Jembatan Angker Di Indonesia

Help US With Share

Jembatan merupakan salah satu sarana transportasi manusia untuk menuju ke suatu tempat. Jembatan menjadi penghubung antara tempat satu dengan yang lain, terutama saat kedua tempat itu terpisahkan oleh sungai atau jurang. Dengan adanya jembatan, manusia bisa terus lewat melalui jalur darat yang cepat, daripada jalur air yang lebih lama.

Namun, dalam beberapa cerita ada jembatan yang terkenal karena keangkerannya. Jembatan yang seharusnya menjadi sarana penghubung antar daerah, justru menjadi tempat yang ditakuti untuk dilewati, terutama saat malam hari.

Jembatan-jembatan tersebut memiliki asal muasalan mengapa menjadi angker. Ada yang karena minimnya perawatan, atau bahkan ada sebuah tragedi yang menambah kesan seram seperti bunuh diri. Berikut jembatan yang terkenal angker di Indonesia

JEMBATAN COMAL

Banyak kejadian kecelakaan di area jembatan Comal yang dikaitkan oleh warga sekitar, karena penunggu jembatan minta tumbal. Warga mempercayai jika di jembatan tersebut ada 3 kerajaan gaib, dan salah satu penunggunya adalah sosok Buaya Putih. Robohnya jembatan Comal pada tahun 2014 dikaitkan dengan Buaya Putih yang sedang marah.

Siluman Ular juga menjadi sosok yang dipercaya menunggu jembatan Comal. Sosok yang memiliki kepala manusia dan tubuh ular yang besar, dan panjangnya serupa dengan jembatan Comal ini.

JEMBATAN ERETAN

Bangunan-bangunan bekas peninggalan penjajahan Jepang memang sering kali meninggalkan kisah mistis, begitu pula dengan jembatan Eretan di Indramayu. Jembatan yang dipercayai angker oleh warga sekitar ini, memiliki sosok penunggu yang sering mengganggu para pengendara.

Pada malam hari, warga di sekitar jembatan Eretan sering melihat sosok yang menyerupai manusia. Sosok tersebut sering meminta tumpangan pada pengendara yang melintasi jembatan itu. Pada saat sudah diantar ke tempat tujuan, sosok tersebut menghilang dan lokasi tujuan itu berubah menjadi kuburan.

Sering terjadi kecelakan di jembatan ini, sehingga para pengendara diharuskan menurunkan kecepatan dan menyalakan klakson jika melintasi jembatan angker ini. Selain itu, cerita seram di jembatan Eretan ini semakin mencekam karena adanya kuburan di sekitar jembatan.

JEMBATAN JIWAN

Jembatan ini sudah terkenal kisah menyeramkannya di kalangan para pengemudi bus. Kecelakaan yang sering terjadi di jembatan ini sering dikaitkan dengan sosok cantik penunggu jembatan ini, yang bernama Sadikem

Konon, Sadikem adalah perempuan cantik yang baru menikah. Ia melanggar adat Jawa yang menyuruh untuk tetap tinggal di rumah selama 7 hari sebelum pernikahan. Sadikem melanggar adat, dan memilih mencuci baju di sungai. Naasnya, ia dikabarkan hanyut dan dan tidak ketahui penyebabnya. Sejak saat itu, ia dipercaya sering muncul di jembatan Jiwan dan menjadi penyebab kecelakaan di sana.

JEMBATAN MUSI 2

Jembatan Musi 2 juga memiliki cerita seram bagi para pengendara. Konon, sosok Noni Belanda sering sekali menumpang di jok belakang mobil yang melintas pada malam hari. Konon, pada zaman dulu ada Noni Belanda cantik yang dinodai, lalu dibunuh, dan dibuang di jembatan ini. Noni Belanda ini sering muncul menjahili para pengendara yang melintasi jembatan Musi pada malam hari, dan menyebabkan kecelakaan.

JEMBATAN MERAH

Jembatan yang dibangun pada masa kolonialisme Belanda ini, menjadi saksi bisu kematian salah satu perwira muda Belanda yang dibunuh oleh anak muda Surabaya. Brigjen Mallaby adalah orang yang mati, karena mobil yang ditungganginya diledakkan oleh pejuang Surabaya. Konon, orang yang berjalan di jembatan ini sendirian saat malam hari, maka ia akan mencium bau anyir darah.

JEMBATAN SEWO

Untuk melintasi jembatan ini bila tidak ingin diganggu oleh penunggu jembatan, maka ia harus membayar dengan cara melemparkan uang ke warga sekitar. Diyakini jembatan ini ditunggui oleh 2 orang bernama Saidah dan Saeni.

Konon, Saidah dan Saeni adalah wanita muda yang diajak seorang kakek tua untuk jadi penari ronggeng demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, syarat menjadi penari ronggeng adalah, setelah mereka selesai dari waktu perjanjian Saidah dan Saeni akan berubah menjadi buaya. Dan mereka berdua saat ini diyakini menjadi penunggu di Jembatan Sewo ini.

JEMBATAN SURAMADU

Jembatan ini terkenal, karena menjadi penghubung antara kota Surabaya dengan pulau Madura ini. Pada September 2014 lalu, terjadi kecelakaan beruntun di jembatan ini. Kecelakaan yang melibatkan 5 mobil ini mengakibat seorang pengemudi tewas.

Menurut cerita yang beredar, pada malam sebelum terjadinya kecelakaan tersebut. Para warga melihat sosok perempuan berambut panjang, dengan menggunakan pakaian putih. Sosok tersebut dipercayai adalah Sundel Bolong, karena bagian belakang tubuhnya ada lubang yang menyeramkan.

Selain itu, pada saat para pengendara melintasi Suramadu, mereka akan dibuat bingung karena jembatan yang tiba-tiba terlihat bercabang. Padahal, jalan itu hanya satu jalur dan tidak bercabang. Akibatnya, beberapa kendaraan terperosok dari jembatan tersebut.


Help US With Share