Kutukan Lotre Part-2 (End)

Help US With Share

Semua orang pasti akan senang jika memenangkan undian lotre dengan nominal hadiah yang besar, terlebih lagi hadiah tersebut dihasilkan tanpa perlu mengeluarkan usaha yang berarti. Oleh karena itu, orang yang memenangkan lotre sering kali di anggap sebagai orang yang beruntung. Nyatanya lotre tidak hanya menghasilkan uang dan keuntungan, namun juga beberapa dampak buruk bagi pemenangnya.

Sering kali seorang yang memenangkan lotre justru mendapat beragam masalah, karena banyaknya uang yang mereka dapatkan. Mulai dari berubahnya gaya hidup dan perangai seseorang, hingga banyaknya orang yang merasa iri dengan banyaknya uang yang dia miliki. Oleh karena itu, kadang hidup seseorang kadang justru hancur setelah memenangkan lotre.

Bagi orang-orang yang memenangkan lotre, justru menjadi seperti kutukan yang menuntun mereka kepada takdir yang mengerikan. Berikut beberapa kisah dari orang-orang yang terkena kutukan lotre.

Arturo dan Leticia Eufemia

Arturo dan Leticia Eufemia, merupakan sepasang suami-istri asal Filipina yang memenangkan hadiah lotre sebesar 19.6 juta Peso pada tahun 2002 yang lalu. Pasangan ini kemudian memasukan sebagian uang hasil hadiah tersebut ke bank dan menyimpan sekitar 5 juta Peso lainya dalam bentuk cash di rumah. Mereka sepakat untuk merahasiakan kemenangan lotre ini dari orang-orang disekitarnya, agar tidak menimbulkan masalah. Namun sayangnya sang suami Arturo gagal menahan hasratnya untuk membelanjakan uang hadiah lotre mereka, dan mulai sering mengadakan pesta minum-minum di sepanjangan malam.

Hal ini membuat istrinya Leticia menjadi tidak nyaman dan memilih untuk pergi dari rumah bersama anak-anaknya ke rumah kerabatnya. Sementara itu, Arturo maish terus mengadakan pesta gila-gilaan di rumahnya hampir tiap malam.

Akhirnya di suatu malam saat tamu-tamu pesta Arturo telah meninggalkan rumah dan ia tinggal sendirian, kemudian sekelompok perampok datang ke rumahnya dan mengancam Arturo untuk menyerahkan semua uang yang dia miliki. Mendapat ancaman ini, Arturo yang kala itu masih dalam pengaruh alkohol, justru melawan dan berhasil menembak salah satu anggota perampok itu. Mendapati perlawanan dari Arturo, kelompok perampok tersebut langsung menembaki Arturo dengan membabi buta hingga pria ini tewas seketika.

Setelah membunuh Arturo, mereka langsung menggeledah seluruh rumah dan mengambil semua uang yang ada beserta sebuah mobil baru milik Arturo sebelum Polisi datang. Polisi yang memeriksa kasus ini awalnya kesulitan melacak para perampok karena kurangnya saksi, sampai akhirnya mereka berhasil menemukan mobil milik Arturo tengah terparkir di depan sebuah rumah yang belakangan diketahui sebagai rumah milik salah satu komplotan perampok. Dari sinilah kemudian fakta tentang kasus perampokan Artoro terungkap.

Setelah semua anggota komplotan ini yang berjumlah tak kurang dari 10 orang tertangkap, ternyata salah satunya merupakan sepupu Arturo sendiri yang bernama Mayorico Guatno. Tidak hanya menjadi bagian dari kelompok perampok Mayorico, ternyata juga dalah dalang yang merencanakan perampokan terhadap Arturo. Mayorico mengaku dirinya kesal lantaran Arturo menolak untuk meminjamkanya 400 ribu Peso, jadi ia memutuskan untuk merampok sepupunya tersebut.

