Hantu Lokal: Pocong Gondrong Mas Gonel
Percayagapercaya.com – Kali ini kami akan membahas tentang adanya pocong gondrong. What? Emangnya ada pocong gondrong? Jangan salah mbaknya, masnya! Kami sudah pernah bahas di artikel sebelumnya tentang pocong. Namun, artikel tersebut hanya menjelaskan sedikit dari banyaknya sisi dari si poci ini.
Seperti yang sudah pernah Om Hao jelaskan ke kita semua… (iyeee, mimin fans berat Om Hao) bahwa setan itu banyak sekali jenisnya, klasifikasi, karakter, dan lain sebagainya. Mantap, mimin pun terkejoed pas tahu soal ini.
Nah, kali ini let me explain to you guys tentang si pocong gondrong. Mungkin kamu bingung, since poci kan kepalanya ditutup kain kafan. Terus, kumaha atuh bisa tahu gondrong apa kagaknya? Kribo? Oh, tidak, Ferguso. Nah, mimin juga bingung jelasinnya sekarang. Mimin ceritain dari awal aja ya.
Setau mimin si poci gondrong ini cuma ada 1 biji di dunia… dan juga di dunia lain. Poci gondrong lahir di dunia lain tahun 2000-an. Kalau readers tanya mimin kapan dia lahir di dunia fana… jujur, mimin kagak tahu. Tapi mimin tahu nama si doi… Giyanto alias Gonel.
Who’s Gonel? Or was…
Readers tahu dong Indonesia memiliki preman beraneka ragam kan? Dan dunia premanisme sangat lah kompetitif, Maemunaaah! Senggol bacok merupakan hal yang sudah biasa dilakukan sehari-hari oleh mereka. Apalagi di tahun 2000-an, para preman lagi ganas-ganasnya.
Apes, Mas Gonel ini dilecehkan dan dibunuh dengan sadis sama kompetitor premannya pada tahun 2000-an. Explicit nih ya, kalau nggak kuat, jangan terusin baca!
Gonel waktu itu dibuat mabok oleh kompetitornya (serigala berbulu domba, emang!), ditelanjangi, dan diikat. Mau tahu apa yang kompetitornya lakukan ke Gonel? Penisnya dipotong dong, cuy! Sadis emang, mimin udah nggak ngerti lagi.
Sialnya, penis Gonel itu satu-satunya kelemahan dia. Usut punya usut, doi ternyata punya ilmu kebal. Tapiii, ilmu kebal dia menggunakan rajah. Dan penis dia merupakan satu-satunya organ tubuh dia yang nggak kena rajah.
Nah, emang si kampret pinter nyari dukun hebat kali ya. Jadi, si mbah dukun kompetitor si Gonel ini ternyata tahu kalau si Gonel ini punya ilmu kebal yang bisa dihilangkan dengan cara mutiliasi tytyd-nya. Percaya ga percaya, ya memang itu kejadiannya sih.
Nah, sedihnya lagi, bukan cuma burungnya si Gonel yang di mutilasi sama sekelompok preman ini. Tapi, hampir semua tubuh Gonel di mutilasi dengan kondisi yang masih diikat. Potongan-potongan tubuhnya dibuang ke sungai di Jawa Tengah. Hati mereka terbuat dari apa, coba? Bersaing lah secara sehat, wahai preman!
Penemuan mayat Gonel
Kasian Mas Gonel. Mayatnya ditemukan 4 hari setelah kejadian naas yang menimpanya tersebut. Dan kondisinya pun sudah tak berbentuk lagi. Kulit yang lepas, wajah yang hancur tak karuan. Satu-satunya anggota tubuh yang masih mulus hanya rambut.
Satu bulan lamanya Gonel menginap di kamar jenazah sebuah rumah sakit. Si pelaku mutilasi pintar juga ternyata… semua identitas Gonel sudah dibakar jadi pas mayat Gonel ketemu, Gonel nggak bisa di identifikasi.
Satu bulan berlalu, semua petugas penyelidikan angkat tangan dalam menyelidiki identitas Gonel. Akhirnya Gonel dimakamkan. Nah, pas acara pemakaman kayaknya petugas masih rada ngantuk karena acaranya pagi buta deh. Beberapa simpul tali Gonel nggak dibuka dengan sempurna jadi masih terikat gitu… walau nggak kencang sih. Ya, tapi tetep aja kaaannn…
Kenapa mas poci Gonel ini bisa dipanggil ‘pocong gondrong’? Karena doi suka nampakin diri sendiri sambil nangis dan rambutnya masih berkibar seperti bintang iklan shampoo.
Sebenarnya, kalau kamu didatangi sama sosok-sosok tak kasat mata, jangan pernah takut. Setan ada yang asli, ada yang KW. Yang asli sebenarnya nggak ada niatan untuk menakuti kamu, tetapi kadang mereka ingin meminta tolong karena masih ada urusan di dunia yang belum ia selesaikan. Terkadang, mereka nyamperin kamu dengan tujuan meminta didoakan.
Beda urusan lagi kalau kamu didatangi sama jin usil. Jujur, kalau mimin sih sudah ngibrit duluan. Nggak tahu kenapa bos mimin suruh mimin nulis artikel horor padahal doi tahu mimin parno-an. Tapi ya namanya kerja, mau gak mau deh (mon maap, mimin sambil curhat colongan ya soalnya kisah work life mimin juga ngenes).
