Wisata Horor Ke Kellie’s Castle

Berwisata ke Malaysia, selain Menara Kembar, masih banyak tempat wisata di Negeri Jiran yang menarik untuk didatangi. Salah satunya yaitu Negeri Perak. Negeri Perak kaya dengan wisata sejarah yang memukau seperti Kellie’s Castle yang dibangun oleh William Kellie Smith.
Tuan Kellie merupakan anak petani yang berasal dari Dallas, Skotlandia. Pada usia 20 tahun, tepatnya tahun 1890, Kellie merantau ke Malaysia untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Kellie mendirikan sebuah perusahaan kontraktor bernama Charles Alma Baker yang bergerak di pembangunan jalan raya Negeri Perak.
Dengan modal yang didapat dari perusahaan itu, Kellie kemudian membeli tanah seluas 200 hektar. 144 hektar tanah itu dijadikan ladang pohon karet mengingat pada saat itu, permintaan getah karet sebagai bahan mentah pembuatan ban dari pabrik ban mobil di Eropa meningkat. Karena kesempatan ini, Kellie meraup keuntungan yang besar dan kemudian membeli tanah lain di area Batu Gajah yang diberi nama Ladang Kinta Kellas.
Tahun 1903, Kellie dikabarkan kembali ke Skotlandia untuk menjenguk ibunya yang sakit. Diperjalanan balik ke Malaysia, Kellie bertemu dengan seorang wanita bernama Agnes. Agnes merupakan keturunan bangsawan yang menjadi pewaris perdagangan kapas dari keluarganya dengan harta warisan 300.000 pound. Mereka kemudian menikah dan tinggal di kawasan Ladang Kinta Kellas.
Dari pernikahannya dengan Agnes, Kellie dikaruniai 2 orang anak. Anak pertamanya bernama Helen yang lahir pada tahun 1904, sedangkan anak keduanya yang bernama Anthony lahir tahun 1915.
Saat Helen masih di dalam kandungan, Agnes mengeluh dengan cuaca Malaysia yang sangat panas. Agnes menginginkan sebuah rumah yang lebih sejuk dan dingin agar bisa melindunginya dan anak-anaknya dari cuaca panas. Kellie akhirnya berinisiatif untuk membangun sebuah rumah yang mirip dengan rumahnya yang ada di Skotlandia untuk kenyamanan anak dan istrinya. Rumah ini disebut Kellas House atau Rumah Kellas.
Setelah kelahiran Anthony, Kellie memutuskan untuk membangun sebuah istana yang lebih besar dan dinamai Kellie’s Castle. Kastil ini mengadopsi gaya arsitektur Skotlandia, Moorish dan India. Tidak tanggung-tanggung, Kellie membawa 70 pekerja dari Madras India untuk membangun istananya.
Material bangunan yang digunakan juga diimpor dari luar seperti batu bata dan marmer dari India, jubin dari italia hingga kayu jenggal untuk kusen jendela yang kuat dan kokoh yang diperkirakan bisa bertahan hingga 200 tahun. Menurut penjaga Kellies Castle, istana ini tidak menggunakan paku sama sekali dalam pembangunannya. Uniknya, sebagai pengganti semen, istana ini dibangun dengan madu, telur dan gula.
Keistimewaan istana ini yaitu, akan menjadi bangunan pertama di Malaysia yang akan memiliki lift, lapangan tenis dan ruang entertainment di rooftopnya. Lift yang akan dipasang di istana ini pun diimpor dari Portugal.
Istana ini dibangun dengan dinding tebal untuk mencegah penyerapan panas dari luar serta memiliki 14 kamar. 14 kamar ini terdiri dari ruang tidur utama, kamar tidur Helen, kamar tidur Anthony, ruang linen, ruang penyimpanan wine, ruang tamu, ruang keluarga, dan sisanya kamar tidur tamu. Istana ini juga memiliki 3 terowongan rahasia yang salah satunya mengarah ke jalan keluar di mana mobil Kellie stand by di sana.
Kellie sengaja membangun terowongan rahasia ini untuk keselamatan beliau dan keluarga mengingat saat itu sedang Perang Dunia ke II. Belum lagi persaingan bisnis yang sangat ketat, Kellie bisa menjadi sasaran utama rivalnya.
