukan hingga detik ini. Sebelum ditemukan meninggal, Evelyn ternyata sedang hamil 9 bulan.

Masyarakat kemudian mengaitkan pembunuhan Evelyn dengan pembunuhan seorang wanita hamil yang juga dimutilasi beberapa bulan sebelumnya. Evelyn pun disimpulkan merupakan korban kelompok pemuja setan yang selalu mencari tumbal wanita. Hingga sekarang, tidak diketahui keberadaan kelompok pemuja setan tersebut. Selain itu, yang masih jadi misteri adalah keberadaan Alexis. Sampai saat ini, tidak diketahui atau apa yang terjadi pada Alexis.

KASUS PEMBUNUHAN GATTON

Kasus ini terjadi pada tanggal 27 Desember 1898 silam. Sehari sebelumnya, tanggal 26 Desember 1898, seorang pria bernama Michael Murphy, bersama dengan dua adiknya, Norah dan Ellen, berencana untuk menghadiri pesta dansa. Malam harinya, Michael pun meminjam kereta kuda milik kakak iparnya, William McNeill, dan pergi ke Gatton bersama dua adiknya itu. Sebelum sampai tujuan, Michael mendapat kabar bahwa pesta dansanya dibatalkan, dan akhirnya mereka pun pulang ke rumah. Namun, mereka bertiga tidak pernah sampai di rumah.

Keesokan paginya, William menyadari bahwa Michael, Norah, dan Ellen, belum berada di rumah, dan memutuskan untuk mencari mereka. William pun berhasil menemukan mereka bertiga, namun dalam keadaan sudah meninggal. Jasad dari Michael dan Ellen saling memunggungi, dan mayat Norah berada cukup jauh dari mereka. Kereta milik William yang dipinjam Michael pun ditemukan rusak, dan kudanya ditembak di kepala. Anehnya, ketiga mayat dan kereta kuda itu membentuk segitiga.

 

 

 

 

 


Help US With Share