Tempat Menyeramkan Di Kota Paris

Paris yang merupakan ibukota negara Perancis, adalah salah satu kota yang paling terkenal di dunia. Terdapat banyak peninggalan bersejarah yang jadi tombak pembangunan kota ini. Kota ini juga berhasil menarik jutaan turis dunia untuk berkunjung setiap tahunnya. Selain wisata sejarah yang seru untuk dijelajahi, terdapat beberapa tujuan wisata yang dikenal horor dan juga penuh dengan aura mistis.
Berikut beberapa tempat menyeramkan yang ada di Kota Paris.
APARTEMEN MARCEL PETIOT
Terletak di dekat Menara Eiffel, terdapat sebuah kompleks apartemen mewah yang menjadi tempat tinggal salah satu pembunuh berantai paling terkenal di Paris, yaitu Marcel Petiot yang merupakan seorang dokter dengan masa lalu yang mengerikan. Semasa kecil, remaja, dan dewasa, ia didiagnosis memiliki banyak masalah mental, tetapi tidak pernah ditegur atas tindakannya. Beberapa di antaranya termasuk membawa senjata ke sekolah untuk ditembakkan pada usia 11 tahun, mencuri selimut tentara, morfin, dan perlengkapan tentara lainnya saat bertugas, dll.
Entah mengapa, ia menjadi dokter, dan selama itu, ia berhasil menipu dan membunuh sekitar 27 – 150 orang hanya dalam tiga tahun. Ia bertindak seolah-olah ia adalah orang yang peduli dan menawarkan tempat berlindung aman bagi banyak orang Yahudi yang melarikan diri dari Nazi.
Begitu ia berhasil menangkap orang-orang tidak bersalah ini, ia berpura-pura memberi mereka suntikan yang ia klaim akan melindungi mereka dari penyakit asing. Kenyataannya, suntikan itu membunuh mereka. Ia menghadiahi dirinya sendiri dengan perhiasan, furnitur, dan barang-barang berharga ribuan dolar, yang semuanya dicuri dari para korbannya. Ia baru tertangkap setelah tetangga melaporkan bau busuk dari apartemennya, konon apartemen lamanya dihantui oleh banyak jiwa yang nyawanya ia cabut.
ISTANA GARNIER
Palais Garnier, juga dikenal sebagai Gedung Opera Paris, adalah gedung opera megah dan bersejarah yang terletak di arondisemen ke-9 Paris. Gedung opera ini dirancang oleh arsitek Charles Garnier dan dibangun pada akhir abad ke-19. Gedung ini terkenal akan arsitekturnya yang megah dan penuh ornamen, dan telah menjadi rumah bagi Opera Paris sejak dibuka pada tahun 1875. Gedung ini juga merupakan latar cerita Phantom of the Opera yang terkenal.
Walau The Phantom of The Opera fiktif, beberapa detail seramnya memang nyata. Misalnya, sebuah danau benar-benar berada di bawah gedung opera. Selain itu, pada tahun 1896, sebuah lampu gantung besar seberat tujuh ton jatuh menimpa seseorang dan menewaskannya. Tragedi terakhir terjadi pada tahun 1873 ketika sebuah kebakaran panggung terjadi, menewaskan seorang balerina dan membuat seorang pianis cacat, yang kemudian meninggal dunia.
Hantu utama yang terlihat sebenarnya bukan hantu-hantu yang disebutkan di atas, melainkan hantu seorang wanita tua yang berjalan-jalan di luar Gedung Opera mencari kekasihnya yang hilang.
JALAN CHANTRES
Jalan ini dikenal penduduk setempat sebagai jalan paling berhantu di Paris, dan tentunya bukan tanpa alasan. Selama bertahun-tahun, jalan ini telah menjadi lokasi berbagai tragedi. Pada tahun 1900-an, sebuah hotel di jalan ini digunakan sebagai tempat karantina anak-anak yang sakit parah. Namun, anak-anak ini tidak mendapatkan pengalaman menginap di hotel mewah. Sebaliknya, mereka dijejali dan dikurung di ruang bawah tanah hotel sejauh mungkin dari teman, keluarga, dan publik.
