Misteri Banff Springs Hotel Kanada

Help US With Share

Banff Springs Hotel, yang terletak di jantung Taman Nasional Banff, Alberta, Kanada, merupakan salah satu ikon arsitektur megah dan mewah yang memikat para wisatawan dari seluruh dunia. Dikenal karena pemandangannya yang spektakuler, dan gaya arsitektur kastil Skotlandianya, hotel ini telah menjadi tempat peristirahatan bagi para bangsawan, selebriti, dan wisatawan selama lebih dari seratus tahun.

Dibuka pada tahun 1888 oleh Canadian Pacific Railway, hotel ini bertujuan untuk menjadi destinasi elit bagi orang-orang yang mencari kemewahan dan ketenangan di tengah pegunungan.

Dibangun di area yang sangat indah di pegunungan Alberta, hotel ini menjadi tempat peristirahatan bagi orang-orang kaya dan berpengaruh dari seluruh dunia. Seiring berjalannya waktu, hotel ini bertransformasi menjadi tempat yang menyimpan banyak cerita, termasuk kisah-kisah menyeramkan yang menjadikannya terkenal di kalangan para pencinta kisah hantu dan misteri.

Namun, salah satu cerita yang paling menggugah perhatian adalah tentang Kamar 873, yang dikenal sebagai kamar dengan misteri tidak terpecahkan dan penuh dengan spekulasi tentang apa yang benar-benar terjadi di dalamnya.

Kisah yang beredar tentang Kamar 873 dimulai pada tahun 1920-an atau 1930-an, saat sebuah tragedi besar terjadi di kamar tersebut. Dikatakan bahwa seorang pria membunuh istri dan anak perempuannya di kamar itu sebelum akhirnya membunuh dirinya sendiri. Pembunuhan yang sangat mengerikan ini, segera melahirkan desas-desus tentang adanya kekuatan supranatural di tempat tersebut.

Namun yang membuat cerita ini lebih mencekam, adalah pengalaman paranormal yang dialami oleh banyak tamu hotel setelah kejadian itu. Beberapa tamu yang menginap di kamar tersebut melaporkan fenomena aneh, seperti suara tangisan dan jeritan dari anak kecil, jejak darah yang muncul di cermin, dan fenomena lampu yang menyala dan mati dengan sendirinya. Ada juga yang melaporkan merasakan kehadiran sosok yang tidak terlihat atau mendengar langkah kaki di tengah malam, walau kamar itu kosong.

Seiring berjalannya waktu, hotel akhirnya memutuskan untuk menutup Kamar 873 setelah laporan-laporan yang semakin banyak tentang kejadian-kejadian tidak wajar di dalamnya. Anehnya, walau kamar tersebut sekarang tidak dapat lagi dipesan, Kamar 873 seakan-akan menghilang secara fisik dari peta hotel. Para tamu yang mencoba mencari kamar tersebut selalu menemukan, bahwa setelah kamar 872 kamar berikutnya adalah Kamar 874, meninggalkan kesan seolah-olah Kamar 873 tidak pernah ada sama sekali.

Salah satu aspek paling menarik dan penuh teka-teki dari cerita ini adalah hilangnga Kamar 873 secara fisik dari bangunan tersebut. Banyak orang yang mencoba mencari kamar ini, hanya untuk menemukan bahwa dinding yang dulunya memisahkan Kamar 873 dengan Kamar 872 kini telah disegel dengan rapi. Tidak ada tanda-tanda bahwa kamar tersebut pernah ada di tempat itu, walau banyak yang mengklaim bahwa mereka pernah menginap di kamar tersebut.

Beberapa mantan pegawai hotel dan kontraktor yang bekerja di hotel ini mengungkapkan, bahwa Kamar 873 memang benar-benar ada namun telah dihapus secara struktural. Dinding kamar itu telah diganti dengan dinding palsu yang tampak seperti bagian dari struktur bangunan yang lebih besar. Walau hal ini tidak pernah dikonfirmasi oleh pihak manajemen hotel, cerita ini telah menjadi bagian dari urban legend yang tidak terpisahkan dari sejarah Banff Springs Hotel.

Kisah Kamar 873, hanya salah satu dari sekian banyak cerita menyeramkan yang melibatkan Banff Springs Hotel. Banyak orang yang menginap di hotel ini melaporkan mengalami kejadian-kejadian aneh dan tidak dapat dijelaskan, terutama terkait dengan sosok-sosok hantu yang diyakini menghantui hotel tersebut.

Salah satu kisah paling terkenal lainnya, yaitu tentang hantu pengantin wanita yang tewas setelah terjatuh dari tangga hotel pada hari pernikahannya. Pengantin wanita tersebut dilaporkan hilang kendali saat berjalan turun ke ballroom dan jatuh hingga tewas. Sejak saat itu sosoknya sering terlihat di berbagai bagian hotel, terutama di ballroom tempat ia seharusnya mengadakan perayaan pernikahannya. Para tamu hotel sering mengklaim, mereka melihat sosoknya menari sendirian di ballroom pada malam hari.

Kisah lainya adalah Sam yang merupakan seorang bellman atau petugas pengangkut barang yang bekerja di Banff Springs Hotel selama beberapa dekade. Setelah meninggal, beberapa pengunjung hotel melaporkan melihat Sam masih melanjutkan pekerjaannya dengan mengangkut barang-barang tamu hotel, bahkan membuka pintu kamar bagi tamu yang datang. Pengalaman paranormal ini melibatkan sosok Sam yang sangat dikenal oleh staf dan tamu.

Tentu saja, seperti banyak kisah hantu lainnya, legenda Kamar 873 dan kejadian-kejadian paranormal lainnya di Banff Springs Hotel sering kali dipertanyakan oleh mereka yang skeptis terhadap fenomena supranatural. Beberapa ahli mengatakan, bahwa pengalaman yang dilaporkan oleh tamu mungkin disebabkan oleh pengaruh psikologis atau atmosfer yang menegangkan di hotel yang bersejarah ini. Teori lain menyebutkan bahwa mungkin ada penutupan kamar karena alasan praktis, seperti renovasi atau penggabungan kamar, dan kisah hantu hanya berkembang karena adanya kepercayaan dari orang-orang yang menginginkan cerita seram.

Walau ada penjelasan rasional, fakta bahwa hotel tidak pernah mengonfirmasi atau membantah kisah tersebut justru menambah kedalaman misteri ini. Beberapa bahkan berpendapat diamnya manajemen hotel tentang kejadian-kejadian aneh ini, justru menguatkan teori bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekadar kisah fiksi.

Walau beberapa orang skeptis dan berpendapat bahwa semua ini hanyalah legenda belaka, banyak orang yang percaya bahwa energi gelap dari tragedi yang terjadi di kamar itu masih membayangi hotel tersebut. Dengan keindahan alam yang memikat dan sejarah kelam yang melingkupinya, Banff Springs Hotel menjadi salah satu tempat paling angker di dunia yang tidak akan terlupakan.

 


Help US With Share