David dan Maria Lou Devrell 

David dan Maria Lou Devrell awalnya merasa begitu senang saat mereka memenangkan undian lotre senilai 5 juta dollar, namun mereka justru kebingungan untuk mengatur keuangan mereka. Akhirnya mereka memutuskan untuk menyewa jasa seorang manager keuangan bernama Peter Kelly, untuk membantu mengatur uang mereka. Disinilah kemudian masalah mulai muncul, karena ternyata Peter yang telah mereka kenal lebih dari 20 tahun justru menggunakan uang milik pasangan tersebut untuk kebutuhan pribadinya.

Peter yang diberi wewenang untuk menggunakan sekening milik pasangan ini mulai melakukan berbagai investasi dengan nominal hingga mencapai 1 juta dollar. Namun sayangnya semua investasi tersebut gagal dan lama-lama tercium oleh pasangan Devrell, khususnya sang istri Maria. Maria yang merasa ada yang tidak beres dengan rekening bank, mereka kemudian memanggil Peter untuk bertanya tentang kejanggalan yang ada.

Peter yang merasa tersudut dengan pertanyaan Maria, justru naik pitam dan kemudian membunuh Maria dengan memukul kepala Maria berulang kali dengan palu. Peter kemudian menyamarkan kematian Maria ini sebagai perampokan dengan mengacak-acak rumah, dan mengambil beberapa benda berharga termasuk uang tunai sebelum akhirnya pergi. Namun trik Peter ini terbaca dengan mudah oleh Polisi yang menemukan banyak kejanggalan di TKP.

Seminggu kemudian Peter akhirnya di tangkap setelah semua bukti mengarah kepadanya. Dalam persidangan Peter akhirnya mengakui jika ia sengaja membunuh Maria agar ia tetap dapat menguasai uang mereka, dan kecuranganya tidak diketahui oleh David. Akibat perbuatannya ini, Peter akhirnya dijatuhi hukuman penjara selama 18 tahun penjara dengan dakwaan penggelapan uang dan pembunuhan berencana.

Jeffrey Dampier 

Jeffrey Dampier dan istrinya pada tahun 1996 yang lalu memenangkan lotre senilai 20 juta dollar. Namun bukanya menikmati hadiah besar yang baru mereka terima, tidak lama kemudian keduanya justru bercerai dan membagi uang hadiah itu sama rata. Tidak lama kemudian, Jeffrey bertemu dengan seorang wanita bernama Crystal Jackson dan mulai menjalin hubungan yang serius. Pasangan ini kemudian pindah ke Florida, dan membawa dua adik Crystal untuk tinggal bersama mereka. Disinilah malapetaka kemudian terjadi, karena pacar dari salah seorang adik Crystal yang bernama Victoria yaitu Nathaniel, mulai sering meminta uang pada Jeffrey dengan berbagai alasan.

Jeffrey yang saat itu memang tengah banyak uang tidak dapat menolak permintaan pacara adiknya iparnya, bahkan secara rutin memberi uang bulanan untuk keduanya. Sayangnya kebaikan Jeffrey ini ternyata bagi Victoria dan Nathaniel belumlah cukup, mereka bahkan ingin menguasai harta Jeffrei seutuhnya. Mereka kemudian mulai merencanakan penculikan terhadap Jeffrey, dan ingin memaksa kakak ipar mereka tersebut untuk menyerahkan semua hartanya. Sayangnya usaha keduanya gagal karena Jefrey terus menolak, merasa kesal Nathaniel kemudian mulai memukuli kepala Jeffrei berulang kali dengan gagang pistol, sebelum akhirnya memaksa pacarnya Victoria untuk membunuh Jeffrey.

Setelah membunuh Jeffrey keduanya sempat lari dengan berbekal beberapa ribu dollar yang mereka temukan di dompet Jeffrey. Namun pelarian Boni and Clyde wanabe ini tidak berlangsung lama, karena keduanya kemudan di tangkap dan akhirnya harus mendekap di penjara selama sisa umur mereka akibat hukuman seumur hidup tanpa kemungkinan banding.


Help US With Share