Keanehan Capuchin Catacombs
Percayagapercaya.com – Sejarah memang merupakan peninggalan peradaban umat manusia, yang dimana masih meninggalkan banyak misteri yang terkadang belum dapat dipecahkan.
Karena begitu banyaknya cerita masyarakat yang menyebar menjadikan setiap kejadian sejarah itu akan selalu diingat dan dikenang sebagai hal yang aneh atau wah.
salah satunya adalah Capuchin Catacombs yang akan kita bahas saat ini. Tempat atau museum mayat orang yang telah meninggal dijadikan mumi. Sehingga bagian tubuh yang seharusnya hancur ditelan waktu masih dapat bertahan dalam waktu yang lama.
Mumi Capuchin Catacombs
Diketahui sebanyak 8000 mumi dipajang pada etalase-etalase yang terbuka pada sebuah museum Capuchin Catacombs yang berada di Italia. Sejarah awal terbentuknya museum tersebut karena Seorang suci yang terkenal di abad 16 yaitu Silvestro of Gubbio meninggal. Dimana tubuhnya dijadikan mumi yang pertama dengan tujuan untuk menarik peziarah datang ke Palemo. Selain menarik peziarah ternyata menarik perhatian penduduk setempat yang ingin melestarikan tempat tersebut dengan cara yang sama.
Pada tahun 1920 seorang gadis kecil yang bernama Rosalia Lombardo berusia dua tahun meninggal menjadi mumi terakhir yang mengisi museum itu. Keunikan dari mumi gadis kecil ini adalah tubuhnya masih terawat sehingga terlihat bahwa dia hanya tidur di peti mati gelasnya. oleh karena itu disebut “Sleeping Beauty”. Namun banyak juga yang melihat kondisi mata mumi Rosalia bisa berkedip dan menjadikan mumi itu semakin misterius.

Sebuah memo tulisan tangan dari pembalsem yang bernama Alfredo Salafia memberikan informasi bagaimana proses saat beliau menyuntikkan beberapa macam bahan kimia tersebut kedalam darah Rosalia. Bahan kimia tersebut terdiri dari formalin, garang seng, alkohol, asam salisilat dan gliserin. Namun yang menjadi titik beratnya adalah Garam seng yang bertanggung jawab atas kondisi pengawetan Rosalia yang sampai saat ini masih utuh dibandingkan denganĀ mumi-mumiĀ yang lain dimana hanya tersisa tulang tengkorak saja.

Baca Juga: Nyi Roro Kidul
Dari informasi terkait dimana pelestarian Capuchin Catacombs ini berawal dari para pendeta yang mendapatkan uang dari para kerabat almarhum. Setiap badan atau mayat baru masuk akan ditempatkan di lubang sementara yang kemudian dipindahkan ketempat yang permanen. Selama uang masuk ke tangan pendeta maka tubuh itu tetap berada di tempat yang seharusnya. Tetapi apabila kerabat atau keluarga sudah berhenti dan tidak mengirimkan uang, maka jenazah itu akan di letakkan di rak sampai pembayaran dilanjutkan.
