Beberapa Tempat Angker Yang Ada Di Balikpapan
Setiap daerah biasanya memiliki tempat yang dikenal angker di kalangan warga sekitar. Di Balikpapan, Kalimantan Timur, juga terdapat beberapa tempat yang dianggap angker.
Berikut beberapa tempat yang dikenal angker di Balikpapan.
BEKAS HOTEL TIRTA
Konon bangunan bekas Hotel Tirta ini sudah terbengkalai sejak lama, hotel ini bangkrut lantaran jarang mendapatkan pengunjung. Di kalangan pengunjung, mereka mengaku sering diganggu sosok menyeramkan.
Ada pula kisah sosok buaya putih dan hantu kepala terbang, kedua sosok tersebut berhasil ditelusuri salah satu program TV swasta. Konon sosok kepala terbang itu sering meminta tumbal anak-anak untuk diberikan kepada buaya putih, banyak anak yang dimasukkan ke dalam kolam renang hingga tewas.
GUNUNG DUBS
Gunung Dubs, sebuah dataran tinggi di Kota Balikpapan, terkenal dengan beberapa spot angker menurut kisah dari beberapa saksi mata. Salah satu kisah yang paling sering didengar adalah tentang hantu Suster Maria, sebuah urban legend yang menakutkan.
Suster Maria adalah seorang perawat keturunan Belanda yang meninggal secara tragis setelah dibantai oleh tentara Jepang di salah satu rumah di kawasan Gunung Dubs. Sejak saat itu, Suster Maria sering dikabarkan mengganggu pengemudi yang melintas di sekitar area Gunung Dubs.
JALAN YOS SUDARSO
Jalan Yos Sudarso atau Jalan Minyak sudah tidak asing bagi warga Balikpapan, karena jalan yang sudah ada sejak zaman penjajahan ini menyimpan kisah mistis.
Banyak hal ganjil yang pernah dialami orang-orang yang melintas di jalan ini. Saat tengah malam, sepanjang jalan ini beraroma melati.
Beberapa orang pernah melihat sosok pengendara tanpa kepala di sini, ada pula beberapa pengendara motor yang merasakan kondisi berat seperti ada makhluk halus yang ikut menumpang.
JEMBATAN MARYATI
Disebut Jembatan Maryati karena tempat ini terkenal dengan kisah wanita yang bernama Maryati. Pada 1940-an, wanita tersebut memasang banyak susuk di tubuhnya. Susuk itu berfungsi untuk menarik perhatian lawan jenis.
Pada akhirnya, Maryati terkena penyakit kanker rahim. Saat tubuhnya semakin mengenaskan, ada seorang ustaz yang berhasil melepaskan susuknya.
Namun tidak lama kemudian, wanita tersebut meninggal dan mayatnya tidak dimakamkan. Alhasil, sosoknya gentayangan dan mengganggu warga setempat.
KILANG MINYAK
Kilang minyak di Balikpapan, beroperasi hampir 24 jam dan memiliki pencahayaan yang cukup. Namun dianggap sebagai tempat angker, karena telah berdiri sejak zaman Belanda dan memiliki sejarah perpindahan kepemilikan yang cukup panjang.
Ada kabar beredar, bahwa tempat ini dihuni sosok hantu tanpa kepala. Penampakan horor tersebut sudah sering tertangkap kamera pengawas, para pekerja meyakini sosok tersebut merupakan arwah mayat yang dipenggal kepalanya saat zaman penjajahan Belanda.
RUMAH DALANG
Rumah Dalang memiliki tampilan mirip rumah-rumah barat di film horror klasik. Lokasinya sunyi, udah lama kosong, dan konon menyimpan aura mistis yang kuat.
Banyak orang yang lewat depan rumah ini mengaku merasa merinding, bahkan ada yang mengaku melihat penampakan sosok hitam besar di balik jendela.
Menurut warga setempat, pada malam tertentu terdengar suara gamelan atau suara orang berbicara, padahal rumah itu kosong.
TAHURA BUKIT SOEHARTO
Tidak heran tempat ini menjadi tempat angker, karena tempat ini dulunya merupakan tempat pekerja Romusa yang disiksa di bawah kekejaman tentara Jepang.
Ada cerita dari masyarakat sekitar, di mana pada saat itu seorang warga mengaku pernah diganggu oleh hantu Romusa. Pada saat itu dirinya sedang bekerja membuat jalan di Tahura Bukit Soeharto, namun tiba-tiba dirinya melihat rombongan orang yang membawa peti sambil ditodong oleh senapan. Ternyata, orang-orang tersebut adalah rombongan pekerja paksa tentara Jepang.
Selain menyimpan sejarah kelam di zaman penjajahan Jepang, Bukit Soeharto pun masih punya kisah-kisah kelam lainnya. Seperti saat di zaman Orde Baru yang sempat terjadi peristiwa penembakan misterius (petrus), Tahura ini juga menjadi tempat pembuangan mayat-mayat korban petrus.
Sepasang suami istri menceritakan pengalamannya saat berkendara di malam hari. Pada saat itu, suami mencium aroma tidak sedap di dalam mobilnya, namun sepanjang jalan dirinya diam saja. Di sisi lain, istrinya sepanjang perjalanan terus mengoceh tanpa henti.
Kemudian setelah melewati bukit tersebut, sang suami menceritakan kepada istrinya bahwa pada saat di perjalanan melintasi Bukit Soeharto sempat melihat sosok makhluk dengan wajah dalam kondisi rusak.
