Makhluk Mitologi Eropa

Makhluk mitologi adalah makhluk dari sebuah mitologi atau cerita peradaban kuno yang kebanyakan dideskripsikan sebagai makhluk dengan kekuatan supernatural. Dalam beberapa kasus, makhluk mitologi sering dianggap sebagai makhluk spiritual. Keberadaan dari makhluk mitologi hingga saat ini belum dapat dibuktikan sehingga dianggap sebagai mitos. Biasanya makhluk mitologi muncul dalam buku, acara TV, film, dan game. Masyarakat Eropa ternyata juga memiliki beberapa makhluk mitologi yang mereka yakini. Berikut makhluk mitologi dari Eropa.
GOBLIN
Goblin adalah sejenis makhluk supranatural yang muncul dalam dongeng-dongeng dan kisah-kisah fiksi fantasi. Mereka memiliki tinggi berkisar antara 30 cm hingga 2 m. Biasanya, kulit mereka berwarna hijau seperti daun. Dalam cerita rakyat Eropa, Goblin merupakan bangsa peri atau makhluk supranatural. Ukuran tubuh mereka kecil dan kadang kala tidak terlihat oleh mata manusia. Mereka dilukiskan sebagai makhluk mungil berwarna hijau dan bertelinga runcing.
Goblin juga digambarkan sebagai makhluk aneh kerdil, nakal, bahkan terkadang jahat. Mereka dikaitkan dengan berbagai kemampuan, temperamen dan penampilan yang semuanya tergantung pada cerita dan negara asal. Dalam beberapa kasus, Goblin telah diklasifikasikan sebagai makhluk kecil yang terus-menerus mengganggu dan memiliki berbagai kemampuan magis. Mereka juga sangat serakah dan cinta emas atau jenis perhiasan. Goblin juga erat kaitannya dengan api dan memiliki kemampuan untuk menciptakannya.
Menurut versi lain dalam beberapa dongeng dan kisah fantasi, Goblin merupakan bangsa makhluk yang buas dan ganas. Mereka tinggal di gua-gua yang gelap atau di bawah tanah, ras mereka diidentikkan dengan makhluk jahat dan merupakan petarung yang brutal. Mereka dilukiskan sebagai makhluk berbadan tegap seperti manusia, berkulit hijau, telinganya lancip, dan berwajah sangar dan mengerikan. Kadang-kadang mereka menculik bayi dan memangsa manusia.
Terkadang Goblin juga memiliki keahlian dalam kegiatan perniagaan dan keuangan. Dalam kisah Harry Potter, Goblin memiliki kecakapan dalam perbankan dan dalam game World of Warcraft mereka memiliki keahlian dalam menjual rumah. Ada juga yang beranggapan Goblin adalah makhluk bijaksana.
HULDRA
Dalam dongeng-dongeng dan cerita rakyat Skandinavia, Huldra merupakan makhluk mitologis yang berasal dari hutan dan biasanya berjenis kelamin wanita. Dilihat dari depan, mereka telanjang dengan wajah yang sangat luar biasa cantiknya, namun jika dilihat dari belakang, punggungnya berlubang seperti lubang pohon pada batang pohon yang sudah tua. Di Norwegia, punggung mereka tidak berlubang, namun mereka memiliki ekor yang merupakan satu-satunya hal yang membedakan mereka dari gadis normal.
Huldra memancing lelaki supaya masuk ke hutan untuk diajak berhubungan badan. Mereka akan memberi balasan bagi lelaki yang telah memuaskan nafsu mereka dan membunuh lelaki yang tidak bersedia. Namun, Huldra di Norwegia tidak seperti itu. Mereka mungkin saja menculik seseorang, namun segan untuk membunuhnya. Mereka kadang-kadang menculik bayi manusia dan menempatkannya di antara anak-anak mereka yang disebut Huldrebarn.
Di Norwegia, Huldra sering dilukiskan sebagai gadis desa yang istimewa, mengenakan pakaian petani, namun wajahnya terlihat lebih memikat dan bercahaya jika dibandingkan dengan gadis desa biasa. Kadang-kadang Huldra menikahi pria lokal, namun bila itu terjadi, segala kemewahan dan keindahan yang menyelimuti tubuhnya akan menghilang ketika pendeta memegang tangannya, atau jika memasuki gereja.
Jika Huldra dikhianati, ia akan sakit hati dan menghukum siapapun yang menyakiti hatinya, seperti sebuah cerita dari Sigdal. Seekor Huldra akan menikah dan calon suaminya sudah bersumpah akan menikahinya, dengan syarat, pria itu tidak boleh menceritakan apapun tentang pengantinnya kepada orang lain. Namun pria itu mengingkari janjinya. Huldra memukul telinga pria itu dengan ekornya lalu pria itu kehilangan pendengaran dan akal pikiran selama sisa hidupnya.
PANTERA
Pantera adalah makhluk dalam mitologi Eropa yang menyerupai kucing besar dengan kulit bertotol-totol. Menurut legenda abad pertengahan, setelah bersantap, pantera akan tidur di sebuah gua selama tiga hari. Setelah periode tersebut berakhir, si pantera akan mengaum, dan aumannya menyebarkan bau harum. Bau tersebut akan memikat makhluk yang menciumnya (kecuali naga yang merupakan satu-satunya makhluk yang kebal terhadap baunya) dan siklus makanannya akan terulang lagi. Bangsa Yunani Kuno percaya bahwa pantera merupakan wahana yang digemari oleh Dewa Dionisos.