Pembangunan ini berawal dari keyakinan Tuan Kellie dengan kondisi keuangan yang dihasilkan dari bisnnisnya. Ditambah Agnes yang mendapatkan warisan sekitar 300.000 pound yang dirasa cukup untuk membangun sebuah istana.
Nyatanya tidak demikian, kastil ini justru terkendala pembangunannya. Agnes tidak mendapatkan warisannya saat itu dan harus menunggu beberapa tahun lagi untuk dapat dicairkan. Kellie mengambil inisiatif lain dengan meminjam sejumlah dana dan Kellie mendapatkan 24.000 pound setahun dengan masa kontrak 3 tahun. Pinjaman ini akan dilunasi setelah warisan Agnes diberikan oleh keluarganya. Dari dana itu lah pembangunan tahap awal dilakukan.
Tidak hanya itu, kendala lain dialami oleh keluarga konglomerat ini. Firma di Singapura mengalami kebangkrutan dan harus menarik, serta menghentikan pendanaan Kellie. Kondisi bisnis Kellie pun tidak stabil karena pengaruh Perang Dunia ke-II yang membuat ekspor getah ke Eropa menurun.
Mengalami kemelut keuangan seperti ini, Kellie meminta Agnes menulis surat kepada pemerintah negaranya untuk meminjam uang sebesar 50.000 pound dan hanya 10.000 pound saja yang disetujui. Pemerintah ragu memberikan pinjaman kepada keluarga ini karena kondisi keuangan keluarga Kellie sedang kacau.
Kellie akhirnya harus merelakan sebagian tanahnya untuk dijual demi melanjutkan pembangunan Kellie’s Castle.
Selain masalah keuangan, Kellie mengalami kendala lainnya yaitu pekerjanya dari India banyak yang meninggal dunia akibat wabah Flu Spanyol yang menyerang kawasan Asia.
Melihat banyak warga India yang meninggal akibat Flu Spanyol ini, mereka meminta Kellie mendirikan sebuah kuil pemujaan kepada Dewa Mariamman sebagai upaya pencegahan kematian. Masyarakat yang ketakutan, ingin memiliki sebuah tempat ibadah khusus untuk meminta pertolongan dewa menuntaskan penyakit menular ini.
William Kellie Smith meninggal pada tahun 1926 dalam perjalanannya dengan Helen untuk menjenguk Agnes dan Anthony. Dalam perjalanan pulang, Kellie singgah di Portugal untuk mengambil lift yang sudah dipesannya.
Dalam perjalanannya ke Portugal, Kellie mengalami penyakit misterius dan akhirnya meninggal sebelum sempat membawa lift ke Malaysia.
Setelah kematian Tuan Kellie, Agnes dan anak-anaknya kembali ke negara asal setelah menjual seluruh aset yang dimilikinya dan memecat seluruh pekerjanya. Sejak itu, pembangunan Kellie’s Castle tidak dilanjutkan dan terbengkalai hingga 1 abad.
Hal lain yang menarik dari Kellie’s Castle ini yaitu, adanya paranormal activity seperti yang beredar di kalangan traveller. Diduga, arwah Kellie dan Helen bergentayangan di istana ini. Sebagian orang mengatakan bahwa sudah sewajarnya bangunan ini dihuni oleh banyak makhluk halus karena sudah lama terbengkalai.
Awalnya, ada seorang peneliti dari Kanada bersama timnya yang meneliti aktivitas hewan malam di kawasan Kellie’s Castle ini. Peneliti ini melihat ada sosok yang berjalan-jalan di koridor seperti seorang laki-laki dengan baju bangsawan Eropa. Sosok ini dikatakan bahwa arwah Kellie menjadi penunggu istananya.
Ada pula seorang pengunjung yang melihat anak kecil berkulit putih berambut pirang berusia 6 tahun di dalam kamar Helen yang kemudian dirumorkan sebagai arwah putri Kellie yang bergentayangan. Tidak hanya cerita tentang arwah anak dan bapak, beberapa pengunjung juga pernah mengatakan bahwa ada seorang penjaga tidak berkaki yang ditemui di koridor.
