Pesan Tersembunyi Dalam Lukisan Jaman Renaisans Part-2 (End)

Help US With Share

Renaissance atau Renaisans adalah masa peralihan dari Abad Pertengahan menuju ke zaman modern. Dalam sejarah Eropa, masa Renaissance berlangsung sejak abad ke-14 hingga abad ke-17, yang ditandai dengan kemunculan para pemikir, penulis, negarawan, ilmuwan, dan seniman.

Leonardo da Vinci adalah seorang seniman, pelukis, pemahat, ahli angka, dan filsuf yang memberi pengaruh besar pada masa Renaissance. Leonardo da Vinci dianggap sebagai pencipta paradigma berpikir dan pola pandang baru mengenai seni dan ilmu sains di Eropa, khususnya Eropa Barat. Selain itu, ia juga dianggap sebagai seorang yang jenius karena memiliki hasil karya yang dianggap banyak menyimpan kode-kode rahasia. Bahkan, beberapa pihak percaya bahwa Leonardo da Vinci telah menyelipkan sebuah pesan khusus untuk masa depan di dalam karya-karyanya.

Dibalik lukisan yang dibuat, ada pesan tersembunyi yang tidak banyak orang tahu. Padahal beberapa dari pesan tersebut sebenarnya mungkin dibuat untuk misalnya menumbangkan otoritas pada zamannya, menantang audiens menemukan sesuatu, atau mengungkapkan sesuatu tentang diri pelukis sendiri.

Berikut beberapa pesan tersembunyi dalam lukisan jaman renaisans.

Otak dalam Creation of Adam 

Menurut teori menarik dari Frank Lynn Meshberger, Creation of Adam karya Michelangelo menggambarkan otak manusia. Teori tersebut menyatakan bahwa tangan kanan Tuhan menjangkau Adam melalui korteks prefrontal, bagian otak yang menangani kreativitas.

Jubah kemerahan yang menyelimuti Tuhan di sisi kanan lukisan dinding menyerupai irisan sagital otak manusia. Teori ini menyatakan bahwa Tuhan menganugerahi Adam dengan anugerah kecerdasan, dan bahwa dengan menggunakan anugerah besar ini manusia dapat mencapai potensi tertingginya dan mewujudkan semua hal yang dikembangkan oleh pikirannya menjadi ciptaan.

Dua peneliti bedah saraf di Universitas Johns Hopkins menemukan penggambaran akurat sumsum tulang belakang dan batang otak manusia di panel lain, The Separation of Light from Darkness . Para peneliti menduga bahwa Michelangelo menyematkan gambar batang otak manusia di tenggorokan Tuhan untuk menunjukkan pengetahuannya tentang anatomi dan juga memberi tanda pada fresko tersebut dengan cara yang unik.

Patung Ara Sistina

Michelangelo melukis Pohon Pengetahuan dengan buah ara, bukan apel. Anda dapat menemukannya di panel yang memperlihatkan “Godaan” dan pengusiran Adam dan Hawa dari Taman Eden di Kapel Sistina. Hal ini berbeda dengan pemikiran yang berlaku di Italia pada saat itu mengenai jenis buah apa yang dilarang, karena terjemahan Alkitab resmi Gereja Katolik dalam bahasa Latin pada abad ke-16, Vulgata, secara luas mengartikan Pohon Pengetahuan sebagai pohon yang menghasilkan buah apel. Penafsiran Michelangelo tentang pohon yang menghasilkan buah ara merupakan penafsiran yang lebih bersifat Yahudi terhadap teks tersebut.

Pohon ara melambangkan pengetahuan, pencerahan, dan kesuburan dalam banyak budaya, termasuk Yunani dan Roma kuno. Yang menarik, buah ara muncul lagi dalam karya Michelangelo di lukisan dinding yang menggambarkan “Penghakiman Terakhir.” Salah satu figur telanjang memegang daun ara di atas alat kelaminnya.

Roti dalam The Last Supper

The Last Supper adalah lukisan dinding karya Leonardo da Vinci , yang dibuat sekitar tahun 1495–1498. Lukisan ini menggambarkan adegan Perjamuan Terakhir Yesus bersama Dua Belas Rasul, seperti yang diceritakan dalam Injil Yohanes. Lukisan ini menggambarkan momen setelah Yesus mengumumkan bahwa salah satu rasulnya akan mengkhianatinya.

Penggambaran Da Vince dikenal karena referensi simbolisnya, termasuk roti di atas meja. Roti di atas meja diyakini sebagai referensi Ekaristi, yang merupakan ritual utama Kristen yang melibatkan makan roti dan minum anggur sebagai simbol tubuh dan darah Yesus Kristus. Roti tersebut juga diyakini merujuk pada pengkhianatan Yesus oleh Yudas Iskariot, yang dikenali saat ia meraih piring di samping Kristus. Ia juga mencengkeram dompet yang berisi hadiahnya karena telah mengidentifikasi Kristus kepada pihak berwenang pada hari berikutnya.

The Garden of Earthly Delights 

The Garden of Earthly Delights merupakan lukisan triptych karya Hieronymus Bosch yang dibuat sekitar tahun 1500. Lukisan yang dipajang di Madrid ini terkenal karena banyaknya detail aneh dan fantastis. Secara khusus, ada notasi musik yang ditato di pantat salah satu penghuni tersiksa di panel paling kanan yang melambangkan Neraka. Notasi tersebut memainkan nyanyian paduan suara dengan lirik yang cabul. Banyak yang percaya bahwa itu adalah peringatan terhadap bahaya dosa yang tidak ada habisnya, karena musik dan alat musik merupakan motif utama lukisan tersebut.

UFO dan Madonna

Lukisan Madonna dengan Santo Giovannino merupakan karya Domenico Ghirlandaio dari abad ke-15 yang dipasang di Palazzo Vecchio. Lukisan tersebut menggambarkan Madonna dengan bayi Yesus dan Santo Yohanes. Namun, lukisan tersebut telah menjadi pusat teori konspirasi UFO selama bertahun-tahun karena adanya lingkaran kabur di samping kepala Madonna yang menurut banyak ahli teori merupakan pesawat alien. Lukisan tersebut memiliki reputasi yang sangat baik sehingga banyak yang menyebutnya sebagai “Madonna dell’UFO”.

Walau ada kontroversi, tidak seorang pun tahu apa sebenarnya arti lingkaran buram itu. Lingkaran yang kabur itu berbentuk oval dan memancarkan sinar terang, yang oleh sebagian orang diyakini sebagai piring terbang. Di sisi lain, objek yang dilukis Ghirlandaio bisa jadi sekadar interpretasinya tentang kehadiran malaikat atau bintang yang cemerlang. Objek yang tampak seperti langit dalam lukisan-lukisan keagamaan pada masa itu sudah umum.

 


Help US With Share