Suku Gaib Di Indonesia

Help US With Share

Rakyat Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa, bahkan dari suku-suku tersebut muncul berbagai mitos dan cerita rakyat lainnya. Diantaranya terkait dengan mitos suku gaib yang penuh misteri.

Suku-suku ini muncul dalam cerita-cerita rakyat yang melegenda. Bahkan sebagian ada yang penasaran, dan nekad untuk mencari tahu keberadaannya. Suku-suku itu sering dikaitkan dengan kejadian mistis maupun mitos. Berikut suku gaib yang ada di Indonesia.

SUKU BATI

Suku Bati konon mendiami Pulau Seram, Maluku. Orang bati digambarkan sebagai manusia kelelawar yang bisa terbang. Warga di kawasan itu begitu takut dengan Bati, lantaran mereka kerap menculik anak-anak untuk disantap.

Konon, makhluk ini memiliki tinggi sekitar 1,6 meter dan memiliki sayap sangat lebar berwarna hitam. Sekilas, Bati mirip sekali dengan manusia kelelawar yang terbang di angkasa. Oleh karena itu, cerita di pulau ini sesuai dengan namanya, Pulau Seram.

Kebiasaan mereka menculik anak kecil di malam hari untuk dijadikan makan malamnya. Namun, ini hanyalah cerita yang melegenda di pulau ini. Tidak ada bukti fisik yang menunjukkan, bahwa eksistensi mereka pernah ada.

Kisah tentang Suku Bati mendadak jadi isu global di masa lalu lantaran ada orang asing bernama Karl Shunker menulisnya menjadi sebuah artikel. Warga Pulau Seram di masa lalu percaya, bahwa Suku Bati yang mirip kelelawar ini hidup di gua-gua di puncak gunung.

Dari cerita mulut ke mulut dan diturunkan dari generasi ke generasi tentang manusia terbang, layaknya burung. Selain mampu menyeberangi lautan dalam hitungan menit, juga dapat membawa terbang dan menghilangkan orang dengan pantangan tidak menyebutkan nama tuhan. Mereka membawa aroma mistik yang menakutkan.

SUKU BUNIAN

Orang Bunian merupakan makhluk misterius yang dipercaya oleh masyarakat Melayu dan Minangkabau terkhusus untuk daerah Sumatra, Kalimantan, dan Malaysia wilayah barat.

Konon, Suku Bunian mendiami wilayah hutan Sumatera Barat. Banyak mitos yang beredar, katanya kelompok ini sengaja meninggalkan rumahnya sampai kosong. Kemudian mereka akan kembali lagi dan muncul, di saat senja tiba.

Jika tercium aroma kentang goreng, tandanya orang Bunian telah muncul kembali, tepatnya saat sore hari atau senja datang.

Cerita mistis juga tidak terlepas dari suku misterius ini. Menurut isu yang beredar, Suku Bunian ini sering menyesatkan siapa saja yang masuk ke dalam hutan.

Orang Bunian selalu menyembunyikan orang yang masuk ke wilayahnya hingga orang tersebut akan sulit ditemukan. Selain itu, makhluk ini dipercaya sebagai roh penculik bayi masyarakat Melayu dan Minangkabau.

SUKU LIMUN

Suku Limun konon menghuni hutan Kalimantan Barat. Menurut cerita legenda, suku Limun adalah bagian dari bangsa jin Islam. Bahkan, ada yang menyebut kelompok misterius ini sering membagikan harta kepada manusia.

Tidak hanya di Kalimantan Barat, suku Limun juga konon ada di Padang, Sumatera Barat. Di dua provinsi inilah mereka tinggal, akan tetapi kebenaran dan keberadaannya masih menjadi sebuah misteri.

Menurut cerita rakyat, suku Limun adalah suku “orang suci” dan manusia yang bertemu dengan suku Limun pun juga disinyalir manusia suci. Mereka menyebut orang Limun ini dengan “Orang Kebenaran.” Biasanya orang-orang yang jujur dan berhati baik seperti malaikat.

Bagi yang pernah melihat, wujud mereka sama seperti manusia biasa, hanya saja di bagian tengah antara bibir dan hidung tidak ada garis tengah yang membelah.

Suku Limun ini mendiami Padang 12. Di padang ini terdapat ilalang dan pepohonan pinus  jika mata orang awam yang melihatnya. Namun, bagi yang diijinkan, mereka dapat melihat hutan ini sebagai sebuah kota besar yang maju. Seperti Saranjana, kota ini pun dihuni oleh jin yang menyerupai manusia.

SUKU PALOH

Konon suku gaib Paloh mendiami pedalaman hutan di Desa Paloh. Walau keberadaannya masih misterius, menurut cerita legenda, suku Paloh hidup di permukiman moderen di dalam hutan Sambas. Mereka mendirikan kerajaannya di wilayah tersebut dan punya peradaban yang maju layaknya manusia modern.

Disebukan, hanya orang-orang tertentu atau tidak sembarangan yang dapat mengakses tempat ini. Selain itu, suku gaib ini juga memiliki peradaban yang hampir sama dengan manusia.

Jika seseorang kebetulan melihat penampakan wilayah gaib yang dihuni suku tersebut, maka akan terlihat sebuah wilayah seperti kota paling modern. Padahal, tempat itu adalah hutan belantara.

Legenda soal suku Paloh memang belum dapat dibuktikan secara ilmiah. Namun, ada juga warga yang percaya bahwa hilangnya orang di sekitar hutan tersebut karena diculik oleh orang Paloh lalu diajak main di negeri mereka hingga lupa pulang.


Help US With Share