Misteri Waduk Darma Kuningan

Help US With Share

Begitu banyak objek wisata di Indonesia yang memiliki cerita misteri, mitos bahkan legenda yang menjadi ciri khas tempat tersebut, Waduk Darma salah satunya. Waduk Darma terletak di sebelah barat daya dari Kota Kuningan, tepatnya di Desa Jagara Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan
Lokasi Waduk Darma yang berada di lintasan jalan raya Cirebon-Kuningan-Ciamis membuat objek wisata tersebut selalu ramai dikunjungi. Waduk Darma merupakan danau yang berfungsi sebagai penampungan air yang sebagian digunakan untuk mengairi sawah.
Waduk Darma memiliki luas area sekitar 425 hektar, keindahan dari objek wisata Waduk Darma semakin lengkap karena dikelilingi oleh hamparan alam pegunungan asri dan sejuk. Namun, dibalik keindahan alam tersebut Waduk Darma menyimpan cerita-cerita misteri yang masih terdengar dari mulut ke mulut di masyarakat Kuningan dan sekitarnya hingga saat ini.
Seperti diketahu Waduk Darma menggenangi 9 desa yakni Desa Darma, Jagara, Kawang manuk, Cikupa, Parung, Cipasung, Sakerta Barat, Sakerta Timur dan Paninggaran. Daerah genangan tidak hanya meliputi pesawahan dari 9 desa tersebut, tetapi juga menenggelamkan pemukiman warga, pemakaman umum, dan situs-situs keramat. Akibatnya, muncullah cerita-cerita misteri yang berkembang di masyarakat yang terkadang diluar nalar manusia.
Para tokoh dan sesepuh yang berada di sekitar Waduk Darma pun membenarkan cerita misteri tersebut, bahkan kepala desa Sangkerta Timur Cuci Sudrajat tidak membantah jika keberadaan Waduk Darma masih diselimuti cerita-cerita misteri. Namun, pada dasarnya cerita misteri yang berkembang di masyarakat itu bukan untuk menakut-nakuti para wisatawan. Cerita misteri belut putih berkembang salah satunya mungkin bertujuan untuk mengingatkan pada masyarakat dan para wisatawan, agar selalu menjaga lingkungan dan berperilaku baik.
Ada berapa pantangan atau sebuah peraturan yang ada di objek wisata Waduk Darma, misalnya jangan melakukan perbuatan maksiat atau perbuatan tercela di kawasan Waduk Darma. Harus menjaga tutur kata yang sopan dan menjaga lingkungan di kawasan objek wisata Waduk Darma dengan tidak membuang sampah ke dalam Waduk Darma dan sekitarnya.
Masyarakat atau wisatawan yang melanggar aturan akan ditegur oleh pihak pengelola atau masyarakat setempat. Bahkan ada juga yang diingatkan dengan hal-hal yang berbau gaib, seperti mendengar bisikan. Bahkan, ada pula pengunjung yang diperlihatkan sebuah makhluk astral penghuni Waduk Darma.
Beberapa misteri di Waduk Darma yang sampai saat ini masih beredar di masyarakat, yakni cerita belut putih dan Gunung Goong.
Soal belut putih dipercaya sebagai salah satu makhluk penghuni Waduk Darma yang sangat populer keberadaannya. Penampakannya tidak bisa ditunggu-tunggu, namun konon ada juga yang pernah melihatnya makhluk gaib itu muncul di tengah Waduk Darma.
Karena kemunculannya bukan untuk mengganggu masyarakat, belut putih itu dengan cepat kemudian menghilang. Namun, setelah itu orang yang sempat melihat itu kaget dan takut dengan kemunculan sosok belut putih berukuran besar di tengah-tengah Waduk Darma. Kadang yang melihatnya itu tidak kuat menahan rasa takut dan langsung pingsan.
Kejadian itu mengundang rasa penasaran masyarakat, akhirnya disepakati untuk memancing belut putih tersebut agar muncul kembali. Lalu disiapkan kerbau untuk dijadikan umpan dan ditempatkan di area Waduk Darma, dan betul saja setelah sekian lama menunggu muncullah belut putih tersebut dengan sangat cepat dengan menelan bulat-bulat kerbau yang diumpankan. Dari kejadian itu masyarakat akhirnya tidak berani berbuat macam-macam di sekitar Waduk Darma, dan tidak mau menganggap main-main sang belut putih penghuni Waduk Darma.
Hal lain yang jadi cerita misteri dan juga dikeramatkan, yakni keberadaan Gunung Go’ong. Gunung Goong merupakan lokasi yang berada tepat di tengah-tengah Waduk Darma, jika dilihat dan diperhatikan Gunung Go’ong merupakan lokasi yang sangat bagus dan indah karena daratan yang berada tepat di tengah-tengah Waduk Darma. Namun sangat disayangkan, Gunung Go’ong menyimpan misteri dan cerita-cerita mistis yang diyakini oleh masyarakat setempat hingga jarang ada masyarakat yang berani mengunjungi tempat tersebut.
Menurut cerita yang beredar di Gunung Go’ong dipercaya banyak dihuni makhluk halus yang sesekali suka menampakkan diri. Pada waktu-waktu tertentu terutama pada malam Jum’at Kliwon ,sering terdengar bunyi gamelan di area Waduk Darma. Bunyi gamelan yang sayup-sayup terdengar entah berasal dari mana, namun menurut masyarakat setempat bunyi gamelan itu berasal dari Gunung Go’ong.
Selain dari cerita belut putih dan Gunung Go’ong di Waduk Darma, ada satu penanda atau sebuah peringatan yang berbau mistis bagi masyarakat atau pengunjung Waduk Darma. Bagi siapa pun jika melihat ada ikan yang berwarna merah dan hitam dan matanya mengedip, maka harus segera diwaspadai karena biasanya itu sebuah pertanda akan adanya kejadian aneh diluar nalar.


Help US With Share