Makhluk The Jersey Devil

Help US With Share

Ada legenda mengatakan, bahwa di hutan lebat Pine Barrens di New Jersey tinggal binatang mitologis yang dikenal sebagai The Jersey Devil. Selama 300 tahun lamanya, The Jersey Devil telah meneror imajinasi penduduk New Jersey.

Secara umum diyakini, bahwa makhluk iblis itu adalah keturunan terkutuk dari seorang wanita pengikut Quaker Society yang disihir sebelum kemudian melarikan diri ke rawa-rawa di mana dia bertahan hidup dengan memakan penduduk lokal.

Seperti cerita rakyat lainnya, kisah nyata The Jersey Devil penuh dengan misteri dan spekulasi. Banyak yang berpendapat bahwa The Jersey Devil masih mendatangkan malapetaka di New Jersey hingga hari ini.

Sebelum dikenal sebagai Jersey Devil, makhluk itu lebih sering disebut sebagai Leeds Devil. Asal usul nama ini memiliki beberapa latar belakang yang berbeda.

Salah satu legenda menyatakan bahwa pada tahun 1735, seorang wanita miskin New Jersey yang dikenal sebagai Ibu Leeds tengah hamil anaknya yang ke-13. Suami Leeds, dilaporkan adalah seorang pemabuk yang tidak mampu menafkahi keluarga besarnya dengan layak.

Pada suatu malam, kedua pasangan itu bertengkar dan sang ibu tiba-tiba berteriak “biarkan anak ini menjadi iblis!” karena tersulut amarah atas kelakuan suaminya.

Pada malam yang penuh badai beberapa bulan kemudian, Ibu Leeds melahirkan bayi laki-laki yang tampak normal. Tapi kemudian, di hadapan bidan dan 12 anak Ibu Leeds lainnya, bayi itu berubah menjadi binatang bersayap dengan ekor dan cakar yang panjang.

Ibu Leeds dikatakan telah mencoba mengurung makhluk itu di rumahnya, tetapi dia dilaporkan tumbuh dengan cepat dan ganas. Hingga suatu ketika makhluk itu membunuh seluruh anggota keluarganya kemudian melarikan diri ke hutan.

Dalam versi lain dari cerita asal-usul The Jersey Devil, Ibu Leeds dituduh sebagai seorang penyihir yang bercinta dengan Iblis dan melahirkan seorang anak yang bukan manusia.

Variasi ketiga dari kisah tersebut, menceritakan tentang seorang wanita muda yang menolak memberikan makanan kepada seorang gelandangan yang mengemis. Akibatnya, gelandangan itu menaruh kutukan padanya yang mengakibatkan anak ke-13 nya menjadi sosok monster.

Terlepas dari banyaknya variasi atas asal-usul legenda The Jersey Devil, deskripsi fisik makhluk itu cenderung konsisten. Menurut sebagian besar pengakuan seputar Jersey Devil, itu adalah makhluk terbang dengan sayap seperti kelelawar. Ia memiliki kepala yang mirip dengan kuda atau mungkin kambing, dengan lengan kecil yang ditumbuhi cakar mirip seperti milik naga. Beberapa laporan juga menggambarkan, bahwa dia memiliki tanduk dan ekor yang panjang.

Makhluk itu juga dikatakan mengeluarkan jeritan nyaring. Menurut beberapa saksi, tingginya sekitar enam kaki, tetapi menurut yang lain, dia hanya memiliki tinggi sekitar tiga hingga empat kaki.

Penduduk lokal mempercayai, bahwa Jersey Devil sering memperlihatkan diri saat mencari makan. Makanan yang dimaksud adalah anak-anak, hewan peliharaan, dan hewan ternak setempat.

Beberapa orang mengatakan, bahwa dia bertanggung jawab atas gagal panen, sapi tanpa susu, dan kekeringan. Ada yang mengatakan, bahwa penampakan Jersey Devil menandakan bencana atau perang yang akan datang. Selebihnya, penampakan rutin makhluk tersebut biasanya terlihat setiap tujuh tahun dengan sendirinya.

Pada tahun 1820, kakak komandan Revolusi Prancis Napoleon Bonaparte, yaitu Joseph Bonaparte mengaku pernah melihat Jersey Devil saat berburu di Bordentown.

Pada tahun 1840, beberapa pembunuhan ternak dikaitkan dengan sosok Jersey Devil. Di tahun tersebut, banyak sekali fenomena kematian ternak secara tiba-tiba.

Pada tahun 1909, banyak penampakan aneh termasuk jejak kaki yang bentuknya tidak dapat dijelaskan. Kejadian ini dilaporkan di beberapa surat kabar lokal. Judul utama dari koran Asbury Park Press tahun itu berbunyi, “Jejak misterius apa ini?”

Laporan-laporan individu juga terus berdatangan selama beberapa waktu. Ada yang mengatakan bahwa mereka melihat bayangan hitam terbang melintasi rumah mereka. Ada juga laporan tentang penemuan bangkai hewan yang tersebar disepanjang hutan dengan pola perburuan yang misterius.

Teror-Teror itu sampai kepada titik dimana keberadaan Jersey Devil, dianggap sebagai ancaman yang nyata dan bukan merupakan mitos lagi.

Insiden yang lebih baru termasuk kejadian yang dialami seorang petani di Greenwich, New Jersey, yang menembak binatang tak dikenal yang cocok dengan deskripsi The Jersey Devil pada tahun 1925.

Pada tahun 1951, sekelompok anak laki-laki di Gibbston, New Jersey mengaku melihat monster seperti Jersey Devil saat berada di hutan.

Pada tahun 1960, pedagang di dekat Camden menawarkan hadiah sebesar USD 10.000 bagi siapa saja yang dapat menangkap Jersey Devil. Jika tertangkap, mereka bahkan akan membangun kebun binatang pribadinya sendiri. Sampai hari ini, belum ada yang berhasil mengklaim hadiah tersebut.

 


Help US With Share