Tempat Angker Yang Terkenal Di Bontang

Help US With Share

Di berbagai daerah di seluruh penjuru nusantara, pasti memiliki cerita dan tempat-tempat yang dianggap angker dan memiliki aura mistis yang kuat. Tidak terkecuali salah satu kota yang ada di Kalimantan Timur, yaitu Bontang berada di wilayah pesisir lautnya.

Berikut beberapa tempat yang dikenal angker di Bontang.

BERAS BASAH

Tempat angker di Bontang yang selanjutnya adalah Beras Basah, yang merupakan sebuah pulau dengan cerita mistis di bawah lautnya. Menurut cerita masyarakat, di bawah lautnya terdapat ikan pending atau ikan hiu pari di mana para nelayan yang sedang melaut di sana sering melihat pendong tersebut di perairan sekitar beras basah.

Yang berbeda dari ikan pendong ini, yaitu ukurannya yang bahkan lebih besar dari kapal milik nelayan itu. Panjangnya sekitar tujuh sampai delapan meter.

Selain terdapat pendong raksasa, juga ada pengeluan raksasa atau barakuda raksasa yang sangat besar berukuran 75 centimeter.

PULAU KEDINDINGAN

Selanjutnya adalah Pulau Kedindingan, yang memang sudah dikenal dari dahulu sebagai daerah angker. Di mana dahulu kala pernah ada manusia yang berpenghuni di pulau tersebut, namun sering diganggu oleh makhluk halus di tempat tersebut hingga akhirnya tidak ada lagi yang tinggal di sekitar Pulau Kedindingan, apalagi untuk membangun rumah di sana.

Layaknya kota mati yang tidak berpenghuni, konon masyarakat mengatakan bahwa ada penunggu di Pulau Kedindingan berupa seekor ular besar. Tidak sedikit masyarakat yang sudah melihat keberadaan ular besar di pulau ini.

Warga mengatakan bahwa ularnya sangat besar berdiameter lebih dari 50 centimeter dengan panjang tujuh meter, serta kulitnya merah menyala, dan memiliki kumis di atas kepalanya.

TOBOK BONTANG

Tempat angker di Bontang yang lainnya Tabok Bontang, konon masyarakat bilang bahwa tempat ini dihuni oleh jin yang baik. Jadi, jika masyarakat memiliki keinginan yang sulit untuk dicapai, maka masyarakat akan datang ke wilayah Tobok Bontang ini mulai dari pagi hari hingga sore hari.

Biasanya, mereka ini akan berdoa di sekitar Tobok Bontang kepada sang pencipta agar keinginan mereka bisa dimudahkan segera tercapai. Selain berdoa, apabila keinginan mereka sudah berhasil dilalui, maka ia akan kembali lagi ke Tobok Bontang.

Contohnya ada seorang gadis yang masih belum menemukan jodohnya, maka biasanya mereka akan datang ke Tobok Bontang bersama keluarga menggunakan perahu, dan si wanita tersebut akan dimandikan oleh keluarganya menggunakan air yang diambil dari sekitar Tobok Bontang agar segera ditemukan oleh jodohnya.

SAPPA LEMASE

Sappa Lemase merupakan tempat angker di Bontang yang lokasinya berjarak 1 kilometer dari Bontang Kuala. Di tempat ini terdapat sebuah lubang besar yang berukuran sekitar 1 meter.

Menurut cerita masyarakat sekitar dengan para nelayan di Bontang, pemilik dari lubang besar tersebut adalah seekor udang mantis yang disebut sebagai kamun yang besarnya lebih dari dua meter.

Padahal kamun atau udang yang normalnya kita temui hanya sepanjang 30 centimeter. Penemuan liang atau lubang ini diceritakan oleh seorang nelayan Bontang Kuala yang melakukan penyelaman di Sappa Lemase, dan sampai sekarang ini belum ada yang membuktikan kebenaran tentang lokasi lubang tersebut dengan gambar maupun foto.

WILAYAH PISANGAN

Wilayah Pisangan hingga area di belakang SMA Negeri 2 Bontang telah lama dikenal sebagai salah satu kawasan sunyi dan mistis di Kota Taman. Lokasinya yang terhimpit di antara area objek vital nasional berupa Bandara PT Badak dan hamparan semak belukar yang luas, menjadi sarang bagi berbagai urban legend yang terus hidup di tengah masyarakat, terutama di kalangan pelajar.

Bagi mereka yang sering beraktivitas di lingkungan sekolah hingga larut malam atau sekadar melintasi jalan setapak di sana, kawasan ini menyimpan deretan cerita horror. Salah satu cerita yang paling sering dibicarakan adalah gangguan di lingkungan sekolah itu sendiri.

Sebagai bangunan yang berbatasan langsung dengan jalur semak rimbun, Smanda Bontang sering dikaitkan dengan keberadaan sosok penghuni laboratorium atau ruang kelas tertentu.

Konon, terdapat energi dari pemilik lama yang sesekali menampakkan diri, terutama saat ada kegiatan malam seperti perkemahan atau latihan organisasi.

Selain itu, terdapat pula kepercayaan mengenai sosok penunggu di balik semak belukar sepanjang jalan setapak.

Urban legend yang paling terkenal adalah keberadaan makhluk tinggi besar dan hitam yang sering terlihat berdiri diam di kegelapan semak, yang diyakini sebagai penjaga yang tidak suka jika ketenangannya diganggu oleh perilaku manusia yang tidak sopan.

Aura mencekam semakin terasa, karena keberadaan pemakaman umum Pisangan yang letaknya tidak jauh dari area sekolah dan jalur bandara.

Salah satu cerita yang melegenda, yaitu suara tangisan lirih atau penampakan sosok wanita yang duduk sendirian di pinggir jalan setapak yang sepi saat menjelang magrib.

Beberapa kesaksian warga sekitar mengatakan, ada misteri bayangan terbang yang melintasi pagar bandara menuju rimbunnya semak di belakang sekolah. Banyak yang mengaitkan fenomena cahaya atau bayangan tersebut dengan mahluk halus seperti Kuyang, yang mencari tempat persembunyian di area yang jarang dijamah manusia.

Kuatnya aura mistis di kawasan ini didukung oleh vegetasi liar yang rimbun, sehingga menciptakan banyak bayangan gelap yang tidak terjangkau lampu jalan.

Meski penuh dengan misteri, kawasan ini tetap menjadi jalur yang sering dilalui warga. Bagi para pelajar, menjaga etika, tidak berbicara sembarangan, dan menghindari melewati jalan setapak sendirian hingga terlalu larut menjadi aturan tak tertulis yang selalu dijaga demi kenyamanan bersama di lingkungan tersebut.


Help US With Share