Seolah belum cukup buruk, badai dahsyat melanda Paris, dan Rue des Chantres mulai banjir. Air merembes ke lantai bawah hotel tempat anak-anak itu berada, dan tanpa ada jalan keluar, mereka semua tenggelam. Kini, banyak yang mengaku mendengar jeritan anak-anak yang tewas saat berjalan di sepanjang jalan pada malam hari.
JEMBATAN BUNUH DIRI
Dikenal juga sebagai jembatan bunuh diri, jembatan ini sungguh indah. Dikelilingi pepohonan hijau dan terbuat dari batu, dan dari penampilannya kita tidak akan pernah menduga masa lalunya. Segera setelah jembatan dan taman di dalamnya dibuka pada tahun 1867, kematian mulai terjadi dan terus meningkat pada tahun 1890-an. Setiap bulan di tahun 1896, setidaknya ada 29 kasus bunuh diri.
Saat ini, kabarnya tempat ini dihantui oleh arwah orang-orang yang mengakhiri hidup mereka di jembatan tersebut. Terkadang di malam hari, saat pejalan kaki berjalan di sepanjang jembatan dan di taman terdekat, mereka dapat mendengar suara-suara orang yang mengakhiri hidup mereka di jembatan tersebut.
KATAKOMBE
Katakombe Paris yang juga dikenal sebagai “Kekaisaran Orang Mati”, merupakan jaringan terowongan dan galeri bawah tanah yang menyimpan jenazah jutaan warga Paris. Terowongan ini dibangun pada akhir abad ke-18 sebagai solusi atas kepadatan pemakaman di kota tersebut. Tulang-tulang orang yang meninggal digali dari kuburan mereka dan dipindahkan ke katakombe, tempat mereka ditata dalam pola-pola dekoratif di sepanjang dinding terowongan.
Katakombe sering dikaitkan dengan kisah-kisah hantu dan kejadian aneh. Beberapa orang percaya, bahwa arwah orang mati yang ditempatkan di katakombe masih berdiam di terowongan. Pengunjung katakombe melaporkan merasa gelisah atau diawasi, serta suara-suara aneh dan titik-titik dingin. Beberapa bahkan mengaku melihat penampakan hantu atau merasakan kehadiran mereka saat berada di Katakombe.
KATEDRAL NOTRE DAME
Katedral Notre Dame adalah sebuah katedral bergaya Gotik yang terletak di jantung kota Paris, Prancis. Katedral yang dibangun pada abad ke-12 dan ke-13 ini, merupakan salah satu objek wisata paling populer di Paris. Beberapa orang percaya bahwa katedral ini dihantui oleh sejumlah roh, termasuk hantu Quasimodo, si bungkuk Notre Dame, yang konon terlihat berkeliaran di katedral pada malam hari.
Ada juga laporan penampakan hantu kucing hitam dan sosok berkerudung, serta suara-suara aneh dan suara-suara tak terduga yang berasal dari katedral. Walau tidak ada bukti konkret yang mendukung klaim ini, banyak orang menganggap legenda dan cerita seputar katedral berhantu ini menarik.
MENARA EIFFEL
Menara Eiffel memang dikenal berhantu, namun semua hantunya tetap setia pada tema Paris, yaitu cinta. Entah bagaimana, dengan cara yang aneh dan janggal, setiap hantu dibawa ke sana oleh cinta, dan hidup mereka berakhir karena cinta. Salah satu kisah hantu Menara Eiffel yang paling terkenal, yaitu seorang pria mengajak kekasihnya naik ke menara untuk melamar. Saat kekasihnya menolak lamarannya, ia justru mendorongnya ke pagar pembatas karena marah. Tidak mendapatkan kembali keseimbangannya, sang kekasih konon malah jatuh dari pagar pembatas hingga tewas.
Kisah ini konon terjadi pada tahun 1920-an, sehingga dokumentasinya pun terbatas hingga saat ini. Namun, kisah ini sama sekali tidak jauh dari sesuatu yang mungkin saja terjadi. Beberapa tamu yang datang ke menara hari ini mengaku, bahwa mereka melihat seorang perempuan muda berpakaian tahun 1920an berjalan di sepanjang pagar sebelum menghilang.
MUSEUM VAMPIR DAN MONSTER IMAJINASI
Museum vampir dan monster imajinasi memang berhantu, yang terkenal adalah penampakan hantu seorang pria sering terlihat duduk di kursi oranye. Konon, ia adalah kakek dari pemilik museum saat ini, Jacques Sirgent. Ia mengaku bahwa kakeknya bunuh diri di luar, di depan gedung, karena alasan yang kita tahu hanyalah cinta.
Hantu bukan satu-satunya hal yang menghantui di museum. Setiap dinding dipenuhi memorabilia yang berkaitan dengan vampir dan monster. Bahkan ada busur silang yang sudah terisi peluru tergantung di dinding, siap digunakan untuk melawan vampir.
Saat bersekolah, Jacques “mengkhususkan diri dalam mempelajari perwujudan fisik kejahatan.” Obsesinya dengan kegelapan dan Dracula mendorongnya untuk mendirikan Museum Vampir dan Monster Imajinasi, dan ia menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menemukan dan mengumpulkan artefaknya.
PEMAKAMAN PERE LACHAISE
Pemakaman Père-Lachaise adalah salah satu pemakaman terbesar dan paling berhantu di Eropa. Terdapat 70.000 makam dan jumlahnya terus bertambah. Dua hantu yang paling terkenal adalah hantu Mademoiselle Clairon, seorang aktris, dan penguntitnya yang patah hati. Kebetulan mereka dimakamkan berdekatan. Semasa hidup pria itu memohon kepada Mademoiselle Clairon untuk membalas cintanya, dan saat ditolak ia pun bunuh diri.
Kisah hantu lain yang lebih terkenal terkait dengan Père-Lachaise adalah “Wanita Pengembara”. Menurut legenda, seorang wanita berpakaian hitam terlihat berkeliaran di pemakaman, mencari anaknya yang hilang. Para pengunjung pemakaman melaporkan melihat sosok hantu tersebut, terkadang disertai suara tangisan anak. Hantu lain yang konon terlihat di pemakaman ini antara lain seorang pria bertopi tinggi yang muncul di bagian pemakaman yang lebih tua, dan seorang wanita berpakaian putih.
RUMAH SAKIT PSIKIATRIK MAISON BLANCHE
Hospital Psychiatrique Maison-Blanche, atau Rumah Sakit Jiwa Gedung Putih, adalah bekas institusi kesehatan jiwa yang terletak di pinggiran kota Paris, Perancis. Rumah sakit ini beroperasi dari tahun 1878 hingga 1997. Selama masa tersebut rumah sakit ini menampung ribuan pasien, banyak di antaranya konon diperlakukan tidak manusiawi.
Karena sejarahnya, rumah sakit terbengkalai ini sering dikaitkan dengan cerita-cerita tentang hantu dan kejadian aneh. Para pengunjung mengaku merasa tidak nyaman, seolah-olah mereka sedang diawasi. Suara-suara aneh dan titik-titik dingin juga umum terjadi, beberapa bahkan mengaku melihat penampakan hantu atau merasakan kehadiran mereka saat berada di rumah sakit. Ada cerita tentang pasien yang terlihat berkeliaran di lorong-lorong rumah sakit dan tawa serta jeritan menyeramkan menggema di gedung-gedung yang kosong.
